3. Tesla Motors India, Calon Nama Perusahaan Elon Musk di Negara Ini
![Tesla Model S dan charger baterainya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2014/04/03/Tesla-S.jpg)
Carmaker pemegang ranking pertama penjualan mobil listrik global, Tesla Incorporation sudah tinggal tunggu waktu membuka pintu pabriknya di India. Buktinya adalah akta pengajuan pendirian perusahaan beberapa hari lalu.
Berdasarkan bocoran, Tesla akan menggunakan nama Tesla Motors India and Energy Private Limited yang berkantor di kota Bengaluru atau Bangalore.
4. Nilai Saham Tesla Tembus Rp20 Juta, Elon Musk Puji Etos Kerja China
![Tesla Model Y, diabadikan di San Francisco, California, Amerika Serikat, sekitar Januari 2020 [Shutterstock].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/08/01/53324-tesla-model-y.jpg)
Elon Musk tampil dalam sebuah podcast dan mengungkapkan betapa etos kerja China adalah jempolan. Perusahaannya melayani banyak permintaan di Negeri Tirai Bambu, sementara posisi perusahaan yang dipimpinnya di bursa saham sukses menandingi Toyota, Honda, dan Volkswagen.
Berbicara dalam sebuah podcast bersama Daily News Automotive News, Elon Musk menyatakan bahwa jaringan dealer konvensional saat ini semakin ditinggalkan konsumen. Mereka lebih gemar berbelanja lewat layanan online, cenderung tidak ingin pergi ke dealer, dan kalaupun melakukan test drive akan melangsungkan transaksi di lobi dealer.
5. Mobil Listrik Lucid Air Siap Jadi Penantang Tesla Model S
![Tampilan perdana Lucid Air, sedan listrik yang tampil di New York International Auto Show, Javits Center, Amerika Serikat (13/4/2017) [AFP/Timotius A. Clary].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/09/12/28195-lucid-air-1.jpg)
Lucid Motors, perusahaan otomotif yang berbasis di California, Amerika Serikat baru saja meluncurkan sedan listrik Lucid Air yang kabarnya menjadi penantang dari Tesla Model S.
Melansir Metro, di kabin terlihat tampilan mewah dan penyematan teknologi terkini. Kabin sudah diisi layar 34 inci dengan tampilan 5K untuk mengontrol sistem infotainment.
6. Desain Logo Baru, General Motors Berikan Identitas Mobil Listrik
![Logo baru General Motors [YouTube GM].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/01/11/43741-general-motors-1.jpg)
Setelah lebih dari 50 tahun tidak pernah mengubah desain logo, General Motors (GM) memperkenalkan desain logo baru memasuki kendaraan listrik. Dalam pariwaranya, para penampil menyatakan, "We're e generation." Yang berarti pengguna kendaraan terelektrifikasi atau Electric Vehicle (EV).
Apa yang dilakukan pembuat mobil asal Amerika Serikat ini merupakan bagian strategi pemasaran baru dari GM yang disebut "Everything In". Intinya berupaya menekankan arah masa depan perusahaan dengan produk-produk listrik yang serba digital.
7. Volkswagen Siapkan DC Wallbox, Pengisi Daya Baterai Mobil Listrik di Rumah
![Pabrik Volkswagen di Wolfsburg, Jerman yang menjadi lokasi uji coba stasiun pengisian baterai listrik di rumah, DC wallbox [Volkswagen via ANTARA Foto].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/04/29/71948-volkswagen-beroperasi.jpg)
Sebentar lagi, para pemilik mobil listrik tidak perlu repot-repot mencari stasiun pengisian ulang atau recharging station saat baterai habis. Kegiatan ini bisa dilakukan di rumah sendiri. Konsep itu tengah dikembangkan Volkswagen lewat produk DC wallbox.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi Volkswagen, carmaker asal Jerman ini tengah menggarap inovasi untuk mobilitas listrik bertajuk DC wallbox. Perangkat pengisi daya baterai untuk produk terelektrifikasi yang bisa ditempelkan di tembok rumah.
8. Volkswagen Yakin Lewati Tesla di Sektor Mobil Listrik
![Logo VW [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2016/11/22/o_1b257lfrc18crc9aath1d1c1i4la.jpg)
Volkswagen percaya diri mampu melampaui Tesla untuk urusan mobil listrik. Pasalnya perusahaan otomotif asal Jerman ini merasa sedang dalam performa terbaik untuk mencapai targetnya.
"Jika pabrik Tesla mampu memproduksi 300 ribu sampai 500 ribu, kami akan siapkan antara 900 ribu sampai 1,5 juta unit," jelas Bernd Osterloh, Chairman Works Council Volkswagen, seperti dikutip dari CarSales.