alexametrics

Polda Metro Jaya Lakukan Razia Knalpot Bising, Jaga Ketenangan Ramadhan

RR Ukirsari Manggalani
Polda Metro Jaya Lakukan Razia Knalpot Bising, Jaga Ketenangan Ramadhan
Ilustrasi knalpot sepeda motor [Shutterstock]

Aparat Ditlantas menilang para pengendara yang menggunakan knalpot bising maupun tak mengenakan helm.

Suara.com - Bulan puasa Ramadhan dalam kondisi pandemi Covid-19, level ketenangan yang tinggi semakin diharapkan. Agar aktivitas sembahyang, berbuka, sampai sahur bisa berjalan tanpa harus terusik suara knalpot meraung-raung, peran pihak Kepolisian senantiasa dinanti. Yaitu operasi menindak pengguna sepeda motor dengan knalpot bising.

Dikutip kantor berita Antara dari akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya, jajaran Kepolisian Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya melakukan razia para pesepeda motor berknalpot bising atau tak sesuai standar spesifikasinya.

Adapun lokasinya adalah sejumlah titik di DKI Jakarta, berlangsung pada Selasa (4/5/2021) malam, dan Rabu (5/5/2021) dini hari untuk menjaga ketenangan bulan suci Ramadhan.

Polda Metro Jaya mengamankan sejumlah kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi dengan STNK dan plat nomor dalam razia Operasi Keselamatan Jaya 2021 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (18/4/2021). Antara/Fianda Sjofjan Rassat
Polda Metro Jaya mengamankan sejumlah kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi dengan STNK dan plat nomor dalam razia Operasi Keselamatan Jaya 2021 di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Sebagai ilustrasi [Antara/Fianda Sjofjan Rassat]

Laporan Polda Metro Jaya melalui akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya menyebutkan razia terhadap para pelanggar norma polusi suara itu digelar di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bundaran Senayan, dan sekitar kawasan Monas.

Baca Juga: Identitas Baru, Rolls-Royce Tata Ulang Butik di London dan Shanghai

Aparat Ditlantas langsung menilang para pengendara yang kedapatan menggunakan knalpot bising maupun yang tak mengenakan helm.

Di Gambir, petugas kepolisian juga melakukan penyekatan guna mengantisipasi balap liar, mengingat di sekitar kawasan Monas, sejumlah pesepeda motor kerap menjadikannya lintasan adu kecepatan.

Meski tengah berada dalam situasi pandemi Covid-19, aksi balap liar ini kerap dijadikan tontonan oleh anak-anak muda yang berkumpul di depan Stasiun Gambir hingga dini hari.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menginstruksikan kepada jajarannya untuk terus melanjutkan razia knalpot bising demi ketenangan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

"Razia ini akan terus kami gelorakan agar suasana Jakarta pada malam hari indah dan tenang. Kalau kita istirahat dengan situasi yang tenang akan berbeda. Jika beribadah tanpa ada suara knalpot yang bising juga akan berbeda," ungkap Kapolda Metro Jaya.

Baca Juga: NgabubuTips: Jangan Cuma Pacar, Kampas Rem Motor Perlu Dirawat Agar Awet

Bila masih nekat menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar sehingga menimbulkan polusi suara, aparat berwajib akan memberikan sanksi tilang Rp250 ribu. Para pelanggar bisa dikenakan Pasal 285 Undang-Undang Lalu Lintas.

Dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan telah mengatur perihal tingkat kebisingan knalpot kendaraan bermotor di Tanah Air. Ambang batas kebisingan kendaraan bermotor juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009.

Komentar