Imbas Perang, Produsen Oli Shell dan Total Putus Hubungan dengan Rusia

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 01 Maret 2022 | 21:22 WIB
Imbas Perang, Produsen Oli Shell dan Total Putus Hubungan dengan Rusia
Ilustrasi SPBU Shell. (Shutterstock)

Suara.com - Shell yang berbasis di Inggris dan Total yang berbasis di Prancis pada hari Selasa mengumumkan bahwa mereka memutuskan hubungan dengan Rusia menyusul sanksi yang diberikan pada Moskow atas konflik militer yang sedang berlangsung dengan Ukraina.

Dilansir dari Russia Today (1/3/2022), Total mengatakan tidak akan berinvestasi dalam proyek-proyek baru di Rusia, menambahkan bahwa dewannya mengutuk tindakan Rusia atas yang terjadi di Ukraina.

Mereka juga mengungkapkan solidaritasnya dengan rakyat Ukraina yang menderita konsekuensi akibat perang serta ingin agar orang-orang Rusia yang juga akan menderita konsekuensinya.

Perusahaan energi  berbasis minyak ini juga mencatat persetujuannya atas semua sanksi yang dikenakan terhadap Rusia dan berjanji untuk mematuhinya, meskipun ada kemungkinan dampak pada kegiatannya.

Shell mengatakan akan keluar dari usaha patungannya dengan raksasa energi Rusia Gazprom, dengan CEO perusahaan Ben van Beurden mengatakan dia "terkejut dengan hilangnya nyawa di Ukraina."

Logo Shell di sebuah kota di Thailand. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Logo Shell di sebuah kota di Thailand. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

"Keputusan kami untuk keluar adalah keputusan yang kami ambil dengan keyakinan. Kami tidak bisa dan kami tidak akan berdiri dengan mereka," kata van Beurden.

Keputusan itu berarti bahwa Shell akan menarik diri dari 27,5% sahamnya di fasilitas gas alam cair Sakhalin II, 50% sahamnya di Salym Petroleum Development dan usaha energi Gydan.

Perusahaan minyak ini juga akan menarik diri dari proyek pipa gas Nord Stream 2 Rusia, di mana ia memegang 10% saham senilai sekitar 1 miliar dolar AS.

Sertifikasi pipa yang telah lama ditunggu-tunggu ditunda oleh Jerman pekan lalu. Keputusan Shell mengikuti langkah serupa yang diumumkan oleh BP Inggris dan Equinor ASA Norwegia. Kedua perusahaan pada hari Senin mengatakan mereka akan menarik diri dari usaha masing-masing di Rusia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menparekraf Sandiaga Uno: Wisman Rusia atau Ukraina Tetap Bisa Berwisata di Indonesia

Menparekraf Sandiaga Uno: Wisman Rusia atau Ukraina Tetap Bisa Berwisata di Indonesia

Sumsel | Selasa, 01 Maret 2022 | 21:02 WIB

Setelah Batalkan Turnamen, BWF Larang Atlet Rusia dan Belarusia Ikut Ajang Internasional

Setelah Batalkan Turnamen, BWF Larang Atlet Rusia dan Belarusia Ikut Ajang Internasional

Jogja | Selasa, 01 Maret 2022 | 21:10 WIB

Indonesia Dorong Rusia dan Ukraina Damai, Dubes RI Untuk PBB: Semua Pihak Harus Hormati Tujuan dan Prinsip Piagam PBB

Indonesia Dorong Rusia dan Ukraina Damai, Dubes RI Untuk PBB: Semua Pihak Harus Hormati Tujuan dan Prinsip Piagam PBB

News | Selasa, 01 Maret 2022 | 20:52 WIB

Terkini

Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga

Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga

Jogja | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:12 WIB

Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden

Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden

Jakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:12 WIB

Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!

Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!

Surakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:05 WIB

Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh

Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:00 WIB

Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah

Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:00 WIB

Antusiasme Anak Muda Malang Tinggi, PDIP Jatim Siapkan RedTalks sebagai Ruang Aspirasi

Antusiasme Anak Muda Malang Tinggi, PDIP Jatim Siapkan RedTalks sebagai Ruang Aspirasi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:00 WIB

Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum

Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:58 WIB

Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu

Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:57 WIB

3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi

3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?

Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:47 WIB

×