alexametrics

Moeldoko: Dukungan Pertamina dan BPPT untuk Kendaraan Listrik Patut Ditiru

Liberty Jemadu
Moeldoko: Dukungan Pertamina dan BPPT untuk Kendaraan Listrik Patut Ditiru
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.[Instagram]

Pertamina dan BPPT baru saja meresmikan dua unit SPKLU di Jakarta.

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan dukungan yang dilakukan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan PT Pertamina (Persero) terhadap industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) patut ditiru.

Hal itu disampaikan Meoldoko merespons langkah BPPT dan Pertamina yang telah merealisasikan instalasi dan operasi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di M.T. Haryono dan Lenteng Agung, Jakarta.

"Ini harus jadi awalan dan contoh yang baik untuk pelaku usaha lain dapat masuk dan mendukung percepatan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di Indonesia,” ujar Moeldoko dalam acara peresmian SPKLU M.T. Haryono dan Lenteng Agung, sebagaimana siaran pers KSP yang diterima di Jakarta, Kamis (5/8/2021).

Moeldoko mengatakan bahwa Pertamina mengambil inisiatif baik dengan berinvestasi lebih awal pada ekosistem KBLBB. Sementara itu, pengalaman BPPT sejak 2018 melakukan kaji terap dan pengembangan terkait dengan SPKLU, menurut dia, juga dapat memperkaya dan diperkaya dengan kerja sama ini.

Baca Juga: BPPT Fokus Bangun Purwarupa Stasiun Pengisian Baterai Kendaraan Listrik

Mantan Panglima TNI itu berharap ada pelajaran yang diperoleh oleh para pelaku industri terkait dengan langkah yang dilakukan BPPT dan Pertamina. Terlebih, KBLBB merupakan moda transportasi yang berdampak positif bagi berbagai aspek.

"Bukan hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, melainkan juga akan mendukung industrialisasi di Indonesia," ujar Moeldoko.

Lebih jauh Moeldoko yang juga menjabat Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) berharap kendaraan bermotor listrik, SPKLU, stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU), baterai, dan komponen lain dari ekosistem KBLBB dapat diproduksi di dalam negeri.

Sebagai informasi, Periklindo resmi berdiri pada tanggal 25 April 2021. Periklindo didirikan untuk mendukung percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai seperti tertuang di Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019.

"Para pelaku industri kendaraan listrik dapat memiliki wadah untuk menampung aspirasinya demi memastikan keberlangsungan industri pada ekosistem KBLBB pada masa depan," tutur Moeldoko. [Antara]

Baca Juga: BPPT: Kendaraan Listrik Bisa Turunkan Impor BBM Hingga 373 Juta Barel di 2050