Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Gemar Motoran, Ini Alasannya

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 13 September 2021 | 21:07 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Gemar Motoran, Ini Alasannya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berkeliling kota memakai motor Vespa kesayangannya di kawasan Krembangan, Kota Surabaya, Senin (13/9/2021) [FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya]

Suara.com - Beberapa saat lalu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjadi bintang tamu Suara.com dalam acara talk show tentang penanganan COVID-19 di Kota Pahlawan. Penuh antusias dan rasa haru, saat itu ia menuturkan betapa warganya lain dari biasa, sumbangan berdatangan dalam berbagai bentuk, mulai barang, uang, hingga tenaga relawan yang mencapai ribuan. Termasuk di antaranya menjadi driver ambulans.

Kekinian, seperti dikutip dari kantor berita Antara, Pak Walkot satu ini menyatakan bahwa ia tidak suka bekerja di belakang meja. Ia lebih suka turba alias turun ke bawah pakai sepeda motor.

"Jadi, saya senangnya turun ke bawah. Terus mengapa naik motor? Karena lebih cepat. Kalau naik mobil saya mungkin hanya dapat dua tempat. Akan tetapi kalau pakai motor bisa dapat banyak tempat. Dan ternyata naik motor enak. Eling (ingat) zaman masa SMA," kisah Arek Suroboyo kelahiran 27 Mei 1977 itu.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi [Foto: Antara]
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi [Foto: Antara]

Tidak heran bila setiap hari Eri Cahyadi keliling Kota Surabaya bersama Vespa kesayangannya. Contohnya Senin (13/9/2021), berdampingan dengan motor yang dikendarai sang istri, Ketua Tim Penggerak PKK Surabaya, Rini Indriyani, keduanya mengaspal ke Kecamatan Krembangan.

"Dengan cara ini saya berharap aspirasi masyarakat yang belum tertampung bisa segera dimengerti, sehingga langkah dan kebijakan yang harus diambil juga bisa lebih cepat," jelas Wali Kota Eri Cahyani seusai berkeliling kawasan Kecamatan Krembangan.

Setiap kali motoran keliling Surabaya, ia tak pernah bosan mendengarkan keluhan dan aspirasi warganya. Bahkan, jika ada warga yang membutuhkan langkah cepat dari Pemerintah Kota Surabaya, ia langsung membantunya.

Menurutnya, jajaran Pemkot Surabaya diminta gerak cepat dalam membantu warga. Bagi ayah dua anak itu, motoran menjadi cara efektif untuk menyerap aspirasi masyarakat, sehingga kebijakan yang diambil bisa lebih cepat.

Eri Cahyadi memberikan contoh bisa "ngantor" di kelurahan. Nah, dengan demikian, camat bisa keliling mendatangi Balai RW setiap hari. Begitu juga lurahnya dapat berkegiatan keliling Balai RT setiap harinya.

Ia pun berharap model-model pendekatan seperti ini juga dilakukan oleh jajaran Pemkot Surabaya.

baca juga

"Dari situlah ditarik aspirasi masyarakat, apa yang belum terpenuhi langsung dicarikan solusi untuk memenuhinya," jelas Eri Cahyadi.

Walau demikian, ia tidak mengharuskan para camat dan lurah itu untuk keliling menggunakan sepeda motor seperti dirinya.

"Terserah pakai motor atau mobil, yang paling penting adalah menyerap aspirasi masyarakat supaya bisa didengar oleh pejabat Pemkot Surabaya, sehingga langkah dan kebijakan juga bisa lebih cepat. Mari kita bersama-sama membahagiakan dan menyejahterakan warga Kota Surabaya," pungkas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Motor Baru dengan Harga Terjangkau di Indonesia: Ganteng ala Vespa, dari Hybrid hingga Listrik

6 Motor Baru dengan Harga Terjangkau di Indonesia: Ganteng ala Vespa, dari Hybrid hingga Listrik

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:01 WIB

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:00 WIB

Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma

Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 14:45 WIB

Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir

Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir

Video | Rabu, 10 Juni 2026 | 23:10 WIB

5 Rekomendasi Motor 'Support' Buat Pacaran Bareng Pasangan, Murah Meriah Sampai Irit Bensin

5 Rekomendasi Motor 'Support' Buat Pacaran Bareng Pasangan, Murah Meriah Sampai Irit Bensin

Otomotif | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:42 WIB

Vespa GTS Super Tech 250 Terbaru Meluncur di Indonesia Pakai Mesin HPE

Vespa GTS Super Tech 250 Terbaru Meluncur di Indonesia Pakai Mesin HPE

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:32 WIB

Vespa Rilis Edisi Terbatas 80 Tahun Bawa Warna Ikonik 1946

Vespa Rilis Edisi Terbatas 80 Tahun Bawa Warna Ikonik 1946

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:03 WIB

Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro

Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:15 WIB

Vespa 946 Horse Edisi Terbatas Masuk Indonesia, Harga Tembus Rp 288 Juta

Vespa 946 Horse Edisi Terbatas Masuk Indonesia, Harga Tembus Rp 288 Juta

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 13:15 WIB

7 Rekomendasi Motor Listrik Bergaya Retro Mirip Vespa, Cocok bagi Penyuka Klasik

7 Rekomendasi Motor Listrik Bergaya Retro Mirip Vespa, Cocok bagi Penyuka Klasik

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 08:02 WIB

Terkini

Pengobatan 'Nikah Batin', Kakek di Inhu Cabuli Wanita Bersuami Berulang Kali

Pengobatan 'Nikah Batin', Kakek di Inhu Cabuli Wanita Bersuami Berulang Kali

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:27 WIB

Gempa Bumi Jepang, Banyak Orang Masih Terjebak di Reruntuhan Aeon Mall Kumamoto

Gempa Bumi Jepang, Banyak Orang Masih Terjebak di Reruntuhan Aeon Mall Kumamoto

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:23 WIB

Profil Andi Tenri Walinonong, Ketua DPRD Bone Perempuan Pertama yang Viral Diduga Aniaya Staf

Profil Andi Tenri Walinonong, Ketua DPRD Bone Perempuan Pertama yang Viral Diduga Aniaya Staf

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:23 WIB

Imigrasi Sumut Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan

Imigrasi Sumut Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:18 WIB

Harga Pangan 29 Juli 2026: Cabai, Minyak Goreng, dan Telur Ayam Kompak Naik

Harga Pangan 29 Juli 2026: Cabai, Minyak Goreng, dan Telur Ayam Kompak Naik

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:14 WIB

Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Lawan Dianggap Lemah Justru Paling Bahaya

Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Lawan Dianggap Lemah Justru Paling Bahaya

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:13 WIB

Timnas Indonesia Bantai Kamboja di Piala AFF 2026, Kapten Persib Sampaikan Kritik

Timnas Indonesia Bantai Kamboja di Piala AFF 2026, Kapten Persib Sampaikan Kritik

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:11 WIB

Minta Generasi Berakhlak, tapi Tak Peduli Gurunya Hidup Serba Kekurangan

Minta Generasi Berakhlak, tapi Tak Peduli Gurunya Hidup Serba Kekurangan

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:10 WIB

7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari

7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:09 WIB

3 Rekomendasi Shade Bedak Tabur Viva untuk Kulit Sawo Matang, Hasil Natural dan Menyatu

3 Rekomendasi Shade Bedak Tabur Viva untuk Kulit Sawo Matang, Hasil Natural dan Menyatu

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:08 WIB

×