facebook

Cari Alternatif Motor Listrik, Yamaha dan Kawasaki Berkoalisi Kembangkan Mesin Hidrogen

Cesar Uji Tawakal
Cari Alternatif Motor Listrik, Yamaha dan Kawasaki Berkoalisi Kembangkan Mesin Hidrogen
Yamaha MT-09 memiliki desain lebih ramping dan lebih agresif dari sebelumnya [RideApart].

Kedua pabrikan motor ini sedang bersiap untuk mengembangkan motor berbahan bakar hidrogen.

Suara.com - Gencarnya program anti bahan bakar minyak pada kendaraan, khususnya motor membuat para pabrikan motor memeras otak.

Tak cuma itu, mereka bahkan rela mengesampingkan persaingan sejenak demi mengembangkan motor dengan bahan bakar jenis baru.

Setidaknya itulah yang dilakukan oleh Yamaha dan Kawasaki. Dilansir dari Rideapart, kedua pabrikan motor kencang dari Jepang ini berencana untuk berkoalisi untuk mengembangkan motor berbahan bakar hidrogen.

Berbeda dari koalisi Ducati-Porsche yang mengarahkan pengembangan ke biofuel, kedua pabrikan Jepang ini mengisyaratkan bahwa motor berbahan bakar hidrogen adalah solusi tepat untuk masa depan.

Baca Juga: Duh! Motor Inem Penyapu Jalan di Medan Dicuri, Polisi Turun Tangan

Pengembangan teknologi ini juga mengisyaratkan bahwa motor listrik cuma akan menjadi batu loncatan sampai ditemukannya bahan bakar yang paling fungsional untuk kendaraan.

Motor tiga roda Kawasaki. (MCN)
Motor tiga roda Kawasaki. (MCN)

Kawasaki telah lama melihat hidrogen sebagai bahan bakar alternatif, bahkan pengembangannya sudah lama dilakukan oleh Kawasaki Heavy Industries, pada jajaran kendaraan berat yang belum mencakup sepeda motor.

Kendaraan yang sudah mengimplementasikan bahan bakar hidrogen antara lain adalah alat transportasi air, alat berat, dan masih banyak lagi.

Kedua pabrikan ini bekerja sama demi menyambut tahun 2050 bebas karbon.

Selain duet Kawasaki dan Yamaha, Honda serta Suzuki juga sedang melakukan eksplorasi bahan bakar alternatif yang bisa dikembangkan seiring dengan elektrifikasi kendaraan.

Baca Juga: Mangkrak Selama 23 Tahun, Motor Suzuki Terjual dengan Harga Setara Pajero Sport

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar