Banyak Produsen Kendaraan Pindah Haluan Tak Lagi Bikin Mobil Kecil Murah, Ini Alasannya

Rabu, 03 November 2021 | 12:08 WIB
Banyak Produsen Kendaraan Pindah Haluan Tak Lagi Bikin Mobil Kecil Murah, Ini Alasannya
Fiat 500L sebagai ilustrasi mobil kecil [Shutterstock/Dong Liu]

Suara.com - Mobil berdimensi kecil dengan harga murah sempat menjadi primadona. Namun belakangan, pabrikan otomotif mulai beralih berhenti memproduksi model ini.

Menurut Mat Watson dari CarWow, lima tahun lalu, satu dari lima mobil yang dijual di Amerika Serikat berharga di bawah 20.000 dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 280 juta. Saat ini, hanya satu dari sepuluh yang memiliki banderol di bawah 20.000 dolar AS.

Kekinian, sebagian besar produsen mobil menyingkirkan model yang lebih murah di lini produksi mereka.

Ilustrasi Ford Fiesta 2016. [Shutterstock]
Ilustrasi Ford Fiesta [Shutterstock]

Misalnya, Skoda menyingkirkan CitiGo yang lebih terjangkau, Citroen C1, Peugeot 108, Ford Fiesta, dan Fiat Panda atau versi bensin dari Fiat 500. Seluruhnya dicoret dari produksi. Produsen mobil mengganti mobil bensin kecil buatan mereka dengan produk versi listrik.

Namun masalahnya biaya pengembangan kendaraan listrik (EV) tidak semurah mobil konvensional.

"Margin keuntungan pada mobil kecil dengan harga terjangkau sangat kecil," ungkap Mat Watson, seperti dikutip dari Autoevolution.

Ia juga mencatat sebagian besar produsen menjauh dari mobil murah karena mereka lebih tertarik menjual SUV yang lebih menguntungkan. Misalnya, Ford menjual delapan SUV, tujuh truk pikap, dan banyak kendaraan hibrida dan listrik.

Sementara untuk mobil dengan mesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE) Ford hanya menjual Ford Mustang. Dan model ini tidak bisa digunakan dengan nyaman di jalan-jalan sempit di perkotaan Eropa.

Fenomena serupa juga dapat terlihat di jalan Amerika Serikat. Di mana sebagian besar pembuat mobil berhenti memasarkan mobil dengan harga terjangkau.

Baca Juga: Aturan Uji Emisi DKI Jakarta Dinilai Pakar Otomotif Sebagai Tahapan Menuju Standar Euro 4

Ford menghentikan Fiesta, dan Chevrolet hanya menjual Spark sebagai kendaraan entry-level dengan harga 13.400 dolar Amerika Serikat (AS).

Bodi dan kabin Chevrolet Spark dimodifikasi batik. [Chevrolet]
Chevrolet Spark sebagai ilustrasi [Chevrolet]

"Sepuluh tahun lalu, tujuh persen mobil terjual adalah SUV. Saat ini, setengah dari mobil yang dijual SUV," paparnya.

Watson juga percaya mobil murah semakin tersingkirkan karena aturan emisi karbon.

Sebagian akan berpikir kendaraan kecil menghasilkan lebih sedikit karbon dioksida, karena bobot ringkas dan menggunakan mesin kecil.

Pada akhirnya, ini mendorong pembuat mobil untuk membangun mobil dengan target lebih mudah. Yaitu berbobot lebih berat.

"Akhirnya konsumen dengan penghasilan menengah dan pembeli mobil pertama harus mencari mobil dengan harga terjangkau di pasar mobil bekas. Hal ini mendorong harga di segmen itu lebih tinggi," kata Watson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI