Waspadai, Ini Gejala Keracunan Gas CO di Kabin Mobil

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 31 Juli 2020 | 17:05 WIB
Waspadai, Ini Gejala Keracunan Gas CO di Kabin Mobil
Sebagai ilustrasi. Seorang lelaki menguap kelelahan akibat menghirup gas karbon monoksida [Shutterstock].

Suara.com - Keracunan gas karbon monoksida (carbon monoxide dengan kode zat kimia CO) bisa terjadi ketika berada di dalam mobil yang tengah berhenti, dan di saat bersamaan AC serta mesin kendaraan dinyalakan.

Gas CO merupakan salah satu hasil proses pembakaran di mesin mobil dan dibuang melalui saluran knalpot. Zat ini tidak terlihat mata dan tidak meninggalkan bau. Sehingga saat mengalami keracunan sulit disadari, dan terjadi gangguan fisik seperti badan lemas, mengantuk, sakit kepala, mual, muntah, sakit pada dada, sampai seperti berhalusinasi.

Ilustrasi knalpot mobil. [Shutterstock]
Ilustrasi knalpot mobil. [Shutterstock]

Berdasarkan keterangan Auto2000, ada beberapa prakondisi yang membuat gas sisa pembakaran mesin mobil bisa masuk ke dalam kabin mobil.

Berikut kondisi yang membuat karbon monoksida bisa menyeruak ke kabin, dan cara mencegah keracunan itu.

Kondisi yang menyebabkan terjadinya bocor karbon monoksida ke kabin mobil:

Knalpot bocor

  • Pipa knalpot diarahkan ke belakang mobil untuk memastikan gas buang tidak keluar di bawah dek dan masuk ke dalam kabin. Karena karat, pipa knalpot bisa bocor di tengah dan menyebabkan gas buang keluar di bawah dek mobil. Gas buang yang terakumulasi bisa menyusup masuk ke dalam kabin.

Sistem AC rusak

  • Ada komponen sistem pendingin ruang yang bekerja di luar kabin mobil, seperti kompresor dan tabung ekspansi diletakkan di ruang mesin. Karena minim perawatan, ada potensi terjadi kebocoran pada salurannya, terutama selang AC dan jalur di firewall.

Karat di bodi mobil

  • Karat punya potensi untuk timbul di bodi mobil, terutama di dek bawah tempat bersarangnya kotoran. Jika tidak diatasi, karat akan menyebabkan bodi mobil berlubang dan membuka jalur masuknya gas buang mobil. Karet bodi mobil yang sudah getas juga bisa menjadi akses masuknya gas buang.

Cara Mencegah Keracunan Gas CO

baca juga

Ada beberapa hal yang wajib dilakukan untuk mencegah keracunan gas CO di dalam kabin mobil.

  • Jangan berada di dalam mobil untuk jangka waktu lama saat kondisinya berhenti, dan di saat bersamaan, mesin mobil serta AC tetap nyala. Semakin buruk bila lokasi parkir adalah gedung parkir, garasi, atau ruang tertutup lainnya.
  • Jika terpaksa tinggal di dalam mobil, buka sedikit kaca jendela samping untuk membantu sirkulasi udara luar. Tapi solusi ini tidak dianjurkan karena risiko keracunan tetap tinggi, apalagi bila membawa anak kecil atau lansia.
  • Segera keluar dari mobil saat mulai terasa gejala awal seperti tiba-tiba mengantuk, badan lemas, atau pusing padahal kondisi badan sehat. Segera datangi bengkel untuk memastikan kabin mobil aman dari kebocoran.
  • Rutin servis berkala menjadi kunci utama mencegah keracunan gas CO di dalam kabin mobil. Ketika servis berkala, seluruh komponen mobil diperiksa, termasuk potensi kebocoran di sistem AC, kabin mobil, dan mesin beserta saluran gas buang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembalinya Mitsubishi Pajero yang Bawa Mesin Diesel 2400cc Turbo VGT

Kembalinya Mitsubishi Pajero yang Bawa Mesin Diesel 2400cc Turbo VGT

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 15:30 WIB

Satu Keluarga di Cengkareng Kompak Las ATM, Gagal Total Gara-gara Oksigen Habis

Satu Keluarga di Cengkareng Kompak Las ATM, Gagal Total Gara-gara Oksigen Habis

News | Selasa, 01 September 2026 | 18:29 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 2 Tabung agar Tidak Bau dan Tetap Awet

Cara Membersihkan Mesin Cuci 2 Tabung agar Tidak Bau dan Tetap Awet

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:21 WIB

4 Mesin Cuci LG Top Loading Murah dan Bagus, Tabung Jumbo hingga Inverter

4 Mesin Cuci LG Top Loading Murah dan Bagus, Tabung Jumbo hingga Inverter

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Google Ubah Kebijakan Spam SEO untuk Menghindari Denda Antitrust Digital di Eropa

Google Ubah Kebijakan Spam SEO untuk Menghindari Denda Antitrust Digital di Eropa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Penyebab Oli Mesin Motor Matic Cepat Habis: Panduan Lengkap 2026

Penyebab Oli Mesin Motor Matic Cepat Habis: Panduan Lengkap 2026

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:03 WIB

Rahasia Mesin Tetap Awet di Tengah Kemacetan dan Putaran Tinggi

Rahasia Mesin Tetap Awet di Tengah Kemacetan dan Putaran Tinggi

Otomotif | Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Motul Ramaikan Indonesian Custom Show 2026 Lewat Lini Pelumas Terbaru

Motul Ramaikan Indonesian Custom Show 2026 Lewat Lini Pelumas Terbaru

Otomotif | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:15 WIB

4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih

4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Tak Lagi Atur Mesin Cuci Manual, Teknologi AI Kini Bisa Pilihkan Mode Cucian

Tak Lagi Atur Mesin Cuci Manual, Teknologi AI Kini Bisa Pilihkan Mode Cucian

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Terkini

Bye Keriput! 4 Sheet Mask Korea PDRN Buat Kulit Auto Kencang dan Awet Muda

Bye Keriput! 4 Sheet Mask Korea PDRN Buat Kulit Auto Kencang dan Awet Muda

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 06:25 WIB

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

×