alexametrics

Menuju Era Elektrifikasi, SPKLU Jababeka-Starvo Hadir di Cikarang

RR Ukirsari Manggalani
Menuju Era Elektrifikasi, SPKLU Jababeka-Starvo Hadir di Cikarang
President Director PT. Grahabuana Cikarang, Sutedja S. Darmono dan Direktur Starvo Global Energi, Rachman Elly melakukan demo pengisian tenaga listrik ke mobil listrik setelah penandatangan Kesepakatan Kerja sama Penyediaan SPKLU di kawasan Kota Jababeka Cikarang [ANTARA/HO]

Telah hadir, SPKLU yang difokuskan untuk melayani kawasan Kota Jababeka.

Suara.com - Pengembang properti Jababeka menggandeng Starvo, sebuah perusahaan penyedia stasiun pengisian kendaraan listrik Nasional terbesar saat ini, untuk menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Kota Jababeka Cikarang.

Dikutip dari kantor berita Antara, langkah itu turut mewujudkan komitmen kuat dan dukungan terhadap Program Percepatan Mobil Listrik yang dicanangkan Pemerintah.

"Dengan terwujudnya kerja sama baik ini, diharapkan mampu memberikan kemudahan serta kenyamanan baru bagi warga di Kota Jababeka, sekaligus menjadi salah satu langkah awal kami dalam mewujudkan Smart Township yang siap menyambut datangnya era industry 4.0 dan society 5.0," papar President Director PT Grahabuana Cikarang, Sutedja S. Darmono dalam siaran pers, sebagaimana dikutip kantor berita Antara pada Selasa (25/5/2021).

Peresmian SPKLU dilakukan di empat kota: Jakarta, Tangerang, Bandung, dan Bali bagian selatan, bertepatan Hari Sumpah Pemuda [Dok PLN].
SPKLU PLN di empat kota: Jakarta, Tangerang, Bandung, dan Bali bagian selatan, bertepatan Hari Sumpah Pemuda. Sebagai ilustrasi penyediaan SPKLU [Dok PLN].

SPKLU Cikarang difokuskan untuk melayani kawasan Kota Jababeka, meliputi gedung-gedung komersial, smart manufactures, smart homes serta pembangunan stasiun mandiri SPKLU di area umum dan terbuka.

Baca Juga: Italia Bangun Jalan Raya Khusus Mobil Listrik untuk Recharging Nirkabel

Kekinian, Indonesia menjadi saksi pertumbuhan kendaraan listrik yang pesat berkat Keputusan Presiden 55/2019, yang menempatkan stimulasi pasar kendaraan listrik di samping efisiensi dan keamanan energi dan kualitas udara bersih.

Berdasarkan ketentuan undang-undang baru tadi, mobil listrik diharapkan menguasai 20 persen pasar kendaraan pada 2025 dan terus bertambah hingga 50 persen di 2030.

Terdapat tiga bisnis model yang telah disepakati antara PT Grahabuana Cikarang & PT Starvo Global Energi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, yaitu:

  • STO (Sell To Operate) difokuskan untuk pengadaan penjualan EV Charger untuk komplek pergudangan smart modern atau smart manufacture
  • SOP (Sell Own Operate) difokuskan untuk pengadaan penjualan EV Charger untuk komplek perumahan smart modern atau smart home
  • ITO (Invest To Operate) difokuskan untuk pengadaan pemasangan EV Charger pada gedung-gedung komersial di dalam kawasan Kota Jababeka.

Adapun untuk jangka panjangnya, kedua perusahaan menyepakati untuk membangun Stasiun Pengisian Energi Mobil Listrik di area publik guna menunjang aktivitas perekonomian didalam kawasan dengan mengkolaborasikan bisnis model STO & ITO.

Kota Jababeka sendiri merupakan kota mandiri modern yang berada di koridor Timur Jakarta. Pengembangan kawasan industri dimulai sejak 1989.

Baca Juga: Lamborghini Produksi Mobil Listrik Setelah 2025

Kini Kota Jababeka telah bertransformasi menjadi suatu destinasi bisnis dan hunian yang terintegrasi dengan luas lahan 5.600 hektar.

Starvo menghadirkan applikasi (APP – Starvo) di mana pengguna EV Charger Starvo dapat dengan leluasa menggunakan fasilitas secara "easy, go digitally", secara instan mampu mengetahui stasiun pengisian mana yang tersedia, atau tidak, berapa Rp/KwH, tipe connector yang dibutuhkan, berfitur pembayaran cashless dengan menggunakan e- wallet.

Komentar