Begini Cara Protes Pemilik Mobil Ford ke Dealer, Manfaatkan Hewan Keledai

Yasinta Rahmawati, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 20 Agustus 2021 | 11:26 WIB
Begini Cara Protes Pemilik Mobil Ford ke Dealer, Manfaatkan Hewan Keledai
Pemilik mobil Ford melayangkan protes ke dealer dengan membawa seekor keledai (Cartoq)

Suara.com - Membeli sebuah mobil yang sudah cukup dikenal memang tak menjamin bakalan sempurna 100 persen.

Tak sedikit dari pemilik mobil mendapatkan sedikit masalah pada mobilnya. Biasanya pihak dealer menjanjikan garansi jika mengalami kerusakan.

Namun bagaimana jika kerusakan tersebut tak kunjung sembuh meski sudah klaim garansi dan dibawa ke bengkel dealer tersebut?

Seperti halnya yang dialami oleh pemilik mobil Ford Endeavour satu ini.

Dilansir dari Cartoq, pemilik mobil Ford bernama Arjun Meena berkeluh kesah dengan mobil yang dibelinya tersebut.

Mobilnya kerap mengalami kerusakan selama digunakan. Ia pun kerap sekali membawa mobilnya ke bengkel tersebut.

Namun kerusakan tidak pernah sembuh hingga akhirnya pemilik mobil geram.

Pemilik mobil Ford melayangkan protes ke dealer dengan membawa seekor keledai (Cartoq)
Pemilik mobil Ford melayangkan protes ke dealer dengan membawa seekor keledai (Cartoq)

Ia pun langsung melancarkan protes ke dealer. Cara protesnya pun cukup unik. Ia memanfaatkan hewan keledai.

Jadi mobil yang rusak tersebut ditarik menggunakan keledai tersebut. Tujuannya agar bisa menarik semua orang, terutama pengguna jalan.

baca juga

Mobil yang dibelinya sejak tahun 2016 sering mengalami kerusakan. Ia pun awalnya berpikir waktunya untuk ganti unit baru.

Lalu ia membeli Ford Endeavour kembali di tahun 2020. Tetapi mobil tersebut justru kerap mengalami kerusakan.

Mobilnya sering bolak balik ke bengkel. Arjun Meena menduga jika transmisi rusak dan tuas transmisi tak bisa dipindahkan. Bahkan mobil harus mogok di tengah jalan karena persoalan itu.

Bengkel resmi Ford pun tak begitu membantu permasalah yang dialami Meena. Saat mobil dikembalikan kepadanya, sebenarnya sudah berfungsi normal. Sayangnya setelah beberapa hari dipakai, mobil kembali bermasalah.

Karena kecewa dengan pelayanan dan kondisi mobilnya, Meena mengaku akan melakukan aksi protes ini selama tujuh hari ke depan.

Semoga pihak dealer bisa memecahkan masalah pada mobilnya ini biar tidak menjadi bahan omomgan orang-orang yang ingin membeli mobil di sana.

Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potret Pria Hanya Pasrah saat Lihat Mobil Dilahap Pasir Pantai, Gagal Nikmati Liburan

Potret Pria Hanya Pasrah saat Lihat Mobil Dilahap Pasir Pantai, Gagal Nikmati Liburan

Otomotif | Kamis, 19 Agustus 2021 | 12:11 WIB

Langka Chip Semikonduktor, Pengiriman Ford Mustang Mach-E Kena Imbas

Langka Chip Semikonduktor, Pengiriman Ford Mustang Mach-E Kena Imbas

Otomotif | Rabu, 11 Agustus 2021 | 10:33 WIB

Ford Motor Company Konfirmasi Investasi Pusat Pengembangan Baterai Listrik

Ford Motor Company Konfirmasi Investasi Pusat Pengembangan Baterai Listrik

Otomotif | Selasa, 10 Agustus 2021 | 09:43 WIB

Terkini

Stop Normalisasi Rayap Besi: Saatnya Benahi Penegakan Hukumnya

Stop Normalisasi Rayap Besi: Saatnya Benahi Penegakan Hukumnya

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:30 WIB

Pajak di Tangan yang Tepat, Warga Singapura Dapat Rp 4,2 Juta Per Bulan Imbas Harga Minyak Naik

Pajak di Tangan yang Tepat, Warga Singapura Dapat Rp 4,2 Juta Per Bulan Imbas Harga Minyak Naik

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:29 WIB

Febri Diansyah Tantang Kejagung Buktikan Pemilik Emas 74 Kg: Jangan Cuma Andalkan Pengakuan Tesangka

Febri Diansyah Tantang Kejagung Buktikan Pemilik Emas 74 Kg: Jangan Cuma Andalkan Pengakuan Tesangka

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:28 WIB

IHSG Ditutup Naik ke Level 6.147 di Sesi I, Saham-saham Ini Jadi Penopangnya!

IHSG Ditutup Naik ke Level 6.147 di Sesi I, Saham-saham Ini Jadi Penopangnya!

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:26 WIB

Tambang Emas Martabe Tak Jadi Diambil Danantara, Pendapatan UNTR Turun 15 Persen

Tambang Emas Martabe Tak Jadi Diambil Danantara, Pendapatan UNTR Turun 15 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:26 WIB

Apa Perbedaan antara Mobil Listrik dan Mobil Hybrid? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

Apa Perbedaan antara Mobil Listrik dan Mobil Hybrid? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:25 WIB

Sosok Setya Budi Dias, Pegawai KPK Ikut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Sosok Setya Budi Dias, Pegawai KPK Ikut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:20 WIB

Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung

Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:17 WIB

32 Tersangka Kasus Little Aresha Belum Semua Ditahan, Polisi Ungkap Alasannya

32 Tersangka Kasus Little Aresha Belum Semua Ditahan, Polisi Ungkap Alasannya

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:17 WIB

Deddy Sitorus Pernah Ngambek Gajinya Disamakan 'Rakyat Jelata', Kini Lecehkan Wartawan

Deddy Sitorus Pernah Ngambek Gajinya Disamakan 'Rakyat Jelata', Kini Lecehkan Wartawan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:15 WIB

×