Benarkah Cuaca Dapat Memengaruhi Oli Mesin? Ini Faktanya

Bimo Aria Fundrika, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 29 Mei 2021 | 17:10 WIB
Benarkah Cuaca Dapat Memengaruhi Oli Mesin? Ini Faktanya
Ilustrasi oli kendaraan. (Shutterstock)

Suara.com - Cuaca yang tidak menentu saat ini masih melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Saat musim kemarau, di beberapa kota terpantau suhu udara bisa mencapai hampir 40 derajat Celcius. 

Sementara di area pegunungan, suhu udara bisa di bawah 0 derajat Celcius. Namun apakah perubahan cuaca ini dapat berpengaruh terhadap oli mesin.

Mengutip laman Deltalube, bila dilihat dari fungsinya, oli mesin berperan tidak hanya untuk pelumasan komponen, tapi juga sebagai pendingin. Untuk melakukan pendinginan, oli mesin disirkulasikan ke komponen mesin agar dapat menyerap panas dan mengeluarkannya dari mesin. 

Ilustrasi mengisi oli mesin mobil (Shutterstock).
Ilustrasi mengisi oli mesin mobil (Shutterstock).

Sirkulasi oli mesin ini dengan membawa panas ke segala arah sehingga pendinginan dapat terjadi. Jika kondisi suhu udara sekitar semakin tinggi dan ditambah dengan kemacetan di jalan raya, akan membuat oli mesin lebih kerja keras. 

Mesin bisa menjadi lebih panas karena pengaruh suhu udara sekitar lebih tinggi. Tapi selama masih sebatas suhu kerja mesin semua akan normal. 

Penguapan oli mesin yang terjadi pun tidak banyak. Tetapi pada dasarnya, suhu udara yang tinggi tidak signifikan memengaruhi oli mesin. Tak lain karena oli mesin umumnya mempunyai titik nyala di atas 200 derajat Celcius. Sedangkan suhu ruang bakar sekitar 95-100 derajat Celcius.

Begitu juga pada kondisi suhu rendah, setiap oli mesin mempunyai nilai titik beku di bawah 0 derajat Celcius. Hal ini bisa diketahui dari tingkat viskositas (SAE) pada oli mesin. Seperti oli mesin SAE 10W30. Dengan kode W artinya oli mesin dapat digunakan untuk suhu rendah.

Semakin rendah angkanya, semakin rendah suhu di mana oli dapat digunakan untuk perlindungan mesin dengan aman dan efektif. Lalu, angka yang lebih tinggi mencerminkan perlindungan lebih baik pada kondisi panas dan beban tinggi. Angka 10 adalah oli mesin dapat mengalir pada suhu sekitar -30 derajat Celcius (Pour Point). Lalu angka 30 berarti oli mesin dapat bekerja hingga di atas 200 derajat Celcius (Flash Point).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ungkap Kasus Penjualan Kendaraan Bermotor Bodong Antarnegara

Polisi Ungkap Kasus Penjualan Kendaraan Bermotor Bodong Antarnegara

Foto | Sabtu, 29 Mei 2021 | 06:25 WIB

Polda Jateng Amankan 11 Kontainer Berisi Ratusan Kendaraan Bodong

Polda Jateng Amankan 11 Kontainer Berisi Ratusan Kendaraan Bodong

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Mei 2021 | 17:50 WIB

Tiga Kota Percontohan Butuh 132.000 Unit Kendaraan Listrik, Bali Termasuk?

Tiga Kota Percontohan Butuh 132.000 Unit Kendaraan Listrik, Bali Termasuk?

Bali | Jum'at, 28 Mei 2021 | 08:04 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×