Pada 2022, Dishub Kota Malang Akan Tambah Titik Parkir Elektronik

Rabu, 29 Desember 2021 | 18:23 WIB
Pada 2022, Dishub Kota Malang Akan Tambah Titik Parkir Elektronik
Pengunjung mempergunakan fasilitas parkir digital yang dipasang di depan Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Senin (4/1/2021)[ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto]

Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Jawa Timur, akan menambah titik-titik penerapan parkir elektronik (e-parking) dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Dikutip dari kantor berita Antara, Kepala Dishub Kota Malang, Heru Mulyono di Kota Malang, Rabu (29/12/2021) menyebutkan untuk 2022, secara keseluruhan akan ada empat titik baru yang menerapkan e-parking. Saat ini sudah ada satu titik memberlakukan skema ini.

"Mulai beroperasi 2022, ada titik lain yang akan ditambah. Kami sudah pasang dan secara keseluruhan ada empat titik (baru)," jelas Heru Mulyono.

Parkir elektronik di kawasan Harmoni, Jakarta, Selasa (19/12).
Parkir elektronik di kawasan Harmoni, Jakarta, Selasa (19/12). Sebagai ilustrasi [Suara.com].

Ia menjelaskan, empat titik baru yang akan menerapkan skema e-parking adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang, Perkantoran Terpadu Kota Malang, Gedung Kartini dan Mini Blok Office yang ada di belakang Balai Kota Malang.

Saat ini, baru ada satu titik yang menerapkan skema parkir elektronik yakni di kawasan Stadion Gajayana, Kota Malang.

Menurutnya, penerapan skema e-parking sudah dilakukan uji coba pada Perkantoran Terpadu Kota Malang yang berada di Jalan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang itu. Dari hasil uji coba selama satu hari, retribusi parkir yang diterima mengalami peningkatan.

"Untuk di Perkantoran Terpadu sudah dilakukan uji coba sebentar. Untuk satu hari yang biasanya retribusi sebesar Rp 200 ribu, naik menjadi Rp 400 ribu," urai Heru Mulyono.

Ia menambahkan, pada 2022 target retribusi parkir yang berasal dari skema e-parking tadi ditargetkan untuk menambah PAD sebesar Rp 4 miliar. Pada 2021, target PAD dari retribusi e-parking ditetapkan sebesar Rp 1,8 miliar.

Sementara terkait dengan rencana penerapan parkir vertikal di belakang Balai Kota Malang, untuk sementara ini masih tertunda. Hal itu dikarenakan proses untuk menyiapkan lahan parkir vertikal masih berjalan.

Baca Juga: Kemacetan Rantai Pasokan Berkurang, Produk Industri Otomotif Jepang Melonjak Bulan Lalu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI