Motor Kian Ramai di Era Covid-19, Begini Cara Kenali Pengemudi Belum Mahir

Liberty Jemadu Suara.Com
Rabu, 12 Agustus 2020 | 07:45 WIB
Motor Kian Ramai di Era Covid-19, Begini Cara Kenali Pengemudi Belum Mahir
Ilustrasi pengendara motor. [Shutterstock].

Suara.com - Pengendara roda dua semakin banyak di jalanan akhir-akhir ini setelah sepeda motor menjadi alternatif favorit warga untuk menghindari transportasi umum di tengah pandemi Covid-19.

Tetapi dengan semakin banyaknya sepeda motor, semakin tinggi pula risiko kecelakaan. Seperti diketahui, sepeda motor adalah kendaraan dengan risiko kecelakaan lalu-lintas paling besar di perkotaan.

Salah satu faktor bahaya adalah pengemudi sepeda motor baru yang belum mahir atau belum terbiasa melaju di jalan raya yang padat. Mereka bisa membahayakan orang lain di jalanan, baik pemotor, pengemudi mobil, bahkan pejalan kaki.

Lalu apa ciri pengendara motor baru yang belum terbiasa atau belum memahami aturan berkendara?

Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM), Johannes Lucky mengatakan, biasanya pengendara motor baru melaju dengan kecepatan rendah di lajur tengah.

"Mereka biasanya membuat kagok pengendara lain," ujar Lucky saat ngobrol virtual, beberapa waktu lalu.

Selain itu, tambah Lucky, pengendara motor yang belum mahir biasanya kerap menggunakan lampu sein di kondisi yang kurang tepat.

"Lampu sein biasanya tidak sesuai. Itu sangat berbahaya," ungkap Lucky.

Pengendara baru, menurutnya juga sering menekan klakson. Hal ini biasanya terlihat ketika ada kendaraan lain yang berada di depannya.

Baca Juga: Pose Menawan Dinar Candy saat Naik Kawasaki, Warganet: Mau dong Diboncengin

"Mereka sering klakson setiap bertemu pengguna jalan lain yang dianggap menghalangi," sambung Lucky.

Untuk itu, Lucky menyarankan lebih baik mengalah dan yang pasti jika sudah melihat ciri pengendara seperti demikian lebih baik untuk menjaga jarak.

"Jaga jarak, kita punya ruang untuk mengantisipasi kalau terjadi sesuatu," papar Lucky.

Selain itu, pengemudi motor juga dianjurkan untuk mengendalikan emosi jika berhadapan dengan pemotor yang belum mahir.

"Emosi itu harus ditahan, jangan terbawa pada situasi yang ada di jalan," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI