Mulai Jarang Dipasang di Mobil, Ini Beberapa Kelebihan Pelek Kaleng

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 22 Desember 2021 | 17:13 WIB
Mulai Jarang Dipasang di Mobil, Ini Beberapa Kelebihan Pelek Kaleng
Ilustrasi pelek mobil [Shutterstock]

Suara.com - Saat ini, penggunaan pelek kaleng sudah mulai jarang ditemukan untuk mobil-mobil pribadi. Pabrikan mobil hingga pabrikan pelek mobil aftermarket saat ini lebih mengutamakan memproduksi pelek alloy atau biasanya disebut sebagai pelek racing.

Biasanya pelek kaleng digunakan untuk jenis mobil varian terendah atau untuk kendaraan kategori niaga.

Walaupun pelek kaleng memiliki beberapa kekurangan dibandingkan pelek alloy, namun ada pula kelebihannya.

HSR Wheel membuka diler baru di pemungkas 2021. Mulai pelek hingga lowering kit tersedia [HSR Wheel].
HSR Wheel yang menyediakan pelek racing atau pelek alloy [HSR Wheel].

Berikut beberapa kelebihan pelek kaleng seperti dikutip dari HSR Wheel:

Biaya Reparasi Lebih Murah

Pelek alloy memang memiliki kelebihan di konstruksi yang lebih kokoh dan kuat karena penggunaan bahan campuran.

Sedangkan pelek kaleng memang cenderung lebih lentur dan mudah penyok. Namun pelek alloy juga tergantung dari kualitas produksinya, pelek alloy sendiri bisa menjadi lebih mudah retak apabila terkena benturan yang sangat keras. Sementara pelek kaleng hanya akan penyok dan tidak sampai retak.

Apabila sama-sama rusak seperti ini, maka pelek kaleng lebih mudah, sekaligus lebih murah saat harus diperbaiki. Jika dibandingkan pelek alloy yang memakan biaya lebih mahal.

Bobot Pelek

Perbedaan selanjutnya ada pada bobot pelek itu sendiri. Pelek kaleng lebih berat dibandingkan pelek alloy untuk diameter yang sama. Dan ketika mobil menggunakan pelek kaleng, maka mobil akan butuh tenaga yang lebih saat dikendarai.

baca juga

Namun, karena bobot ini, pelek kaleng sering dianggap lebih kuat saat digunakan pada mobil pengangkut barang berat. Meski kenyataannya pelek alloy tidak kalah asalkan punya load rating cukup mumpuni.

Harga

Saat ini harga pelek kaleng diameter 15 inchi berkisar Rp 1,2 juta per pelek. Dibandingkan pelek alloy, pelek kaleng memiliki harga 20 persen lebih murah di pasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Otoproject Rilis Aksesoris BYD Atto 1 Bikin Tampilan Makin Sporty

Otoproject Rilis Aksesoris BYD Atto 1 Bikin Tampilan Makin Sporty

Otomotif | Minggu, 14 Desember 2025 | 08:46 WIB

One3 Motoshop Buka Peluang Pebisnis Aftermartket di IMHAX 2025

One3 Motoshop Buka Peluang Pebisnis Aftermartket di IMHAX 2025

Otomotif | Sabtu, 15 November 2025 | 06:12 WIB

Suku Cadang Asli vs Aftermarket: Perang Harga Bikin Pusing, Mana Lebih Untung?

Suku Cadang Asli vs Aftermarket: Perang Harga Bikin Pusing, Mana Lebih Untung?

Otomotif | Selasa, 29 Juli 2025 | 13:16 WIB

Mengapa Spion Motor Standar "Melebar" seperti Sayap? Terungkap Ini Alasannya

Mengapa Spion Motor Standar "Melebar" seperti Sayap? Terungkap Ini Alasannya

Otomotif | Senin, 14 April 2025 | 18:51 WIB

Parjo 2024 Siap Digelar Agustus, Manjakan Para Penghobi Otomotif

Parjo 2024 Siap Digelar Agustus, Manjakan Para Penghobi Otomotif

Otomotif | Senin, 12 Agustus 2024 | 10:29 WIB

Knalpot Buatan UMKM Jadi Unggulan, Perlu Regulasi SNI Agar Mendunia

Knalpot Buatan UMKM Jadi Unggulan, Perlu Regulasi SNI Agar Mendunia

Otomotif | Selasa, 26 Maret 2024 | 15:29 WIB

Surga Baru Bagi Pecinta Aksesoris Aftermarket Mobil Hadir di Bandung

Surga Baru Bagi Pecinta Aksesoris Aftermarket Mobil Hadir di Bandung

Otomotif | Minggu, 17 Maret 2024 | 11:14 WIB

Kisah Epic Selembar Lap Salon Mobil Bagi Robby Kurnia dan Autoglaze

Kisah Epic Selembar Lap Salon Mobil Bagi Robby Kurnia dan Autoglaze

Otomotif | Rabu, 06 Maret 2024 | 16:03 WIB

Kemenperin Apresiasi NMAA yang Bertarung di Pameran Modifikasi Jepang

Kemenperin Apresiasi NMAA yang Bertarung di Pameran Modifikasi Jepang

Otomotif | Senin, 12 Februari 2024 | 01:05 WIB

Mengenal Jenis Spare Part: Apa Bedanya Orisinil, Aftermarket dan KW?

Mengenal Jenis Spare Part: Apa Bedanya Orisinil, Aftermarket dan KW?

Otomotif | Kamis, 25 Januari 2024 | 16:58 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×