alexametrics

Belajar dari Laka Lantas Tol Cipali, Ini Tips Mengemudi Dekat Truk

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Belajar dari Laka Lantas Tol Cipali, Ini Tips Mengemudi Dekat Truk
Ilustrasi truk yang memperlihatkan blind spot [Shutterstock].

Kuncinya adalah jaga jarak, mengingat mobil berpostur jangkung membuat pengemudi memiliki keterbatasan.

Suara.com - Kecelakaan lalu lintas atau laka lantas yang melibatkan kendaraan pribadi dan truk masih sering terjadi. Salah satu paling fatal terjadi akhir bulan lalu (30/11/2020), yaitu kecelakaan maut Tol Cipali dengan delapan korban meninggal dan empat orang luka parah.

Jalan Tol Cipali yang membentang sepanjang 116,75 km dari Cikopo, Purwakarta hingga Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dikenal sebagai jalan rawan kecelakaan. Dalam laka lantas itu, satu unit mobil travel berpelat polisi G 1261 D berpenumpang 12 orang datang dari Jakarta menuju Cirebon. Kendaraan ini menabrak Truk Hino bernomor polisi R 1857 CG.

Kejadian yang sampai merenggut korban jiwa itu sebenarnya bisa dihindari jika memahami karakter dari truk yang memiliki banyak keterbatasan.

Dengan demikian, pengemudi mobil pribadi bisa melakukan upaya pencegahan atau tindak preventif supaya tidak terlibat kecelakaan.

Baca Juga: Selamat Ulang Tahun Maserati, Ada Film Seru Tentang Nettuno dan Trident

Salah satu bangkai kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun di Tol Cipali. [Ist]
Salah satu bangkai kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun di Tol Cipali. [Ist]

Dikutip dari Auto2000, berikut adalah tips mengemudi di sekitar truk. Mari cermati bersama:

1. Jaga jarak aman

  • Jangan mengikuti truk terlalu dekat, karena mobil tidak terlihat oleh pengemudinya. Selain itu, bila mengemudi terlalu dekat membuat kendaraan tidak memiliki ruang cukup untuk mengintip jalur dari arah berlawanan akibat tertutup body truk.
  • Jaga jarak aman yang membuat pengemudi bisa mengantisipasi pergerakan truk, seperti bila tiba-tiba truk mengerem mendadak atau tidak kuat menanjak.
  • Menjaga jarak aman bukan sekadar memberi ruang gerak bagi truk, namun membuat mobil mudah terlihat sopir truk. Semakin dekat jarak mobil dengan truk, semakin sulit sopir truk mengawasi mobil di sekitarnya.

2. Berikan tanda atau isyarat

  • Berikan tanda saat ingin mendahului truk, bisa dengan lampu dim atau klakson. Dengan begitu, pengemudi truk dapat menyadari keberadaan mobil dan menjaga kewaspadaannya.

3. Berikan ruang yang cukup

  • Saat menyalip, pastikan ada ruang yang cukup antara truk dengan mobil di depannya.
  • Kalau jaraknya terlalu dekat, jangan memaksakan diri untuk masuk antara keduanya. Situasi ini akan membuat mobil berada di area blind spot truk dan sangat berbahaya jika mobil di depan melakukan pengereman.

4. Perhatikan manuver truk

Baca Juga: Hari Ini Hujan, Begini Antisipasi Bila Ban Selip

  • Jangan segan-segan memberikan ruang bila truk di depan memberi isyarat untuk melakukan manuver, seperti berbelok, putar arah, atau parkir. Hentikan kendaraan, dan tunggu sampai posisi truk benar-benar aman.
  • Terlebih kalau mobil berada di sisi dalam radius manuver truk. Perpaduan antara body besar dan blind spot akan membuat mobil terancam bahaya jika tidak sabar menunggu.

5. Truk punya keterbatasan

  • Halangan lain yang harus dipahami dari truk adalah daya pengereman yang terbatas. Kian dipersulit saat truk dijejali beban penuh sehingga butuh jarak lebih jauh untuk berhenti.
  • Oleh karena itu, jangan paksakan mobil berada terlalu dekat dengan truk dan berikan ruang yang cukup untuk manuver.

Komentar