alexametrics

Usai Berembuk dengan Great Wall Motors, Xiaomi Rekrut Staf untuk Mobil Swakemudi

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Usai Berembuk dengan Great Wall Motors, Xiaomi Rekrut Staf untuk Mobil Swakemudi
Ilustrasi mobil swakemudi [Shutterstock]

Xiaomi disebutkan tengah melakukan rekruitmen 500 staf baru untuk kebutuhan sistem otonom.

Suara.com - Perusahaan raksasa teknologi asal China, Xiaomi dikabarkan sedang melakukan perekrutan khusus untuk meningkatkan pengembangan teknologi sistem mobil otonom bagi calon kendaraan produksinya.

Sebagai pemain baru di industri otomotif, Xiaomi disebut ingin mengembangkan sistem otonom level 4 dan ingin mempekerjakan 500 staf baru dalam mencapai target ini, demikian dilaporkan Caixing Global.

Sebagian besar posisi nantinya akan ditempatkan di kantor pusat perusahaan di distrik Haidian, dekat ibu kota Beijing dan melakukan pekerjaan terkait dengan algoritma, pemetaan presisi tinggi, pembelajaran imitasi, dan riset mendalam.

Belum lama ini, Xiaomi juga melakukan kampanye iklan online yang menawarkan 20 posisi terkait dengan mengemudi secara otonom. Termasuk posisi yang terkait dengan infrastruktur dalam kendaraan dan pemetaan presisi tinggi.

Baca Juga: Angkut Atlet Paralimpiade dan Olimpiade Tokyo 2020, Toyota e-Palette Simbol Mobilitas

SUV Haval, produk Great Wall Motors. Sebuah perusahaan asal China yang kini membuka smart factory di Thailand [Great Wall Motors via ANTARA].
Great Wall Motors, perusahaan asal China yang kini membuka smart factory di Thailand. Sebagai ilustrasi [Great Wall Motors via ANTARA].

Apa yang dilakukan Xiaomi semakin memperkuat dugaan sebelumnya bila perusahaan sedang dalam pengembangan mobil listrik.

Pada Maret lalu, dilaporkan bahwa Xiaomi sedang dalam pembicaraan dengan Great Wall  Motors untuk menggunakan salah satu pabriknya di China membangun kendaraan listrik dengan mereknya sendiri untuk diproduksi secara masal.

"Xiaomi ingin menemukan produsen mobil yang matang untuk memanfaatkan infrastruktur. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menerapkan teknologi internet seluler yang mereka miliki untuk mobil listrik," kata analis senior LMC Automotive Alan Kang awal tahun ini.

"Keunggulan Xiaomi dalam sistem operasi dan perabotan rumah juga membawa banyak imajinasi untuk kerja sama semacam itu di masa depan," pungkasnya.

Rencananya, Xiaomi akan meluncurkan kendaraan listrik pertama sekitar 2023 dan ingin mobilnya terhubung dengan perangkat cerdas yang mereka miliki.

Baca Juga: FIVE Garap Sepeda Listrik Inovatif untuk Pirelli CYCL-e

Komentar