Gottlieb Daimler, Desainer Otomotif Visioner dari Jerman

Deutsche Welle

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 22:05 WIB
Gottlieb Daimler, Desainer Otomotif Visioner dari Jerman
[DW Indonesia].

Suara.com - Tahun 1885, penemu asal Jerman Gottlieb Daimler dan rekannya Wilhelm Maybach membuat sepeda motor pertama dengan mesin pembakaran berbahan bakar bensin. Cikal bakal sepeda motor modern itu dinamai Daimler Reitwagen.

Bila dilihat dari standar sepeda motor modern yang dikenal luas sekarang ini, sepeda motor generasi awal macam Daimler Reitwagen tampak tidak terlalu nyaman untuk dikendarai, apalagi untuk jarak jauh.

Sepeda motor berwarna coklat dengan dua buah roda yang sangat besar itu pertama dipatenkan tanggal 29 Agustus 1885.

Sebelumnya, dua orang penemu asal Jerman yaitu Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach memutuskan untuk membangun mesin pembakaran fungsional pertama yang berbahan bakan bensin, lalu memasangkannya ke sepeda.

Reitwagen, atau yang artinya kurang lebih semacam ‘mobil yang bisa ditunggangi’ ini pertama kali diperkenalkan kepada publik pada tahun 1889 di sebuah pameran di Paris, Prancis.

Namun Gottlieb Daimler, seperti juga desainer lain pada zamannya yaitu Karl Benz, lebih tertarik mengembangkan desain kendaraan roda empat, yang selamanya akan mengubah cara manusia bepergian.

Terjun ke dunia teknik sedari muda

Tahun ketika Gottlieb Daimler hidup adalah tahun yang penuh dengan penemuan baru yang menarik, terutama di Eropa dan Inggris.

Sebelum menjadi terkenal dan mendirikan salah satu perusahaan otomotif ternama di dunia, Gottlieb Daimler memang sudah tertarik pada dunia teknik.

baca juga

Ia dilahirkan tanggal 17 Maret 1834 di kota Schorndorf, yang sekarang termasuk negara bagian Baden-Württemberg, Jerman. Kota kecil ini pada waktu itu berpenduduk sekitar 4.000 jiwa.

Saat masih tinggal di tempat kelahirannya, Daimler muda sempat magang di sebuah tempat pembuatan senjata hingga selesai di tahun 1852.

Tidak berhenti sampai di sana, ia terus mencari ilmu dan mengasah keterampilan tekniknya hingga ke Stuttgart, bahkan Prancis dan Inggris.

Sepulangnya dari Inggris, Daimler yang saat itu berusia 31 tahun mendapat pekerjaan di kota Reutlingen di selatan Jerman dan menjadi pengawas di sebuah bengkel bernama Bruderhau, lembaga sosial yang mempekerjakan anak yatim dan tunawisma.

Di sana ia berkenalan dengan anak muda berusia belasan tahun yang kelak menjadi partner bisnisnya seumur hidup, Wilhelm Maybach.

Tidak banyak yang diketahui tentang kehidupan dan kebiasaan pribadi Daimler. Setelah menikahi istrinya yaitu Emma Kurtz, tahun 1868 Daimler bekerja pada sebuah perusahaan permesinan di Karlsruhe.

Lalu pada tahun 1872, ia bergabung dengan Gasmotorenfabrik Deutz sebagai manajer teknis dan dengan dalam mempelajari prinsip-prinsip permesinan yang diperkenalkan oleh Nikolaus August Otto.

Pada masa ini ia memperoleh pengetahuan yang mendalam tentang prinsip-prinsip mesin yang dikembangkan oleh Otto.

Nikolaus Otto sendiri adalah insinyur yang mengembangkan mesin pembakaran internal terkompresi dengan bahan bakar gas.

Mesin ini menghasilkan pembakaran internal dan merupakan cikal-bakal mesin mobil modern. Dimulai dari bengkel buatan di rumah taman Kreativitas Daimler dalam berinovasi dan bereksperimen seolah tidak dapat dibendung.

Daimler terus berinovasi bersama rekannya yaitu Wilhelm Maybach. Mereka mulai bereksperimen dengan berbagai mesin di sebuah rumah musim panas milik Daimler di kota Cannstatt.

Rumah itu lama-lama lebih berfungsi sebagai bengkel tempat ia dan Maybach mengembangkan mesin yang disebut Grandfather Clock Engine karena bentuknya yang besar dan menyerupai jam yang dimiliki orang-orang zaman dahulu.

Mesin ini kemudian ia pasangkan pada sepeda untuk membuat cikal-bakal motor pertama yaitu Reitwagen.  Mereka mendaftarkan paten Reitwagen pada 29 Agustus 1885, tepat 135 tahun yang lalu.

Maybach diberitakan mengendarai mesin tersebut sejauh tiga kilometer sebagai uji coba dengan kecepatan mencapai 12 kilometer per jam. Ini adalah sebuah prestasi tersendiri pada zamannya.

Selain pada sepeda, kedua mitra ini juga memasangkan mesin ini pada perahu, yang menjadi cikal-bakal perahu motor modern seperti yang dikenal sekarang, dan kendaraan roda empat yang nantinya berkembang menjadi mobil.

Tahun 1890, Daimler mendirikan perusahaan sendiri yaitu Daimler-Motoren-Gesellschaft (DMG) di tahun 1890.

Namun ternyata ia tidak begitu cocok bekerja sama dengan orang-orang dari dunia finansial dan perbankan.

Meski demikian, perusahaan ini tetap berhasil menjual mobil pertama mereka di tahun 1892.

Pembentukan Daimler-Benz

Meski sama-sama bekerja di bidang otomotif dan hanya terpisah jarak yang tidak begitu jauh, Gottlieb Daimler dan Karl Benz mengembangkan mobil secara terpisah.

Daimler dan Benz juga mendirikan perusahaan mereka sendiri.

Bila Daimler punya DMG, Karl Benz memiliki perusahaan mobil bernama Benz & Cie, keduanya sempat berseteru di pengadilan karena masalah hak paten.

Kedua perusahaan ini baru bekerja sama setelah Gottlieb Daimler meninggal dunia pada 6 Maret 1900.

Lalu baru pada tahun 1926 keduanya bergabung dan membentuk salah satu perusahaan mobil tertua di dunia yaitu Daimler-Benz.

Daimler sendiri dikebumikan di pemakaman Uff-Kirchhof di Stuttgart-Bad Cannstatt.

Untuk mengenangnya, rumah kelahiran Daimler di Schorndorf kini menjadi museum.

Sementara di Stuttgart berdiri sebuah museum yang cukup interaktif, menceritakan sejarah perkembangan industri otomotif di Jerman dan dunia.

Museum ini setiap tahunnya didatangi oleh turis-turis dari berbagai negara di dunia.

ae/vlz (berbagai sumber)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Laba FIF Tembus Rp2,37 Triliun Sepanjang Semester I 2026

Laba FIF Tembus Rp2,37 Triliun Sepanjang Semester I 2026

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:20 WIB

9.800 Orang Tewas karena Gelombang Panas Ekstrem di Jerman

9.800 Orang Tewas karena Gelombang Panas Ekstrem di Jerman

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:06 WIB

5 Pilihan Sunscreen untuk Motoran Sesuai Review: Tahan Keringat dan Tak Bikin Kusam

5 Pilihan Sunscreen untuk Motoran Sesuai Review: Tahan Keringat dan Tak Bikin Kusam

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:02 WIB

Berapa Harga Motor Bebek Baru 2026? Intip Keunggulannya yang Bikin Matic Minder

Berapa Harga Motor Bebek Baru 2026? Intip Keunggulannya yang Bikin Matic Minder

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:47 WIB

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

News | Senin, 27 Juli 2026 | 07:33 WIB

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:10 WIB

Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku

Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:46 WIB

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:36 WIB

Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya

Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:42 WIB

Mengejar Pajak Motor Sampai Pertamina, Giliran Koruptor Hanya Kias Semata

Mengejar Pajak Motor Sampai Pertamina, Giliran Koruptor Hanya Kias Semata

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:50 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×