Ini Penjelasan Mengapa Rider MotoGP Lebih Andalkan Rem Depan

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Senin, 21 Februari 2022 | 13:10 WIB
Ini Penjelasan Mengapa Rider MotoGP Lebih Andalkan Rem Depan
Rider Repsol Honda, Marc Marquez dan Aleix Espargaro (Aprilia) saat menjalani sesi latihan bebas MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, 27 Oktober 2019. Sebagai ilustrasi melahap tikungan pakai motor balap spek MotoGP [AFP/William West].

Suara.com - Sistem pengereman pada MotoGP tidak sama seperti sepeda motor mainstream yang dikenal umum.

Bila sepeda motor mainstream lebih dominan memakai rem belakang, motor prototype di arena balap seperti dijumpai di MotoGP justru dominan menggunakan rem depan.

Seperti dikutip dari WahanaHonda, penggunaan rem depan dirancang untuk menghindari kemungkinan roda belakang mengunci saat pengereman berat.

Biasanya saat memasuki tingkungan, seorang rider melakukan trail brake. Yaitu sebuah situasi di mana penggunaan rem depan dapat menguntungkan si pengendara.

Skutik all-New Honda Vario 160 untuk Repsol Honda Team, jadi tunggangan wara-wiri Marc Marquez, Pol Espargaro, dan crew di Sirkuit Mandalika 2022 [PT AHM].
Skutik All-New Honda Vario 160 untuk Repsol Honda Team, jadi tunggangan non-balap Marc Marquez, Pol Espargaro, dan crew di Sirkuit Mandalika 2022 [PT AHM].

Nah, saat melakukan trail brake, terjadi perpindahan bobot yang luar biasa. Karena posisi tubuh dan kaki bersandar pada motor untuk memaksimalkan sudut kemiringan.

Ini sebuah teknik tingkat tinggi, di mana trail brake didefinisikan sebagai mengerem saat memasuki tikungan.

Di saat bersamaan, terjadi hilangnya sedikit daya pengereman dengan tidak menggunakan rem belakang. Moment ini sekaligus meningkatnya kemungkinan penguncian roda belakang.

Kondisi ini berbeda dibandingkan situasi 19 tahun lalu, di masa mesin 990 cc 4-tak baru dimulai. Engine-braking control (EBC) serta hardware dan software pengereman tidak cukup pintar untuk mengurangi efek negatif torsi yang besar saat menikung.

Saat hard braking memasuki tikungan, bagian belakang motor akan terlihat seperti akan keluar dari racing line. Manuver ini biasa disebut sebagai power slide.

Jadi, ketika akan berakselerasi lagi, kemungkinan besar bisa terjadi high side crash karena roda belakang tidak sejajar roda depan. Teknik pengereman depan, disebut-sebut sebagai penyelamat bagi sang pembalap di era ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:59 WIB

Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional

Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:45 WIB

Kecelakaan KRL Bekasi, Media Asing Sorot RI Banyak Pakai Armada Transportasi Umum Kurang Terawat

Kecelakaan KRL Bekasi, Media Asing Sorot RI Banyak Pakai Armada Transportasi Umum Kurang Terawat

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:30 WIB

Awe-Awe Kedua dari Balik Pohon Tua di Tikungan Gumitir

Awe-Awe Kedua dari Balik Pohon Tua di Tikungan Gumitir

Your Say | Minggu, 26 April 2026 | 11:15 WIB

5 Sepeda dan Skuter Listrik Cocok untuk Dibawa Naik KRL, Harga Ramah Gaji UMR

5 Sepeda dan Skuter Listrik Cocok untuk Dibawa Naik KRL, Harga Ramah Gaji UMR

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 16:00 WIB

Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Krusial Perbaiki Demokrasi

Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Krusial Perbaiki Demokrasi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:53 WIB

Kabar Gembira! Besok Naik Transportasi Umum di Jakarta Cuma Bayar Rp1

Kabar Gembira! Besok Naik Transportasi Umum di Jakarta Cuma Bayar Rp1

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:53 WIB

KPK Klaim Usulan Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum Parpol Didasari Kajian

KPK Klaim Usulan Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum Parpol Didasari Kajian

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:35 WIB

Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Prodia Setujui Dividen 70% Hingga Komitmen Akselerasi Inovasi Layanan

Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Prodia Setujui Dividen 70% Hingga Komitmen Akselerasi Inovasi Layanan

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 13:26 WIB

KPK Batasi Masa Jabatan Ketua Umum Parpol 2 Periode, Siapa yang Paling Lama Menjabat?

KPK Batasi Masa Jabatan Ketua Umum Parpol 2 Periode, Siapa yang Paling Lama Menjabat?

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:05 WIB

Terkini

Skuter Premium Peugeot Motocycles Kembali Melalui Dealer Flagship Terbaru

Skuter Premium Peugeot Motocycles Kembali Melalui Dealer Flagship Terbaru

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:53 WIB

Perawatan Tidak Ribet, Harga Mirip: Mending Suzuki Nex, Nex Cross atau Address untuk Mahasiswa?

Perawatan Tidak Ribet, Harga Mirip: Mending Suzuki Nex, Nex Cross atau Address untuk Mahasiswa?

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:38 WIB

Inikah Wujud Skuter Listrik Honda Terbaru yang Bakal Temani CUV e:? Pakai Dek Rata dan Baterai Tanam

Inikah Wujud Skuter Listrik Honda Terbaru yang Bakal Temani CUV e:? Pakai Dek Rata dan Baterai Tanam

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:27 WIB

Tua Tapi Bagus, Ini 5 Motuba yang Masih Worth It di 2026

Tua Tapi Bagus, Ini 5 Motuba yang Masih Worth It di 2026

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:40 WIB

Mungil tapi Lapang: City Car Super Irit Ini Kini Mulai 60 Jutaan, Solusi Terbaik Pengganti Motor?

Mungil tapi Lapang: City Car Super Irit Ini Kini Mulai 60 Jutaan, Solusi Terbaik Pengganti Motor?

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:37 WIB

Mei Berseri Bebas Rugi, DP Skutik Honda Kini Cuma Sejuta Plus Asuransi

Mei Berseri Bebas Rugi, DP Skutik Honda Kini Cuma Sejuta Plus Asuransi

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:17 WIB

China Setop Izin Mobil Tanpa Sopir Dampak Kekacauan Lalu Lintas

China Setop Izin Mobil Tanpa Sopir Dampak Kekacauan Lalu Lintas

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:16 WIB

Irit Kebangetan: Motor 'Pekerja Keras' Honda Ini Tembus 59 Km/L Mulai 18 Jutaan, Pas Buat Ojol

Irit Kebangetan: Motor 'Pekerja Keras' Honda Ini Tembus 59 Km/L Mulai 18 Jutaan, Pas Buat Ojol

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:05 WIB

Panduan Wajib Membeli Mobil Listrik Bekas, Pastikan Mendapat EV Impian Tanpa Menyesal

Panduan Wajib Membeli Mobil Listrik Bekas, Pastikan Mendapat EV Impian Tanpa Menyesal

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 06:40 WIB

Solar Tembus Rp27.900/Liter: Masih Worth It Kah Beli Innova Reborn Diesel?

Solar Tembus Rp27.900/Liter: Masih Worth It Kah Beli Innova Reborn Diesel?

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 05:50 WIB