alexametrics

Jaga Ban Sepeda Motor Awet, Jangan Over Kapasitas Atau Kebanyakan Muatan

RR Ukirsari Manggalani
Jaga Ban Sepeda Motor Awet, Jangan Over Kapasitas Atau Kebanyakan Muatan
Ilustrasi jaga ban motor agar tetap awet. Salah satunya rajin memantau tekanan ban [Shutterstock].

Berikut adalah tips perawatan ban sepeda motor agar bisa tetap berfungsi optimal.

Suara.com - Saat mengaspal di jalan raya, terkadang kita temui pengguna sepeda motor yang sedemikian kreatif. Tunggangan dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga bisa mengangkut barang berbobot melebihi kapasitas. Jangan buru-buru ditiru, kondisi over kapasitas bisa mengancam keawetan ban.

Alih-alih kendaraan dimuati barang kebanyakan atau over kapasitas, ban sebagai salah satu komponen penting sepeda motor mesti dirawat. Ada relasi erat antara bobot sepeda motor dengan karet warna hitam ini.

Ilustrasi sepeda motor di Tanah Air (Shutterstock).
Ilustrasi sepeda motor di Tanah Air (Shutterstock).

"Pentingnya perawatan ban turut mendukung kenyamanan pemakaian sepeda motor dalam beraktivitas. Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam perawatannya, untuk itu kami memberikan sejumlah tips bagi pengguna sepeda motor," demikian wacana yang diberikan Muslian, Manager Service Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu).

Fungsi ban sepeda motor adalah menahan beban motor, penumpang dan pengendara. Kemudian memindahkan putaran menjadi gerakan maju.

Ban juga memiliki kemampuan atas kendaraan, kemampuan meredam getaran ketika kendaraan menerima momen saat berjalan, serta kemampuan menjaga dan mengubah arah kendaraan.

Baca Juga: Michelin: Ban Motor Tanpa Bungkus Plastik Aman Digunakan

Bila ban menerima beban melebihi standar kapasitas motor, maka konsekuensinya komponen ini bakal cepat rusak. Beban terlalu berat akan memberikan dampak negatif di bagian ini.

Berikut adalah tips perawatan ban sepeda motor dari Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers seperti diterima Suara.com.

Tips merawat ban sepeda motor:

1. Periksa tekanan udara

  • Tekanan udara harus diperiksa sesuai tipe motor, karena semakin tinggi kubikasi sepeda motor (cc), semakin besar pula bobot/berat si kendaraan. Tekanan udara setiap tipe motor dapat dilihat di buku manual service.

2. Permukaan ban

Baca Juga: Turunkan Risiko Kecelakaan, Simak Cara Cek Tekanan Angin pada Ban Motor

  • Cek permukaan ban jika terdapat kerikil atau benda tajam yang menyangkut di ban, agar terhindar dari kebocoran ban.

3. Menghindari permukaan jalan yang tidak rata

  • Usahakan untuk menghindari jalan yang tidak rata agar terhindar dari kebocoran ban.

4. Over kapasitas

  • Usahakan beban tidak melebihi standar kapasitas motor tersebut. Karena ban akan cepat rusak jika beban terlalu berat.

5. Pengereman

  • Disarankan saat melakukan pengereman tidak terlalu dekat dengan titik pemberhentian atau stop karena jika terlalu dekat akan mengakibatkan ban motor terjadi selip.

6. Disarankan menggunakan nitrogen

  • Karena tekanan yang ada di nitrogen lebih stabil dan tidak terlalu cepat memuai jika dibandingkan dengan angin biasa.

Komentar