Suara.com - Pandemi covid-19 belum berakhir. Bahkan muncul gelombang kedua yang terjadi di negara India.
Hal ini membuat sejumlah rumah sakit di India tidak cukup menampung pasien baik yang terjangkit virus corona ataupun tidak.
Pasien yang ingin berobat harus rela antri berhari-hari agar bisa dirawat di beberapa rumah sakit di India.
Kali ini, sebuah kisah sedih dialami oleh kakak beradik yang ingin merawat ibunya namun tak kunjung mendapatkan rumah sakit.
Dilansir dari News18, kakak beradik Payal dan Akash Singh awalnya hendak mengantar ibu mereka, Parul ke rumah sakit untuk cuci darah.
Namun, ibunya beberapa hari sebelumnya menderita demam. Saat diperiksa, ternyata ia dinyatakan positif COVID-19.

Karena kondisi rumah sakit sudah penuh dan proses cuci darah tidak mungkin dilakukan pada pasien yang menderita virus Corona, muncul ide kreatif dari anaknya.
Keduanya memutuskan untuk menyulap kabin mobil Multi Purpose Vehicle atau MPV yang tidak diketahui tipenya, menjadi ruang perawatan.
Mereka tinggal sementara di dalam mobil dan parkir di tempat parkir rumah sakit selama beberapa hari dan menungggu giliran antrian pasien.
Ketika ibunya membutuhkan tabung oksigen, kedua anak tersebut bergantian mencarikannya.
Karena gelombang pandemi yang semakin ganas di India, menyebabkan tabung oksigen semakin langka. Mereka kadang tidak berhasil mendapatkan tabung oksigen tersebut.
Payal dan Akash sengaja tidak mau menitipkan Parul ke rumah saudara atau penginapan, karena khawatir virus bisa menyebar dan menjangkiti orang lain.
Selang empat hari, akhirnya sang ibu kondisinya mulai membaik dan bisa mendapat perawatan di dalam rumah sakit.
Namun anaknya yang bernama Akash harus terpapar virus. Tetapi untungnya kondisinya sudah sembuh dan tidak perlu perawatan intensif di rumah sakit.