Serba-serbi Kendaraan Militer Rusia yang Dipakai untuk Perang, Serba Canggih!

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 24 Februari 2022 | 16:27 WIB
Serba-serbi Kendaraan Militer Rusia yang Dipakai untuk Perang, Serba Canggih!
Ilustrasi Perbatasan Ukraina dan Rusia (VOA Indonesia)

Suara.com - Rusia tengah menyatakan perang kepada Ukraina pada Kamis (24/2/2022). Melalui Presiden Rusia, Vladimir Putin, Rusia bergerak cepat untuk melakukan invasi ke beberapa sektor penting di Ukraina.

Rusia pun mengirimkan beberapa pasukannya untuk masuk ke wilayah Ukraina dengan kendaraan militer canggih.

Ngomongin tentang kendaraan militer yang dimiliki Rusia. Mereka memiliki berbagai kendaraan militer yang berteknologi canggih.

Berikut beberapa kendaraan militer yang dimiliki Rusia dikutip dari berbagai sumber.

1. Tank T-14 Armata

Tank T-14 Armata milik Rusia (mikeshouts.com)
Tank T-14 Armata milik Rusia (mikeshouts.com)

Tank T-14 Armata didesain Ural Design Bureau of Transport Machine-Building, Uralvagonzavod, untuk Angkatan Bersenjata Rusia.

Tank canggih ini dirancang menggantikan versi sebelumnya yang sudah berumur. Salah satu senjatanya adalah meriam smoothbore yang disebut sebagai laras halus berkaliber 128 milimeter.

Dirancang sesuai perkembangan teknologi, persenjataan dari tank ini menggunakan sistem digital.

Kru terbantu dalam mengoperasikannya karena sistem pada alat ini memungkinkan kendaraan berjalan secara otomatis.

baca juga

Keunggulan dari tank ini adalah ketika turet dihantam rudal, kru masih bisa bertahan di dalam serta dapat menyelamatkan diri.

Lapisan baja tank ini dapat menahan tembakan peluru antitank dan rudal. Tan T-14 Armata dapat menembakkan hingga 10 rentetan peluru per menit dengan jarak tembakan hingga 7 kilometer.

2.. Peluncur S-1 Pantsir

Peluncur S-1 Pantsir (Vitaly V. Kuzmin)
Peluncur S-1 Pantsir (Vitaly V. Kuzmin)

Kendaraan ini dibuat untuk mengincar beragam jenis kendaraan tak berawak termasuk drone. Bisa disebut, S-1 Pantsir ini merupakan senjata anti-pesawat.

Pada S-1 Pantsir disematkan senjata berupa dual 2A38M kaliber 30 mm dan rudal udara ke permukaan jenis 57E6 sebanyak 12 buah. Penggunaan senjata 2A38M kaliber 30 mm pada sistem pertahanan udara dapat mengenai target dengan jarak hingga 5 kilometer.

Teknologi yang digunakan pada S-1 Pantsir ini sangat mumpuni. S-1 Pantsir mempunyai sistem radar, teknologi, dan fire control yang terintegrasi dalam unit pengendali tembakan.

3. Tank Terminator

Tank Terminator (PopularMechanic)
Tank Terminator (PopularMechanic)

Tank 'Terminator' adalah kendaraan tempur lapis baja (AFV), yang dirancang dan diproduksi oleh perusahaan Rusia Uralvagonzavod. Kendaraan ini dirancang untuk mendukung tank dan AFV lainnya di daerah perkotaan.

BMPT "Terminator" dipersenjatai dengan Ataka-T Guided Weapon System dengan empat peluncur rudal Ataka 9M120, dua meriam otomatis 2A42 30 mm, dua peluncur granat AG-17D, dan satu senapan mesin koaksial 7,62 mm PKTM.

BMPT "Terminator" (Tank Support Fighting Vehicle) dibangun di atas sasis tank tempur utama T-72 yang banyak digunakan. Tank ini memiliki kecepatan maksimum kendaraan adalah 60 km/jam di atas jalan raya dan daya jelajah 550 km dengan tangki bahan bakar eksternal. 

Tank 'Terminator' mampu menyerang target lapis baja ringan, tank dan kendaraan tempur infanteri, beroperasi bersama dengan sistem pertahanan udara medan perang untuk melawan helikopter musuh dan pesawat berkecepatan rendah yang terbang rendah.

4. S-400 Triumph

S-400 Triumph (Dokumen Kementerian Pertahanan Rusia)
S-400 Triumph (Dokumen Kementerian Pertahanan Rusia)

S-400 Triumph ini merupakan sebuah kendaraan radar dari sistem rudal permukaan-ke-udara Rusia. S-400 Triumph disebar di pangkalan di sepanjang jalan menuju Belarus untuk bergabung dalam latihan militer, di wilayah Khabarovsk.

S-400 Triumph, merupakan sistem senjata anti-pesawat generasi baru yang dikembangkan oleh Russia's Almaz Central Design Bureau Rusia.

Sistem pertahanan ini mempunyai kelebihan daripada yang lainnya karena bisa mendeteksi target udara dalam radius hingga 600 kilometer.

S-400 Triumph juga bisa menembak sasaan pada jarak 400 kilometer. Keunggulan lainnya bisa mendeteksi dan menyingkirkan rudal, baik itu rudal penjelajah manuver cepat maupun rudal balistik nuklir antarbenua.

Senjata ini mempunyai pesaing dari Amerika Serikat, yakni MIM-104 Patriot. Keduanya hampir memiliki kesamaan fungsi, namun terdapat perbedaan. S-400 Triumph dapat melihat dan menembak sasaran dari segala arah, sedangkan milik Amerika hanya dapat memindai langit dalam arah yang telah ditentukan pada kisaran 180 derajat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konvoi Kendaraan Militer AS Ditabrak Truk Pengangkut Kayu, Delapan Orang Dilarikan ke RS

Konvoi Kendaraan Militer AS Ditabrak Truk Pengangkut Kayu, Delapan Orang Dilarikan ke RS

News | Kamis, 23 Desember 2021 | 12:54 WIB

Mantap! Panser Anoa Milik Indonesia Jadi Salah Satu Kandidat Kendaraan Militer Malaysia

Mantap! Panser Anoa Milik Indonesia Jadi Salah Satu Kandidat Kendaraan Militer Malaysia

Otomotif | Rabu, 08 September 2021 | 15:29 WIB

Itenas Bandung Kembangkan Jip Militer "Siluman", Bisa Melaju Hingga 120 Kpj

Itenas Bandung Kembangkan Jip Militer "Siluman", Bisa Melaju Hingga 120 Kpj

Jabar | Selasa, 03 November 2020 | 12:24 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×