alexametrics

Cara Unik Penonton Lihat Aksi Pembalap di Sirkuit Mandalika Tanpa Perlu Beli Tiket, Kocak!

Yasinta Rahmawati | Gagah Radhitya Widiaseno
Cara Unik Penonton Lihat Aksi Pembalap di Sirkuit Mandalika Tanpa Perlu Beli Tiket, Kocak!
Sejumlah penonton berada di tribun sisi barat sirkuit untuk menonton gelaran balap motor Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) di Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (13/11/2021). [ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi]

Ide masyarakat Indonesia nonton pembalap di Sirkuit Mandalika memang kreatif habis. Tapi jangan ditiru ya, karena membahayakan keselamatan.

Suara.com - Antusiasme masyarakat Indonesia tentang gelaran WSBK 2021 dan MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika cukup tinggi.

Beberapa dari mereka sudah membeli tiket untuk menonton aksi pembalap secara langsung di Sirkuit Mandalika.

Sebelum gelaran WSBK yang digelar pada tanggal 19-21 November mendatang, Sirkuit Mandalika mengadakan balap Asia Talent Cup (ATC).

Gelaran ini digelar mulai Sabtu (13/11/2021). Animo penonton pun cukup tinggi. Bahkan beberapa dari mereka justru rela nonton di tempat yang membahayakan keselamatannya.

Baca Juga: Bamsoet: Presiden Jokowi Dorong Sean Gelael Ikuti Balap Formula E di Jakarta

Hal ini terlihat dalam sebuah unggahan akun Instagram @agoez_bandz4 dan kemudian viral di media sosial.

Dalam unggahannya tersebut, terlihat beberapa penonton duduk di atas pohon yang berada di luar Sirkuit Mandalika.

Masyarakat menonton aksi para pembalap di Sirkuit Mandalika dengan cara memanjat di atas pohon (Instagram)
Masyarakat menonton aksi para pembalap di Sirkuit Mandalika dengan cara memanjat di atas pohon (Instagram)

Mereka memilih menonton di luar diduga lantaran tidak mau membeli tiket.

Mereka rela mengorbankan nyawanya sendiri demi melihat aksi pembalap secara langsung secara gratis tanpa perlu beli tiket.

Potret ini pun mengundang reaksi warganet di kolom komentar.

Baca Juga: Sean Gelael: Mandalika, Sirkuit Kelas Dunia

"Pohon kelapa sdh ada yg boking," tulis @pandu_ker***.

"Tribun kearifan local," timpal @gd_sam***.

"Manfaatkan mumpung msih ada pohonnya," celetuk @sayaz***.

"Dalam 1 tahun ke depan mungkin sekitar sirkuit akan banyak pohon tinggi bahkan mungkin rumah pohon," tutur @santosonu***.

Komentar