Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi

Liberty Jemadu

Senin, 02 Februari 2026 | 16:40 WIB
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
Dirut Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif mengatakan optimistis permintaan baterai berbasis nikel masih tinggi di tengah popularitas baterai LFP untuk kendaraan listrik. Foto: Aditya (keempat dari kanan) menunjukkan berkas pada penandatanganan framework agreement konsorsium ANTAM-IBI-HYD di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (30/1/2026). [Antara]
baca 10 detik
  • Direktur Utama IBC, Aditya Farhan Arif, menyatakan pasar baterai EV berbasis nikel tumbuh tajam meski baterai LFP sangat populer.
  • IBC sangat optimistis nikel tetap dibutuhkan untuk teknologi baterai masa depan seperti sodium ion dan solid state battery.
  • IBC bersama Antam dan Zhejiang Huayou menandatangani kerja sama di Jakarta (30/1/2026) untuk ekosistem baterai terintegrasi nasional.

Suara.com - Direktur Utama Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif mengatakan ukuran pasar untuk baterai kendaraan listrik (EV) berbasis nikel meningkat tajam sehingga bisnis tersebut masih menjanjikan.

Aditya menyampaikan memang betul saat ini pasar baterai listrik terbagi antara yang berbasis LFP (litium besi fosfat) dengan NMC (nikel mangan kobalt). Banyak analis, lanjutnya, memang memproyeksikan bahwa pangsa pasar untuk baterai EV berbasis nikel tertekan akibat keberadaan baterai EV berbasis litium.

“Tetapi, secara volume, sebetulnya katoda jenis NMC itu permintaannya meningkat dengan sangat tajam,” ujar Aditya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (2/2/2026).

“Kami masih sangat optimistis bahwa kami bisa memasarkan baterai berbasis katoda nikel kami,” lanjut dia.

Terlebih, Aditya melihat untuk teknologi di masa depan, baterai yang akan terkomersialisasi adalah baterai jenis sodium ion battery, di mana dalam skenario tersebut, unsur litiumnya akan diganti oleh natrium agar lebih murah.

“Per hari ini, teknologi yang akan digunakan untuk baterai jenis sodium ion ini, salah satu kandidat kuatnya masih berbasis nikel,” kata Aditya.

Setelah baterai jenis sodium ion battery, Aditya juga mengatakan akan ada solid state battery atau baterai ion litium biasa, namun menggunakan elektrolit padatan. Untuk baterai jenis ini, ia pun mengatakan nikel masih menjadi kandidat utama dalam pengembangan teknologi tersebut.

“Jadi, kami cukup optimistis bahwa ke depan, nikel Indonesia masih tetap akan bisa dipasarkan di pasar global,” katanya.

Pernyataan tersebut merupakan respons Aditya ketika Komisi XII yang membidangi sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) mempertanyakan daya saing baterai EV berbasis nikel di tengah-tengah pasar yang masif menggunakan baterai EV berbasis litium.

baca juga

Sebelumnya IBC bersama PT Aneka Tambang Tbk (Antam), bersama Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd. menegaskan komitmen bersama mempercepat pengembangan ekosistem baterai terintegrasi di Indonesia melalui penandatanganan kesepakatan kerangka kerja sama di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Kerja sama itu dinilai sebagai langkah penting dalam mewujudkan Indonesia sebagai pemain utama dalam industri baterai terintegrasi global.

Dalam kerja sama itu IBC berperan sebagai penghubung dan orkestrator sinergi antara industri dalam negeri dan mitra global, termasuk dalam aspek teknologi, serta tata kelola proyek. Kolaborasi ini juga membuka peluang alih teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia nasional.

Ekosistem baterai terintegrasi yang direncanakan mencakup pengembangan fasilitas baterai untuk ekosistem kendaraan listrik dan memproduksi baterai penyimpanan energi dari PLTS.

Proyek bertajuk Indonesia Grand Package mencakup pengembangan rantai pasok baterai EV secara terintegrasi, mulai dari penambangan hingga produksi baterai. Targetnya proyek ini diproyeksikan menciptakan ribuan lapangan kerja, memperkuat struktur industri nasional, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan agenda transisi energi Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antam dan IBI Garap Proyek Baterai Bareng Konsorsium China: Nilai Investasi Capai 6 Miliar Dolar AS

Antam dan IBI Garap Proyek Baterai Bareng Konsorsium China: Nilai Investasi Capai 6 Miliar Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:15 WIB

ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama

ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:33 WIB

Bidik Laba Rp 100 M, Emiten IFSH Mau Akuisi Tambang Nikel Tahun Ini

Bidik Laba Rp 100 M, Emiten IFSH Mau Akuisi Tambang Nikel Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 18:40 WIB

Bos Vale Santai Tanggapi Rencana Pemerintah Pangkas Produksi Nikel

Bos Vale Santai Tanggapi Rencana Pemerintah Pangkas Produksi Nikel

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 14:19 WIB

Harga Jadi Tantangan, PT Vale Catatkan Pendapatan USD 902 Juta

Harga Jadi Tantangan, PT Vale Catatkan Pendapatan USD 902 Juta

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 19:32 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×