Seberapa Amankah Pengharum Ruangan di Kabin Mobil?

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Seberapa Amankah Pengharum Ruangan di Kabin Mobil?
Pengharum kabin mobil tipe cair. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suka bebauan segar menguar dalam kabin mobil? Boleh-boleh saja, asalkan seperti ini kriterianya.

Suara.com - Pengharum ruangan menjadi alternatif para pemilik mobil untuk menghadirkan suasana kabin yang lebih segar. Namun pemilihan produk ini tentunya tidak boleh sembarangan. Aroma yang menguar mesti aman dan tidak membuat konsentrasi mengemudi kendor.

Product Manager PT Cipta Gemilang Bersama (Denso), Susanto mengatakan bahwa penggunaan pengharum ruangan untuk mobil harus menengok bahan yang digunakan.

"Kita lihat dari bahan cairannya, kalau untuk aromaterapi saja tidak jadi masalah karena akan memberikan wangi udara kabin," ujar Susanto kepada Suara.com.

Lebih lanjut, Susanto menyarankan, untuk pemakaian wangi-wangian dalam mobil sebaiknya jangan terlalu sering. Pasalnya akan menimbulkan bau apek atau aroma kurang sedap dalam kabin.

Ilustrasi seorang perempuan berada di kabin mobil. [Shutterstock]
Ilustrasi menyetir dengan suasana kabin mobil segar oleh pengharum ruangan [Shutterstock]

Selain itu, di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini, sebaiknya penggunaan bahan disinfektan disarankan tidak berlebihan. Sebaiknya gunakan sesuai takaran dan prosedur.

"Karena nantinya akan mengendap pada evaporator AC dan dikhawatirkan akan timbul efek samping pada kita sendiri," ungkapnya.

Untuk menghindari penyebaran virus atau bakteri pada mobil, Susanto menyarankan sebaiknya melakukan fogging mobil. Senada, prosedur ini sebaiknya jangan dilakukan terlalu sering.

"Kami biasanya menyarankan satu bulan sekali," tutup Susanto.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS