alexametrics

Toyota Jadi Merek Otomotif Paling Bernilai, Tesla Paling Meroket

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Toyota Jadi Merek Otomotif Paling Bernilai, Tesla Paling Meroket
Logo Toyota [Shutterstock]

Pertumbuhan yang dicapai Tesla tembus 100 persen, bahkan mendekati 200 persen.

Suara.com - Firma konsultan global Interbrand baru saja merilis daftar merek global paling berharga 2021.

Berdasarkan daftar Best Global Brands yang diumumkan, Toyota menjadi perusahaan otomotif paling bernilai dengan nilai brand 54.107 miliar Amerika Serikat (AS).

Sementara itu Mercedes-Benz mengikuti di belakang dengan nilai 50.866 miliar AS, diikuti BMW di posisi ketiga senilai 41.631 miliar AS, Tesla 36.270 miliar AS, dan Honda 21.315 miliar AS.

Melansir Paultan, Tesla mencatat pertumbuhan pesat sebesar 184 persen. Nilai merek dari perusahaan asal Amerika Serikat ini meningkat tiga kali lipat dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Sistem Baru dari Hyundai Bantu Mobil Bergerak ke Samping dan Berputar di Tempat

Dengan pencapaian ini, Tesla berada jauh di depan Audi, Porsche dan Ferrari. Sedangkan Hyundai merosot ke posisi keenam dalam peringkat mobil dengan nilai merek 15.168 miliar AS.

Logo Tesla. [Shutterstock]
Logo Tesla. [Shutterstock]

Jejak Hyundai diikuti oleh Audi dengan nilai merek 13.474 miliar AS, Volkswagen 13.423 miliar AS, dan Ford 13.423 miliar AS. Porsche melengkapi 10 peringkat teratas dengan nilai merek 11.739 miliar AS.

Secara keseluruhan, Toyota berada di peringkat ketujuh, dengan Apple berada di posisi pertama, diikuti Amazon dan Microsoft.

Google berada di posisi keempat, diikuti Samsung dan Coca-Cola di posisi kelima dan keenam.

Dalam melakukan penilaian, Interbrand melihat tiga komponen utama yang berkontribusi pada nilai kumulatif merek, kinerja keuangan produk dan layanan bermerek serta peran yang dimainkan merek dalam memengaruhi pilihan pelanggan, dan kekuatan yang dimiliki merek untuk memberikan harga premium atau mengamankan pendapatan bagi perusahaan.

Baca Juga: Nilai Saham Tesla Tembus Satu Triliun Dolar, Elon Musk Kantongi Banyak Keuntungan

Komentar