alexametrics

Seperti Kendaraan Konvensional, Mobil Listrik Perlu Perawatan Berkala

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Seperti Kendaraan Konvensional, Mobil Listrik Perlu Perawatan Berkala
Peluncuran SUV listrik Hyundai Kona perdana di Chennai, India (24/7/2019) [AFP/Arun Sankar].

Apakah perawatan mobil listrik rumit secara teknis? Simak uraiannya.

Suara.com - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), resmi memasarkan dua mobil listrik di Tanah Air, yaitu Hyundai IONIQ dan Hyundai Kona.

Serupa dengan mobil konvensional, kendaraan listrik juga membutuhkan perawatan.

Berapakah biaya perawatan kedua mobil listrik dari Hyundai itu?

Service General Manager PT HMID, Putra Samiaji mengatakan bahwa biaya perawatan mobil listrik tidaklah mahal.

Baca Juga: Bos Ford Menyebut Tesla Tidak Sepadan Mustang Mach-E

Menurutnya biaya perawatan berkala mobil listrik dilakukan setiap 15 ribu km atau satu tahun, tergantung mana yang lebih dahulu tercapai.

Hyundai IONIQ electric yang baru saja meluncur di Tanah Air (6/11/2020) [PT Hyundai Motors Indonesia].
Hyundai IONIQ electric yang baru saja meluncur di Tanah Air (6/11/2020) [PT Hyundai Motors Indonesia].

Sedangkan part yang wajib diganti adalah filter AC, coolant, dan minyak rem.

"Lainnya servis seperti biasa. Semudah itu servisnya. Jadi servis berkala tetap ada, hanya beda intervalnya," ujar Putra Samiaji, dalam sebuah video conference tanya jawab mobil listrik Hyundai, baru-baru ini.

Ia menambahkan, meski tidak menggunakan mesin, mobil listrik tetap membutuhkan pelumas. Yang dibutuhkan untuk melumasi motor penggerak.

"Kalau pelumas mesin mobil konvensional bisa empat liter, mobil listrik hanya sekitar satu liter," ungkapnya.

Baca Juga: Pabrikan Lain Pilih Hybrid, Mengapa Hyundai Berani Mobil Listrik Murni?

Untuk memberikan kenyamanan pada konsumen, Hyundai juga memberikan garansi selama delapan tahun atau 160 ribu km untuk baterai Hyundai IONIQ dan Hyundai Kona. Selain itu ada garansi dasar selama tiga tahun atau 100.000 km.

Komentar