Disebut Punya Rumah Super Mewah, Ini Koleksi Mobil Gatot Nurmantyo

Angga Roni Priambodo

Jum'at, 09 Oktober 2020 | 13:06 WIB
Disebut Punya Rumah Super Mewah, Ini Koleksi Mobil Gatot Nurmantyo
Mantan panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Mantan Panglima TNI, Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo kini kerap diperbincangkan publik. Salah satunya karena dirinya tampil dalam deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di berbagai daerah.

Belakangan, berita tentang dirinya kembali santer beredar terkait rumahnya di Bogor, Jawa Barat yang viral di media sosial. Rumah milik penerus Jenderal Purnawirawan Moeldoko itu disebut super luas dan mewah yang nilainya mencapai Rp 112 miliar.

Pensiunan tentara berwatak kalem namun tegas itu hingga kini masih bungkam terkait kabar viral rumahnya di wilayah Sentul tersebut.

Yang pasti, Presidium KAMI tersebut tercatat memiliki sederet koleksi kendaraan yang istimewa. Hal itu terungkap melalui dokumen LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) yang dilaporkan saat ia masih berdinas di militer.

Pada 2018 lalu, ia tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 26.683.257.860. Lalu di antara semua harta tersebut, total ia memiliki tiga unit mobil dengan kisaran Rp 545 juta.

LHKPN Gatot Nurmantyo. (kpk.go.id)
LHKPN Gatot Nurmantyo. (kpk.go.id)

Mobil tersebut antara lain Toyota Harrier tahun 2001 yang taksiran nilainya mencapai Rp 120 juta. Mobil ini juga kerap disebut dengan Lexus RX 300.

Di pasaran, kendaraan ini bisa ditemui dengan spesifikasi mesin berkapasitas 3.0 L dengan konfigurasi V6 24 katup yang mampu menghasilkan tenaga 220 daya kuda.

Ilustrasi Toyota Harrier.
Ilustrasi Toyota Harrier.

Selanjutnya ia memiliki minibus mewah yang kerap dimiliki pejabat, Toyota Alphard tahun 2006. Mobil ini ditaksir mempunyai harga Rp 385 jutaan.

Yang terakhir, ia memilik mobil legendaris, Kijang Super tahun 1996 yang taksiran harganya mencapai Rp 40 jutaan di pasaran.

baca juga

Seperti yang diketahui, mobil Kijang cukup populer di Tanah Air, khususnya di tahun 1990-an. Mobil ini kerap dicap sebagai kendaraan keluarga multiguna yang bisa diandalkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Best 5 Oto: Teknologi Radar Ducati, Launching  MPV dan SUV Toyota

Best 5 Oto: Teknologi Radar Ducati, Launching MPV dan SUV Toyota

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 07:40 WIB

Mau Dijual di Indonesia, Hyundai Kona Kena Recall Karena Berisiko Terbakar

Mau Dijual di Indonesia, Hyundai Kona Kena Recall Karena Berisiko Terbakar

Otomotif | Kamis, 08 Oktober 2020 | 21:33 WIB

Viral Mobil Mewah 8 Bulan Mangkrak di Hotel Bandung, Platnya Bikin Salfok

Viral Mobil Mewah 8 Bulan Mangkrak di Hotel Bandung, Platnya Bikin Salfok

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan

Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:36 WIB

66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi

66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia

Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus

Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:35 WIB

BPS Akui Data Desil Masyarakat Belum Siap

BPS Akui Data Desil Masyarakat Belum Siap

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Polisi Sebut TL Slipi Aman Dilalui Pasca Demo Ricuh, Warga Tak Perlu Ragu Melintas

Polisi Sebut TL Slipi Aman Dilalui Pasca Demo Ricuh, Warga Tak Perlu Ragu Melintas

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik

Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Kisah Sulaiman, Anak Petani dari Flores yang Kini Mengabdi di Sekolah Rakyat

Kisah Sulaiman, Anak Petani dari Flores yang Kini Mengabdi di Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Ketua MPR Jawab Isu 'Percepatan' Budi Arie: Demokrasi Bukan Soal Insting, Tapi Aturan

Ketua MPR Jawab Isu 'Percepatan' Budi Arie: Demokrasi Bukan Soal Insting, Tapi Aturan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:24 WIB

BRIN Belum Pastikan Efektivitas Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla

BRIN Belum Pastikan Efektivitas Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:23 WIB

×