Dua Wanita Cantik Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil, Penyebabnya Cuma Sepele

Rauhanda Riyantama, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 18 September 2020 | 20:49 WIB
Dua Wanita Cantik Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil, Penyebabnya Cuma Sepele
Ilustrasi korban meninggal. (Shutterstock)

Suara.com - Beristirahat di dalam mobil memang sering dilakukan terutama oleh sopir ataupun penumpang ketika sedang perjalanan jauh.

Memang sah-sah saja beristirahat di dalam mobil. Namun perlu diperhatikan hal sepele yang mungkin sering diabaikan jika tidak ingin mengalami hal seperti ini.

Dilansir dari World of Buzz, dua orang wanita cantik tewas mengenaskan di dalam mobil saat sedang istirahat.

Wanita bernama Sharifah Fariesha Syed Fathi (21), dan Ayuni Shazwanie Shabri (21) menghembuskan nafas terakhir lantaran mereka terlalu lama di dalam mobil ketika AC dalam kondisi menyala.

Menurut Kapolres Seberang Perai Tengah, Asisten Komisaris Shafee Abd Samad. Kejadian itu terjadi saat keempat wanita tersebut berhenti untuk beristirahat di SPBU.

"Rekaman CCTV menunjukkan bahwa mobil Honda Odyssey yang mereka pakai berhenti dan diparkir di pom bensin pada pukul 20.30 waktu setempat. Mereka berempat keluar dari mobil untuk membeli makanan dan kembali ke mobil," katanya kepada Astro Awani.

Evakuasi mahasiwi cantik tewas usai beristirahat di dalam mobil (World of Buzz)
Evakuasi mahasiwi cantik tewas usai beristirahat di dalam mobil (World of Buzz)

Shafee mengungkapkan bahwa kejadian tersebut diketahui oleh ayah Ayuni yang menemukan mobil mereka di lokasi kejadian.

Ayah Ayuni yang tinggal di Kedah pergi mencari putrinya yang tak pulang setelah terakhir kali mengirim pesan kepada ibunya pada pukul 21.15 waktu setempat.

Ayah Ayuni kemudian menemukan mobil putrinya di pom bensin. Dia terkejut saat mengetahui bahwa mesin mobil menyala tetapi mereka tidak sadarkan diri.

baca juga

Insiden ini memang tidak terjadi untuk pertama kalinya. Beberapa kali insiden serupa terjadi.

Ilustrasi AC Mobil (Shutterstock).
Ilustrasi AC Mobil (Shutterstock).

Memang AC di dalam mobil bisa menimbulkan racun yang berbahaya untuk pernapasan. Dilansir dari Drive Spark, orang yang tertidur di dalam mobil dengan mesin dan AC mobil menyala bisa mati lemas karena keracunan karbon monoksida.

Ini terjadi lantaran udara yang sama didaur ulang di dalam mobil. Ada juga kemungkinan kalau asap knalpot memasuki mobil yang menyebabkan kadar oksigen di dalam mobil berkurang.

Nah di saat kadar oksegen berkurang, lalu gas karbonmonoksida yang diproduksi asal knalpot masuk.

Hal inilah yang menjadi biang kematian para pengendara yang lupa mematikan AC saat sedang istirahat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Volkswagen Akan Jual Merek Bugatti ke Startup Kroasia

Volkswagen Akan Jual Merek Bugatti ke Startup Kroasia

Otomotif | Jum'at, 18 September 2020 | 19:39 WIB

Mobil Bekas Militer Ini Dijual, Siapkan Duit Segini untuk Menebusnya

Mobil Bekas Militer Ini Dijual, Siapkan Duit Segini untuk Menebusnya

Otomotif | Jum'at, 18 September 2020 | 18:10 WIB

Cakepnya Mobil Francesco Bagnaia, Performanya Kelewat Gahar

Cakepnya Mobil Francesco Bagnaia, Performanya Kelewat Gahar

Otomotif | Jum'at, 18 September 2020 | 14:47 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×