alexametrics

Nissan LEAF Andalkan Motor Listrik Murni, di Mana Bisa Mengisi Ulang Baterai?

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Nissan LEAF Andalkan Motor Listrik Murni, di Mana Bisa Mengisi Ulang Baterai?
Nissan LEAF dilengkapi charger dalam kompartemennya, juga bisa isi ulang di SPKLU [PT Nissan Motor Disctribution Indonesia]

Kalimat "klasik" soal mobil listrik: di mana bisa ngecas?

Suara.com - Ngecas, bahasa gaul dari charging ulang atau proses recharging menjadi pemikiran bagi mereka yang ingin tahu seputar mobil listrik, atau ingin membeli produknya. Termasuk untuk produk Nissan satu ini: Nissan LEAF. Pemesanannya sudah dibuka sejak awal bulan (2/8/2021), dan kemarin diresmikan kehadirannya di Indonesia (18/8/2021).

Belum meratanya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi salah satu kendala transisi menuju kendaraan listrik. Secara tidak langsung, hal ini menjadi keraguan konsumen untuk beralih ke mobil listrik.

All-New Nissan LEAF resmi membuka order mulai hari ini, Senin (2/8/2021) [PT Nissan Motor Distribution Indonesia].
All-New Nissan LEAF [PT Nissan Motor Distribution Indonesia].

Direktur Sales & Maketing PT Nissan Motor Distribution Indonesia (NMDI), Tan Kim Piauw mengatakan, Nissan LEAF sudah dipersiapkan untuk bisa mengisi daya baterai kapanpun.

"Nissan LEAF ini sudah dipersiapkan dengan baik, setiap pembeli kami lengkapi dengan portabel charger. Jadi di dalam mobil sudah include charger," ujar Tan Kim Piauw, saat peluncuran Nissan LEAF, baru-baru ini.

Baca Juga: Best 5 Oto: Dua Produk Spek M Sport BMW Indonesia, dan All-New Nissan LEAF Mendarat

Disebutkannya, konsumen bisa melakukan pengisian di mana saja. Di rumah, kantor, ataupun perjalanan selama lokasi ada koneksi ke sumber listrik.

"Jadi untuk mengatasi permasalahan infrastruktur sudah kami sediakan," ungkapnya tentang kesiapan Nissan LEAF (singkatan dari Leading, Environmentally Friendly, Affordable, Family) untuk isi ulang atau ngecas.

Namun demikian, pembuat mobil asal Jepang ini berharap, permasalahan infrastruktur pengisian daya di Indonesia dapat segera terpenuhi.

"Kami juga berharap pemerintah membangun jaringan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) dan bisa menjadi sumber daya pengisian baterai mobil listrik," kata Tan Kim Piauw.

Sebagai informasi, All New Nissan LEAF mengandalkan baterai lithium-ion 40 kWh yang memungkinkan mobil menempuh jarak sejauh 311 km dalam sekali pengisian daya (charging) berdasarkan hasil test New European Driving Cycle (NEDC).

Baca Juga: Nissan: Harga Mobil Listrik Bisa Lebih Murah, Asalkan Begini

Hal ini setara dengan penggunaan rata-rata harian 40 km selama satu minggu, hanya dengan satu kali pengisian penuh.

All-New Nissan LEAF dapat mengisi daya dengan pengisi daya Portable (3.3 kW), yang memungkinkan baterai dapat terisi penuh dalam waktu 12 hingga 15 jam, atau menggunakan pengisi daya Home Charger (AC 7.4 kW) yang dapat mengisi penuh baterai dalam waktu 5 hingga 7 jam.

Komentar