Kondang sebagai Pembuat Senapan AK-47, Kalashnikov Kini Siap Ikutan Bikin Mobil Elektrik

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 24 November 2021 | 15:45 WIB
Kondang sebagai Pembuat Senapan AK-47, Kalashnikov Kini Siap Ikutan Bikin Mobil Elektrik
Mobil elektrik Kalashnikov. (carscoops.com)

Suara.com - Kalashnikov selama ini dikenal sebagai produsen senjata, termasuk AK-47 yang cukup legendaris di kalangan penggemar militer.

Tak cuma itu, rupanya perusahaan yang kondang sejak jaman Uni Soviet masih berdiri ini belakangan santer disebut akan masuk ke industri otomotif.

Dilansir dari Carscoops, pabrikan asal Rusia ini sedang mematangkan langkah untuk memproduksi kendaraan elektrik unik.

Bukan langkah dadakan, gelagat manuver Kalashnikov tersebut mulai terendus saat mereka pamer kendaraan empat pintu Kalashnikov Izh UV-4 yang muncul pertama kali pada tahun 2018 dalam bentuk prototipe.

Serangkaian gambar paten yang muncul baru-baru ini mengisyaratkan kemungkinan versi produksi, di samping versi dua pintu yang lebih ringkas dengan tiga roda.

Mobil elektrik Kalashnikov. (carscoops.com)
Mobil elektrik Kalashnikov. (carscoops.com)

Sejarah Kalashnikov dengan mobil listrik dimulai pada 2018 ketika perusahaan mempresentasikan kendaraan bergaya retro Electric CV-1 Concept.

Terkait hal ini, juru bicara menyatakan minatnya untuk bersaing dengan Tesla. Prototipe listrik Izh UV-4 menyusul kemudian di tahun yang sama, dengan varian taksi yang memulai debutnya di acara 2019 di Moskow.

Gambar terbaru yang muncul di kantor paten Rusia mengungkapkan bahwa UV-4 tidak banyak berubah, mempertahankan bentuk aneh yang membuatnya terlihat seperti Renault Twizy kebesaran, roda terbuka, dan pintu bergaya militer.

Kendaraan ini memiliki tapak kecil berukuran panjang 3,4 m, lebar 1,5 m, dan tinggi 1,7 m.

baca juga

Peralatan diharapkan menjadi dasar tetapi masih akan mencakup AC, pemanas, kluster instrumen digital, layar infotainment, dan suspensi yang dapat disesuaikan.

Perusahaan ini mengklaim bahwa kendaraan tersebut punya output daya hingga 67 hp (50 kW / 68 PS) yang memungkinkan kecepatan tertinggi 80 km/jam. Kecepatan ini bisa ditempuh berkat bobot rendah 650 kg.

Kalashnikov tidak mengungkapkan angka untuk baterai, tetapi pada tahun 2019, mereka mengklaim bahwa alat penyimpan tenaga ini cukup untuk berpergian sejauh 150 km.

Kelebihan lainnya adalah  rancangan yang meminimalisir terjadinya ledakan jika terjadi kecelakaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitsubishi Hadirkan Mobil Listrik di IEMS 2021, Ini Spesifikasi Dua Andalannya

Mitsubishi Hadirkan Mobil Listrik di IEMS 2021, Ini Spesifikasi Dua Andalannya

Otomotif | Rabu, 24 November 2021 | 14:31 WIB

4 Mitos Perawatan Aki yang Masih Sering Dilakukan

4 Mitos Perawatan Aki yang Masih Sering Dilakukan

Otomotif | Rabu, 24 November 2021 | 13:46 WIB

Mitsubishi Pamerkan Dua Mobil Listrik di Ajang IEMS 2021

Mitsubishi Pamerkan Dua Mobil Listrik di Ajang IEMS 2021

Otomotif | Rabu, 24 November 2021 | 13:24 WIB

Terkini

TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan

TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:43 WIB

Helm Canggih Ini Bisa Deteksi Pengendara Ngantuk, Teknologi atau Gangguan?

Helm Canggih Ini Bisa Deteksi Pengendara Ngantuk, Teknologi atau Gangguan?

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:43 WIB

Reinkarnasi Nissan Juke Pakai Mesin 1300cc Turbo? Begini Bocorannya

Reinkarnasi Nissan Juke Pakai Mesin 1300cc Turbo? Begini Bocorannya

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:33 WIB

Jauhi Cicilan, Ini 4 Motor Rare Kawasaki Cocok untuk Pelajar Stylish tapi Low Budget Mulai 4 Jutaan

Jauhi Cicilan, Ini 4 Motor Rare Kawasaki Cocok untuk Pelajar Stylish tapi Low Budget Mulai 4 Jutaan

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:40 WIB

Skutik Urban Premium hingga Adventure, Indomobil Rilis QT dan Tyranno X di Solo

Skutik Urban Premium hingga Adventure, Indomobil Rilis QT dan Tyranno X di Solo

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:09 WIB

Terpopuler: 5 Motor Bekas Anti Culun untuk Pelajar, Fitur Andalan Honda Super-N

Terpopuler: 5 Motor Bekas Anti Culun untuk Pelajar, Fitur Andalan Honda Super-N

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:50 WIB

Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan

Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 18:50 WIB

Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen

Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 16:35 WIB

Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru

Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 14:50 WIB

Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar

Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 14:22 WIB