Curhat Pemotor Ungkap Kecurangan Oknum Pegawai Samsat saat Urus Pajak

Rauhanda Riyantama, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:54 WIB
Curhat Pemotor Ungkap Kecurangan Oknum Pegawai Samsat saat Urus Pajak
Curhat pemotor ungkap bobroknya birokrasi (Facebook

Suara.com - Bayar pajak kendaraan wajib hukumnya bagi pemotor. Jika tidak, siap-siap nanti pemotor dikenakan sanksi.

Biasanya pajak berlaku 1 tahunan, dan setiap 5 tahun pemotor wajib mengganti pelat nomor yang dipakainya untuk memperpanjang masa pakainya.

Nah ketika sudah mencapai 5 tahunan, biasanya prosedur untuk memperpanjang masa pakai salah satunya cek fisik dengan menggesek nomor rangka dan nomor mesin.

Kali ini seorang pemotor curhat mengenai pengurusan pajak motor yang bikin jengkel dirinya.

Curhat pemotor ungkap bobroknya birokrasi (Facebook
Curhat pemotor ungkap bobroknya birokrasi (Facebook

Sebuah kisah yang dibagikan oleh akun Facebook I****d Sa**va menceritakan tentang lucunya birokrasi saat urus pajak kendaraan miliknya.

Kala itu, pemotor sengaja datang pagi-pagi agar tidak mengantri banyak. Ia mendapatkan nomor antrian 9 untuk cek fisik.

Setelah dicek fisik motornya, ia pun diarahkan untuk mengisi formulir untuk pendaftaran.

Setelah mengisi formulir, ia lanjut ke loket pendaftaran. Nah dari sini, ia menemukan kejanggalan.

Biasanya ketika sudah masuk loket pendaftaran, pemotor bisa langsung ke loket kasir untuk pembayaran.

baca juga

Namun ia justru disuruh menemui Bapak S dahulu sebelum ke loket kasir. Di sana, pemotor justru diberitahu oleh Bapak S terkait pelat nomor yang ingin dipakainya.

Pemotor tersebut kaget kenapa pelat nomor yang dipakainya disebut sebagai nomor pilihan. Nomor pilihan di sini yang dimaksud merupakan nomor cantik yang bisa dipesan namun harganya beda dari nomor acak.

Pemotor tersebut merasa ada kejanggalan setelah ia melihat adanya berkas fotokopi KTP yang terdapat tulisan "nopil" atau nomor pilihan.

Padahal ia tidak merasa kalau pelat nomornya tersebut bukan nomor cantik ataupun nomor pilihan.

Ia disuruh menemui Bapak H di Polres untuk bisa menggunakan nomor yang selama ini dipakainya.

Pemotor tersebut pun ngeyel dan minta nomor tersebut tetap bisa dipakai tanpa ketemu Bapak H di Polres.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Heran, Pria Misterius Persilakan Pemotor Melintas Saat Kereta Lewat

Bikin Heran, Pria Misterius Persilakan Pemotor Melintas Saat Kereta Lewat

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2020 | 17:46 WIB

Heboh Mobil Putar Balik Bikin Pengguna Jalan Dalam Bahaya, Warganet Geram

Heboh Mobil Putar Balik Bikin Pengguna Jalan Dalam Bahaya, Warganet Geram

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2020 | 17:11 WIB

Bersihkan Kaca Mobil di Rest Area, Pria Ini Dapatkan Kejutan Tak Terduga

Bersihkan Kaca Mobil di Rest Area, Pria Ini Dapatkan Kejutan Tak Terduga

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:29 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×