alexametrics

Jaga Kebersihan Mobil Selama PPKM Darurat: Tengok Ruang Mesin, Kolong, dan Kabin

RR Ukirsari Manggalani
Jaga Kebersihan Mobil Selama PPKM Darurat: Tengok Ruang Mesin, Kolong, dan Kabin
Ilustrasi merawat interior mobil [Shutterstock]

PPKM Darurat bukan berarti mobil di rumah tidak terawat karena jarang dibawa bepergian. Justru saatnya membuat kinclong.

Suara.com - Bila selama ini memiliki pemahaman kendaraan roda empat kesayangan dirawat karena habis diajak bepergian, sekarang berlaku kebalikannya. Mumpung ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat, maka ada banyak waktu untuk merawatnya selagi tidak dibawa ke mana-mana.

Area kolong mobil, ruang mesin, bahkan kabin yang mungkin terlewat diteliti keresikannya karena kendaraan diajak melahap ruas aspal terus-menerus, kini bisa lebih diperhatikan. Antara lain dijaga tidak kejatuhan daun kering, menjadi sarang alias tempat tinggal hewan, sampai bersih dari debu.

Dikutip dari Suzuki Indomobil Sales (SIS) via kantor berita Antara, berikut adalah cara mudah merawat mobil lewat sembilan langkah.

Ilustrasi mesin mobil. (Shutterstock)
Ilustrasi ruang mesin yang resik (Shutterstock)

Asst. To Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales Hariadi mengatakan, meskipun tidak digunakan dalam waktu lama, mobil tetap memerlukan perhatian dan perawatan dari pemiliknya.

Baca Juga: MINI Tak Lagi Gunakan Bahan Kulit untuk Interior Mobil

"Beberapa metode dapat dilakukan oleh pemilik mobil saat di rumah," jelasnya pada Jumat (16/7/2021).

Berikut sembilan langkah membuat dapur pacu, kolong mobil, serta kabin bersih, serta merawat mobil secara keseluruhan dari Suzuki:

1. Periksa kebersihan area ruang mesin

  • Meskipun sudah dilengkapi kap mesin sebagai bagian pelindung area ruang mesin, namun sering kali ada kotoran atau benda asing yang masuk ke dalamnya. Seperti daun kering, kotoran hewan, maupun sampah lain.
  • Kondisi yang kotor seperti itu lambat laun akan mempengaruhi kinerja dan keamanan ruang mesin. Maka periksa keadaan sekitar area ruang mesin dan membersihkannya jika perlu.

2. Amati keadaan di area bawah mobil

  • Bagian yang jarang terpantau seperti area bawah mobil juga perlu mendapatkan perhatian. Cara termudah adalah dengan mengamati sisi lantai tempat mobil terparkir, terutama di bagian bawah ruang mesin.
  • Kondisi yang baik adalah tidak ada tetesan cairan yang jatuh ke lantai seperti pelumas mesin, minyak rem, radiator coolant, atau cairan lainnya. Jika terdapat tetesan, pastikan terlebih dahulu jenis cairannya dan segera konsultasikan kepada pihak bengkel resmi.

3. Jaga kebersihan dan kesegaran ruang interior

Baca Juga: Tips Rawat Mobil Bertransmisi Otomatis, Ini Pertanda Bila Ada Masalah

  • Kebersihan dan kesegaran aroma ruang kabin interior mobil sangat menunjang suasana hati yang positif saat berkendara.
  • Bagian interior perlu mendapat perilaku spesial dengan cara membuang sisa sampah yang tersisa di dalam mobil, membersihkan panel interior, dan jika perlu sedot debu menggunakan vacuum cleaner secara rutin.
  • Semprot kabin menggunakan cairan disinfektan untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

4. Perhatikan lokasi parkir

  • Pilih lokasi parkir yang aman, misalnya menghindari parkir di bawah pohon. Meski teduh, namun pohon bisa mengakibatkan risiko cukup menjengkelkan seperti meneteskan getah yang lengket, dan lebih fatalnya bila ada ranting yang patah dan jatuh, sehingga menimbulkan lecet pada cat mobil.

5. Cuci bagian eksterior

  • Mobil yang parkir di rumah juga bisa terpapar debu ataupun kotoran, jadi buatlah jadwal mencuci eksterior secara periodik.
  • Segera hilangkan bekas kotoran atau getah pepohonan yang menempel. Dengan demikian, tampilan cat mobil akan terjaga dengan baik dan menarik untuk dilihat.

6. Memanaskan mesin secara teratur

  • Mobil memiliki banyak komponen yang bagiannya harus selalu terlumasi dengan baik, terutama bagian mesin. Oleh karena itu, memanaskan mesin mobil perlu dilakukan secara rutin satu kali selama rentang beberapa hari.
  • "Kegiatan ini juga dapat dilakukan sambil memastikan keadaan lain pada mobil, baik seperti suara maupun getaran yang ditimbulkan tidak terdeteksi kejanggalan dari kondisi normal," jelas Hariadi dari PT SIS.

7. Rotasikan ban dalam jarak dekat

  • Mobil yang terlalu lama diparkir memiliki beban yang harus ditanggung oleh keempat ban, sehingga bisa memunculkan masalah seperti tire flat atau permukaan ban yang rata pada salah satu sisi saja.
  • Menghindari hal ini, luangkan waktu sesaat untuk mengendarai mobil di sekitar tempat tinggal dengan jarak yang pendek. Ban mobil pun akan berotasi dengan baik dan mudah.

8. Pastikan bahan bakar pada kapasitas yang cukup

  • Biasakan untuk meninggalkan mobil dalam kondisi kapasitas bahan bakar yang cukup, seperti setengah dari kapasitas maksimum tangki bahan bakar.
  • Hal ini bermanfaat saat mobil hendak dipergunakan kembali sewaktu-waktu, tidak perlu menghabiskan waktu perjalanan lebih lama hanya karena harus mengisi ulang bahan bakar terlebih dahulu.

9. Catat dan hubungi nomor darurat

  • Kejadian tak terduga bisa muncul kapan saja, sehingga sebagai pemilik mobil perlu untuk mencatat dan menghubungi nomor telepon darurat yang bisa segera mengatasi masalah dengan solusi yang baik.
  • Seperti menghubungi call center Halo Suzuki di nomor 0800-1100-800 yang siap memberikan pelayanan dan perawatan mobil Suzuki di saat pemilik menghadapi kendala maupun keluhan.

Komentar