Cuma Di Negara Ini, Biaya Bikin SIM Bisa Buat Beli 2 Unit Honda Vario

Angga Roni Priambodo, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 12 September 2020 | 12:23 WIB
Cuma Di Negara Ini, Biaya Bikin SIM Bisa Buat Beli 2 Unit Honda Vario
Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM). (Foto: www.polri.go.id)

Suara.com - Surat Izin Mengemudi atau sering disingkat SIM menjadi syarat wajib buat para pengendara. Jika tidak memilikinya, masyarakat dilarang menunggangi kendaraan di jalan umum.

Sebenarnya syarat bikin SIM pun tak sulit. Bila umur sudah mencapai 18 tahun dipersilakan untuk mengikuti ujian SIM baik teori maupun praktik.

Di Indonesia sendiri biaya bikin SIM tidak terlalu mahal kok. Biaya yang dikeluarkan pun cukup terjangkau, mulai dari Rp 50 ribu.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Polri, biaya penerbitan atau pembuatan SIM baru adalah sebagai berikut:

- SIM A: Rp 120.000
- SIM B1: Rp 120.000
- SIM B2: Rp 120.000
- SIM C: Rp 100.000
- SIM C1: Rp 100.000
- SIM C2: Rp 100.000
- SIM D: Rp 50.000
- SIM D1: Rp 50.000
- SIM Internasional Rp 250.000

Cukup terjangkau bukan? Coba bandingkan dengan biaya SIM di negara Norwegia.

Dilansir dari Globuzzer, pemohon yang ingin membuat SIM bakal dikenai biaya sebesar 30 Ribu Krone Norwegia atau setara dengan Rp 49,5 juta.

Biaya ini jika disetarakan bisa buat beli 2 unit Honda Vario 150 versi tertinggi yang dibanderol Rp 24,3 juta

Hal ini berlaku untuk pemohon SIM yang bukan berasal dari negara Uni Eropa (UE) atau European Economic Area (EEA).

baca juga

Bahkan untuk mendapatkan SIM dalam bentuk fisik, pemohon harus menunggu hingga satu tahun setelah pindah untuk mendapatkan SIM. Selain itu syarat lain yang harus dipenuhi ialah usia minimal 18 tahun.

Tak sampai disitu saja, pemohon juga harus menjalani kursus mengemudi untuk mendapatkan SIM Norwegia.

Ilustrasi berkendara. [Shutterstock]
Ilustrasi berkendara. [Shutterstock]

Ujian yang dilakukan di negara ini bukan seperti di Indonesia. Di sini, pemohon nanti akan diuji bagaimana cara mengemudi di siang hari dan malam hari.

Setelah mendapatkan SIM, pengendara akan dipantau selama dua tahun. Apabila diketahui melanggar lalu lintas, poin pelanggaran akan diberikan. Semakin banyak poin, SIM yang diberikan bisa saja ditarik kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Honda Siapkan Vario dengan Mesin yang Ganas, Lebih Gede Dari Yamaha NMAX

Honda Siapkan Vario dengan Mesin yang Ganas, Lebih Gede Dari Yamaha NMAX

Otomotif | Jum'at, 11 September 2020 | 17:26 WIB

Jakata PSBB Total 14 September, Apakah Masih Ada SIM Keliling?

Jakata PSBB Total 14 September, Apakah Masih Ada SIM Keliling?

Jakarta | Jum'at, 11 September 2020 | 10:16 WIB

3 Lokasi SIM Keliling Tangerang Selatan 11 September 2020

3 Lokasi SIM Keliling Tangerang Selatan 11 September 2020

Jakarta | Jum'at, 11 September 2020 | 06:25 WIB

Terkini

Perselingkuhan Benjamin Netanyahu dengan Konsultan Politik Terbongkar Usai 33 Tahun Tertutup

Perselingkuhan Benjamin Netanyahu dengan Konsultan Politik Terbongkar Usai 33 Tahun Tertutup

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:26 WIB

7 Wallpaper Laptop Penarik Keberuntungan Karir dan Wirausaha menurut Feng Shui dan Psikologi

7 Wallpaper Laptop Penarik Keberuntungan Karir dan Wirausaha menurut Feng Shui dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 09:25 WIB

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:17 WIB

4 Serum Bioaqua untuk Anti-Aging di Bawah Rp30 Ribu, Wajah Kencang Awet Muda

4 Serum Bioaqua untuk Anti-Aging di Bawah Rp30 Ribu, Wajah Kencang Awet Muda

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 09:15 WIB

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 09:10 WIB

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 09:08 WIB

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:05 WIB

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

×