Tips Aman Membeli Pelek Bekas: Perhatikan Bibir dan Logonya

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 31 Agustus 2021 | 19:23 WIB
Tips Aman Membeli Pelek Bekas: Perhatikan Bibir dan Logonya
Membeli pelek bekas, perhatikan detail setiap bagian permukaan, termasuk bibir dan logo [Envato Elements/gstocksphoto].

Suara.com - Mengganti pelek menjadi salah satu cara bagi pemilik mobil untuk membuat tampilan tunggangannya terasa personal. Dengan sepatu beda, citarasa yang muncul tidak akan sama dengan kendaraan serupa.

Namun karena harga pelek baru terbilang cukup mahal, maka beberapa orang menyiasatinya dengan membeli pelek bekas. Mengutip HSR Wheel, berikut cara melihat sepatu mobil second hand yang masih prima.

Inspeksi membeli pelek bekas berkualitas:

1. Cek Riwayat Pemakaian

  • Membeli pelek dari pemilik yang sudah dikenal adalah langkah aman karena bisa mengetahui sejarahnya, secara langsung tahu cara sang pemilik memperlakukan mobil serta pelek itu.
  • Apabila pemilik sebelumnya memang paham dan menaruh perhatian yang besar dengan merawat pelek, maka kondisinya kemungkinan masih baik. Namun disarankan untuk tetap berhati-hati dan teliti pada saat mengeceknya.
Perbaikan pelek yang pernah dilakukan. Simak apakah logo masih utuh [Envato Elements/ThamKC].
Perbaikan pelek yang pernah dilakukan. Simak apakah logo masih utuh [Envato Elements/ThamKC].

2. Cek Kondisi Fisik Pelek

  • Jangan lupa untuk teliti bagian luar terutama bagian-bagian yang mungkin mengalami kerusakan. Apabila terdapat kondisi kurang prima, cek kembali jenis kerusakannya: apakah masih aman dan bisa diperbaiki.
  • Ketika rusaknya sudah terlalu parah, maka ada baiknya batalkan niat kamu untuk membelinya.

3. Hindari pelek Retak

  • Pada saat membeli pelek bekas, ada baiknya pilih yang tidak ada keretakan sama sekali. Biasanya keretakan ini terjadi di sisi center bore, penampang luar atau barrel, dan juga lubang baut.
  • Apabila ditemui keretakan halus, maka masih bisa diperbaiki dengan cara dilas. Namun, kondisi ini hanya bertahan sementara, dan untuk ke depannya kemungkinan pelek untuk kembali retak bisa saja terjadi.

4. Perhatikan Bibir Pelek

  • Selanjutnya jangan lupa untuk memerhatikan bagian bibir di setiap pelek. Apabila pemilik sebelumnya sering melewati jalan yang rusak dan bergelombang, bukan tidak mungkin pelek tersebut bisa menjadi penyok, juga rusak.
  • Maka dari itu, jangan sampai membeli pelek dengan kondisi yang sudah rusak atau penyok. Walapun masih bisa diperbaiki, namun tentunya butuh biaya yang cukup besar.

5. Cek Logo Pelek Mobil

  • Adanya sebuah logo yang menempel pada pelek adalah salah satu ciri untuk megetahui bahwa pelek masih dalam kondisi yang baik walaupun bekas.
  • Ketika logo yang menempel terdapat kerusakan, kemungkinan logo yang rusak itu menjadi tanda bahwa pelek pernah direparasi oleh pemilik sebelumnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Download Logo dan Tema Hari Lahir Pancasila 2026, Ini Makna dan Pedoman Resminya

Link Download Logo dan Tema Hari Lahir Pancasila 2026, Ini Makna dan Pedoman Resminya

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:03 WIB

Tren Pewarnaan Rambut Kini Lebih Personal, Teknik dan Analisa Jadi Prioritas

Tren Pewarnaan Rambut Kini Lebih Personal, Teknik dan Analisa Jadi Prioritas

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:59 WIB

Buat 'Makam Reformasi', Mahasiswa UI Tutup Logo Makara dengan Kain Putih

Buat 'Makam Reformasi', Mahasiswa UI Tutup Logo Makara dengan Kain Putih

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:29 WIB

Link Download Logo Hari Kebangkitan Nasional 2026 Resmi, Lengkap dengan Tema dan Filosofinya

Link Download Logo Hari Kebangkitan Nasional 2026 Resmi, Lengkap dengan Tema dan Filosofinya

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:08 WIB

Pedoman Hardiknas 2026: Tema, Logo, dan Susunan Upacara Sesuai Kemendikdasmen

Pedoman Hardiknas 2026: Tema, Logo, dan Susunan Upacara Sesuai Kemendikdasmen

Lifestyle | Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:47 WIB

Link Download Logo Hari Pendidikan Nasional 2026 Kemendikdasmen dan Maknanya

Link Download Logo Hari Pendidikan Nasional 2026 Kemendikdasmen dan Maknanya

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 10:37 WIB

Yoursay Class: Tak Sekadar Curhat, Ini Cara Menulis Opini Personal yang Relatable dan Berdampak

Yoursay Class: Tak Sekadar Curhat, Ini Cara Menulis Opini Personal yang Relatable dan Berdampak

Your Say | Rabu, 08 April 2026 | 10:39 WIB

Google Gemini Gantikan Assistant, Fitur Personal Intelligence Bikin AI Lebih Personal

Google Gemini Gantikan Assistant, Fitur Personal Intelligence Bikin AI Lebih Personal

Tekno | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:43 WIB

Bumi Resources Luncurkan Logo Baru, Tandai Babak Baru Transformasi Perseroan

Bumi Resources Luncurkan Logo Baru, Tandai Babak Baru Transformasi Perseroan

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:53 WIB

Personal Branding di Media Sosial: Ruang Ekspresi atau Mesin Eksploitasi Diri?

Personal Branding di Media Sosial: Ruang Ekspresi atau Mesin Eksploitasi Diri?

Your Say | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:55 WIB

Terkini

Terpopuler: SPBU Swasta Sepi, Mobil Listrik Mitsubishi Bisa Gantikan Genset

Terpopuler: SPBU Swasta Sepi, Mobil Listrik Mitsubishi Bisa Gantikan Genset

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:00 WIB

Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya

Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:00 WIB

4 Motor Brilian Suzuki yang Nggak Masuk Indonesia, padahal Bisa Bikin Kelas 150cc Bertekuk Lutut

4 Motor Brilian Suzuki yang Nggak Masuk Indonesia, padahal Bisa Bikin Kelas 150cc Bertekuk Lutut

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Daftar Harga Motor Matik Juni 2026 Setelah Alami Kenaikan Harga

Daftar Harga Motor Matik Juni 2026 Setelah Alami Kenaikan Harga

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:16 WIB

Nongol di Dealer, Mitsubishi Kenalkan Mobil Listrik dengan Harga Mirip BYD Atto 1

Nongol di Dealer, Mitsubishi Kenalkan Mobil Listrik dengan Harga Mirip BYD Atto 1

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:14 WIB

3 Mobil Mitsubishi Termurah tapi Belum Ketuaan: Mulai 90 Jutaan, Maticnya Jarang Masuk Bengkel

3 Mobil Mitsubishi Termurah tapi Belum Ketuaan: Mulai 90 Jutaan, Maticnya Jarang Masuk Bengkel

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:47 WIB

CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik

CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:55 WIB

BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam

BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:54 WIB

Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta

Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:46 WIB

Mobil Listrik Geely EX2 dari Kacamata Pengguna Perempuan

Mobil Listrik Geely EX2 dari Kacamata Pengguna Perempuan

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:10 WIB