alexametrics

Elon Musk Puja-puji China, Diduga Demi Perbaiki Citra Negatif Tesla

Liberty Jemadu | Manuel Jeghesta Nainggolan
Elon Musk Puja-puji China, Diduga Demi Perbaiki Citra Negatif Tesla
Pendiri dan CEO Tesla Elon Musk saat memperkenalkan Tesla Cybertruck bertenaga baterai dalam launching di Tesla Design Center di Hawthorne, California, Amerika Serikat beberapa tahun lalu [AFP/Frederic J. Brown].

Elon Musk, bos Tesla, menyebut perusahaan otomotif China sebagai yang paling kompetitif di dunia.

Suara.com - Bos Tesla Elon Musk memuji para produsen mobil China sebagai yang paling kompetitif di dunia dalam sebuah sesi tanya jawab di sela-sela ajang Kongres Kendaraan Energi Baru Dunia yang digelar di Hainan, Tiongkok.

Musk disebut memuji-muji industri mobil listrik China dan beberapa media menyebut itu adalah upaya untuk memperbaiki citra Tesla di negara Tirai Bambu.

"Saya sangat menghormati para produsen mobil China karena mendorong perkembangan teknologi kendaraan listrik," kata Musk sembari menambahkan bahwa peranti lunak pabrikan mobil China termasuk yang terbaik di dunia dan diyakini akan mengubah industri otomotif masa depan.

China merupakan salah satu pasar Tesla di dunia dan perusahaan itu telah memiliki pabrik perakitan mobil sendiri di Shanghai yang dibangun serta mulai beroperasi pada 2019 silam. Di pabrik itu diproduksi Tesla Model 3 dan Tesla Model Y.

Baca Juga: Suzuki Gabung Toyota Kembangkan Kendaraan Listrik Komersial, Berlanjut di Indonesia?

Pada Agustus lalu Tesla menjual 44.264 unit mobil buatan China, termasuk 31.379 unit untuk pasar ekspor. Di Tiongkok, Tesla bertarung melawan merek lokal seperti Nio dan Xpeng.

Tetapi beberapa waktu terakhir, Tesla sedang menjadi sorotan karena masalah software yang memicu recall, layanan purnajual yang buruk, serta tudingan bahwa mobil-mobil Tesla mengirim data sensitif ke Amerika Serikat.

Selain itu, di mata publik Tiongkok citra Tesla juga sedang jelek. Salah satu kasus paling mencolok terjadi pada April lalu, ketika seorang perempuan yang mengaku sebagai konsumen Tesla memprotes masalah pada rem mobilnya di tengah-tengah pameran Shanghai Auto Show.

Video protes perempuan itu menyebar viral di media sosial dan warganet China menuding Tesla sebagai perusahaan Amerika yang sombong.

Baca Juga: Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang Diklaim Mampu Serap 1.100 Pekerja

Komentar