Veteran Perang Ungkap Efek Naik Motor, Bisa Sembuhkan PTSD?

Rauhanda Riyantama | Cesar Uji Tawakal
Veteran Perang Ungkap Efek Naik Motor, Bisa Sembuhkan PTSD?
Ilustrasi motor. [Facebook: BIMS].

Mantan prajurit yang ikut perang di Irak ini terselamatkan oleh motor.

Suara.com - Studi membuktikan bahwa naik motor bagus untuk kejiwaan, bahkan bisa menyembuhkan trauma. Seperti pengakuan veteran perang bernama Andy Brown.

Dilansir dari Motorcycle News, eks tentara yang pernah bertugas di perang Irak ini dulunya sempat mengalami PTSD (post-traumatic stress disorder).

"Saya mengalami tahun 2019 yang sangat buruk," kata Brown, mantan prajurit berusia 48 tahun dari Devon, Inggris.

"Saya merasa sangat buruk selama setahun. Saya kehilangan pekerjaan, karier, dan hampir kehilangan nyawa karena penyakit mental. Saya kehilangan kepercayaan pada diri saya sendiri. Jika Anda tidak bisa mempercayai otak Anda, bagaimana Anda bisa melanjutkan?" lanjutnya.

Namun trauma tersebut kian membaik usai dirinya memutuskan untuk sering berpergian naik motor. Ditambah lagi, ia memiliki BMW R1200ST yang mana cukup membantu.

"Sepeda menuntut perhatian Anda. Anda harus fokus di sini dan sekarang, terutama jika Anda mencoba mengendarai dengan baik, karena Anda harus berkonsentrasi," tuturnya.

Saat berperang di Irak, ia mulai menemukan kecintaannya pada motor yang mana membantunya sembuh dari trauma tersebut.

"Dan ada kegembiraan, dan kamu merasa bebas karena kamu sendirian tanpa apa-apa kecuali sepeda kamu. Motor membuat saya terhubung ke dunia luar sedangkan mobil tidak.

Tak cuma Andy, dikutip dari Rideapart, sebuah studi menunjukkan bahwa para pemotor mengalami penurunan tingkat stres. Terjadi sebanyak 28 persen penurunan hormon stres dan peningkatan detak jantung.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS