alexametrics

Gojek dan Tokopedia Merger, Mitra Driver Dapat Peluang Lebih Besar

RR Ukirsari Manggalani | Achmad Fauzi
Gojek dan Tokopedia Merger, Mitra Driver Dapat Peluang Lebih Besar
Driver Gojek di Posko Aman Gojek Taman Kuliner Condongcatur, Depok, Sleman. Sebagai ilustrasi [SuaraJogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Harapannya, proses pengantaran semua pesanan konsumen via mitra driver semakin bersinergi.

Suara.com - GoTo adalah grup teknologi terbesar di Indonesia sebagai hasil merger dari perusahaan aplikasi penyedia transportasi online Gojek dan e-commerce Tokopedia.

GoTo menyatukan kekuatan dua perusahaan teknologi terdepan di Tanah Air, sehingga menciptakan ekosistem unik dan saling melengkapi secara global.

Dengan mengombinasikan layanan e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi serta keuangan, GoTo Group akan menciptakan platform konsumen digital terbesar di Indonesia, yang melayani sebagian besar kebutuhan konsumsi rumah tangga.

Jaringan mitra usaha serta mitra driver di dalam GoTo Group yang saling melengkapi bakal menghadirkan pilihan barang dan jasa yang tak tertandingi, didukung layanan pembayaran digital, makin mempermudah kehidupan masyarakat sekaligus meningkatkan inklusi keuangan secara signifkan.

Baca Juga: Dapat Kesempatan Jajal Daihatsu Rocky, Ini Komentar Komunitas Otomotif

Perusahan aplikasi penyedia transportasi online Gojek benar-benar melakukan merger dengan e-commerce Tokopedia. [Dok. Gojek-Tokopedia]
Perusahan aplikasi penyedia transportasi online Gojek benar-benar melakukan merger dengan e-commerce Tokopedia. [Dok. Gojek-Tokopedia]

Andre Soelistyo dari Gojek menjabat Chief Executive Officer atau CEO GoTo Group, dengan Patrick Cao dari Tokopedia di posisi Presiden GoTo. Sedangkan, Kevin Aluwi tetap menjabat CEO Gojek, sementara William Tanuwijaya juga tetap sebagai CEO Tokopedia.

CEO GoTo, Andre Soelistyo mengatakan, Mitra Driver Gojek akan memiliki peluang pendapatan yang lebih besar antara lain dengan mengirimkan lebih banyak pesanan dari pengguna Tokopedia.

"Sementara penjual dan mitra merchant dari berbagai skala bisnis akan mendapatkan berbagai manfaat dan kesempatan untuk meningkatkan usahanya. Hadirnya GoTo Group juga akan memungkinkan kami untuk semakin mendorong inklusi keuangan di Indonesia dan Asia Tenggara," papar Andre Soelistyo dalam kterangan tertulis, Senin (17/5/2021).

Sementara, Presiden GoTo Patrick Cao mengjelaskan, GoTo mengombinasikan transaksi platform Gojek yang memiliki volume dan frekuensi yang tinggi, dengan platform e-commerce Tokopedia yang memiliki frekuensi medium, namun dengan nilai transaksi tinggi.

Di masa mendatang, Grup GoTo siap berkontribusi lebih dari 2 persen kepada total PDB Indonesia dan bakal menciptakan lebih banyak lapangan kerja serta peluang penghasilan seiring dengan berkembangnya bisnis dan bertumbuhnya ekonomi.

Baca Juga: Apa Kabar Stellantis? Aliansi Otomotif Ini Bukukan Neraca Positif

"Kami sangat bersemangat untuk memulai babak berikutnya dari sejarah bisnis kami dan akan terus berinovasi untuk mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif di setiap sektor yang tersentuh teknologi kami," jelas Patrick Cao.

Komentar