alexametrics

Xpander, Avanza, Xenia, dan Ertiga Baru Diluncurkan, Pasar Low MPV Semakin Kompetitif

Liberty Jemadu
Xpander, Avanza, Xenia, dan Ertiga Baru Diluncurkan, Pasar Low MPV Semakin Kompetitif
Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Susumu Matsuda (tengah), bersama Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono (kiri), dan Wakil Presiden Direktur TAM Henry Tanoto (kanan) saat meluncurkan All New Veloz dan All New Avanza, di Jakarta, Rabu (10/10/2021). [Antara]

Pada pekan ini segmen Low MPV diserbu beberapa jagoan baru, seperti Xpander, Avanza, Xenia, dan Ertiga. Berlomba jadi bintang di GIIAS 2021.

Suara.com - Pasar mobil di kelas Low Multi Purpose Vehicle (Low MPV) dinilai akan semakin baik dan kompetitif dengan hadirnya berbagai produk baru pada segmen ini menjelang akhir tahun 2021, terutama di sekitar pameran GIIAS 2021 yang digelar selama 11 - 21 November ini.

Pada pekan ini, Mitsubishi memperkenalkan New Xpander dengan wajah dan transmisi baru. Masih di pekan yang sama, Toyota meluncurkan Avanza. Sementara di GIIAS 2021, giliran Daihatsu Xenia dan Suzuki Ertiga baru yang mencuri panggung.

Direktur Sales & Marketing Division PT MMKSI, Tetsuhiro Tsuchida, mengatakan konsumen akan memilih produk terbaik, sehingga hadirnya banyak mobil baru akan menciptakan persaingan yang positif bagi para pabrikan dalam mengembangkan produknya.

"Kami misalnya, melakukan berbagai penelitian tentang kebutuhan konsumen sebelum menghadirkan Xpander, sehingga hasilnya matang dan kami bisa memberikan produk yang value for money untuk konsumen," kata Tsuchida kepada wartawan, Jumat.

Baca Juga: Pemilik Suzuki Ertiga Sport Bisa Diubah Jadi Versi FF, Segini Biayanya

Head of Sales & Dealer Management Region 3 MMKSI, Ilham Iranda, berpendapat bahwa pasar Low MPV yang menjadi arena pertarungan Xpander dengan kompetitornya, akan tetap berkembang pada tahun 2022.

Menurut dia, MMKSI justru mendapatkan kenaikan pangsa pasar di tengah pandemi, yakni model Xpander yang kontribusi 32 persen. "Ini luar biasa, jadi ini segmen yang masih baik. Kami optimistis pasar Low MPV akan tetap besar."

Di sisi lain, insentif Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) merupakan dorongan sekaligus tantangan bagi produsen otomotif. Insentif itu memberikan keuntungan karena mendorong daya beli masyarakat, namun kelak menjadi tantangan apabila kebijakan itu dihapus pada tahun depan.

Jika insentif PPnBM tidak dilanjutkan, MMKSI menyiapkan siasat untuk merangsang daya beli konsumen melalui paket pembiayaan serta memperkokoh layanan purna jual.

"Kami mempermudah konsumen dengan paket pembiayaan, memperkuat program aftersales sehingga benefit fokus untuk konsumen," kata Mukhamad Arwani selaku Deputy Group Head Sales & Marketing Division MMKSI. [Antara]

Baca Juga: Daihatsu All New Xenia Meluncur di GIIAS 2021

Komentar