4 Penyebab Kampas Rem Motor Cepat Habis, Disebut Terakhir Sering Luput dari Perhatian

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 25 September 2021 | 17:00 WIB
4 Penyebab Kampas Rem Motor Cepat Habis, Disebut Terakhir Sering Luput dari Perhatian
Mengaspal di jalan raya dengan kondisi permukaan mulus dan tidak banyak dijumpai turunan atau tanjakan ekstrem. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Mobilitas kita semakin dipermudah dengan hadirnya berbagai alat transportasi. Salah satunya adalah sepeda motor. Namun yang perlu diingat keselamatan berkendara harus tetap nomor satu.

Salah satu komponen penting keselamatan dalam sepeda motor yang tidak boleh diabaikan yaitu rem. Komponen keselamatan ini wajib diperhatikan saat akan mengendarai sepeda motor.

Sekarang ini banyak para rider mengeluhkan usia rem yang singkat. Rem yang baru dipasang beberapa waktu sudah habis dan harus diganti lagi.

Mekanik tengah mengganti kamps rem dan memeriksa piringan rem. Sebagai ilustrasi [Envato Elements/davidpereiras].
Mekanik tengah mengganti kamps rem dan memeriksa piringan rem. Sebagai ilustrasi [Envato Elements/davidpereiras].

Apa saja yang membuat kampas rem menjadi cepat habis?

Berikut beberapa faktor penyebabnya seperti dikutip dari Wahana Honda. Mulai kapasitas motor hingga pemilihan jalan saat berkendara memiliki pengaruh.

Berikut selengkapnya, empat empat hal yang membuat kampas sepeda motor cepat habis:

1. Ketebalan rem yang berbeda

  • Fakta unik muncul dari produsen rem. Ketebalan rem baru dengan yang lama ternyata mengalami perubahan. Tidak heran jika ternyata para rider mengeluhkan kampas rem yang cepat habis. Salah satu yang bikin cepat habis karena ketebalan kampas berbeda.
  • Contohnya, tebal kampas motor bebek keluaran lama terlihat lebih tebal dari kampas motor matik baru.
  • Usut punya usut ternyata memang ketebalan kampas rem sekarang dan sebelumnya mengalami perubahan. Dahulu rem mempunyai ketebalan 7 mm, tapi sekarang ketebalan rem hanya 5,5 mm. Ada perubahan ketebalan rem 1,5 mm.

2. Kondisi jalan

  • Kondisi jalan ternyata berhubungan dengan semakin cepatnya kampas rem habis. Hal ini sangat beralasan karena kondisi jalan yang semakin padat memungkinkan pengendara semakin sering menarik atau menginjak tuas rem.
  • Kondisi jalanan yang menanjak atau menurun juga membuat rem semakin cepat habis.

3. Kapasitas mesin motor

baca juga
  • Kapasitas mesin tentu berpengaruh dengan usia pakai rem. Semakin besar kapasitas mesin maka akan semakin besar dimensi motor yang diusungnya. Hal ini menjadikan beban pengereman juga meningkat. Oleh karena itu, tidak heran jika sekarang ini banyak produsen yang memproduksi motor berkapasitas mesin yang lebih besar akan berdampak semakin boros kampas rem yang dipakai.

4. Gaya berkendara

  • Untuk yang satu ini adalah alasan relatif kampas rem cepat habis. Gaya berkendara para rider, terutama anak-anak muda yang sering kali memacu motor kesayangannya dengan cepat dan melakukan pengereman mendadak akan membuat gesekan rem dan piringan cakram bekerja lebih keras.
  • Selain kecepatan, muatan juga memiliki pengaruh terhadap usia pakai rem. Beban yang semakin berat akan membuat kerja rem menjadi lebih berat pula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Standar Keamanan Mobil Ternyata Belum Ramah Perempuan Risiko Cedera Jauh Lebih Tinggi

Standar Keamanan Mobil Ternyata Belum Ramah Perempuan Risiko Cedera Jauh Lebih Tinggi

Otomotif | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:40 WIB

Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang

Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:45 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB

Awe-Awe Kedua dari Balik Pohon Tua di Tikungan Gumitir

Awe-Awe Kedua dari Balik Pohon Tua di Tikungan Gumitir

Your Say | Minggu, 26 April 2026 | 11:15 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

6 Fakta Sepeda Motor Listrik untuk Pengadaan Program MBG, Jumlahnya 21 Ribu

6 Fakta Sepeda Motor Listrik untuk Pengadaan Program MBG, Jumlahnya 21 Ribu

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:29 WIB

Spesifikasi Emmo JVX GT dan Emmo JVH Max, Sepeda Motor Listrik Elit Rp50 Jutaan

Spesifikasi Emmo JVX GT dan Emmo JVH Max, Sepeda Motor Listrik Elit Rp50 Jutaan

Otomotif | Selasa, 07 April 2026 | 13:24 WIB

Skandal Airbag Ilegal Asal China Renggut Sepuluh Nyawa Pengguna Mobil di Amerika Serikat

Skandal Airbag Ilegal Asal China Renggut Sepuluh Nyawa Pengguna Mobil di Amerika Serikat

Otomotif | Selasa, 07 April 2026 | 12:59 WIB

5 Penyebab Rantai Motor Mengendur yang Sering Diabaikan Pengendara

5 Penyebab Rantai Motor Mengendur yang Sering Diabaikan Pengendara

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:44 WIB

Daftar Komponen Motor yang Wajib Diperiksa Setelah Libur Lebaran

Daftar Komponen Motor yang Wajib Diperiksa Setelah Libur Lebaran

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27 WIB

Terkini

Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja

Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:35 WIB

Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai

Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?

Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:02 WIB

Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer

Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa

3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:10 WIB

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:00 WIB

Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C

Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:21 WIB

KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:59 WIB

Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'

Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:48 WIB

×