Antisipasi Karhutla, Sespimti Polri Petakan Titik Rawan Kebakaran di Samboja Barat

Muhamad Yasir

Sabtu, 12 September 2026 | 11:31 WIB
Antisipasi Karhutla, Sespimti Polri Petakan Titik Rawan Kebakaran di Samboja Barat
Ilustrasi Karhutla di Kalimantan Timur. [Antara/Auliya Rahman/tom]
baca 10 detik
  • Satgas Sespimti Polri Angkatan 36 memetakan wilayah rawan karhutla di Samboja Barat.
  • Pemetaan bertujuan mencegah ancaman kebakaran lahan gambut dan perkebunan secara terarah saat musim kemarau.
  • Upaya penanganan melibatkan koordinasi lintas instansi serta edukasi kepada masyarakat terkait bahaya membakar lahan.

Suara.com - Satgas Edukasi Karhutla Sespimti Polri Angkatan 36 melakukan pemetaan terhadap wilayah yang menjadi titik rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Samboja Barat, Kalimantan Timur.

Pemetaan dilakukan sebagai langkah awal untuk menentukan upaya pencegahan dan penanganan karhutla secara lebih terarah, terutama menghadapi meningkatnya ancaman kebakaran saat musim kemarau.

Ketua Senat Serdik Sespimti Polri Angkatan 36, Kombes Dony Alexander, mengatakan kawasan hutan, perkebunan, dan lahan gambut yang luas menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko karhutla.

“Setiap memasuki musim kemarau, kata dia, ancaman karhutla senantiasa meningkat terutama di wilayah yang memiliki kawasan hutan, perkebunan, dan lahan gambut luas, seperti kondisi di Kecamatan Samboja Barat,” kata Dony dikutip Sabtu (12/9/2026).

Ketua Senat Serdik Sespimti Polri Angkatan 36, Kombes Dony Alexander. [Dok.Polri]
Ketua Senat Serdik Sespimti Polri Angkatan 36, Kombes Dony Alexander. [Dok.Polri]

Dony mengatakan pemetaan titik rawan menjadi bagian dari langkah antisipasi agar pencegahan tidak dilakukan secara umum, tetapi dapat menyasar wilayah yang memiliki risiko lebih tinggi.

Satgas juga merumuskan sejumlah langkah operasional, mulai dari penguatan sistem deteksi dini, patroli terpadu hingga edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan pencegahan karhutla sangat bergantung pada kesiapsiagaan dini, deteksi yang cepat, serta respons yang terkoordinasi dengan baik dari semua pihak,” katanya.

Menurut Dony, penanganan karhutla membutuhkan koordinasi antara pemerintah kecamatan dan desa, TNI-Polri, instansi lingkungan hidup dan kehutanan, dunia usaha, akademisi, serta tokoh masyarakat dan adat.

Satgas juga menghimpun masukan dan rekomendasi dari berbagai pihak sebagai bahan penyusunan program edukasi serta rencana aksi pencegahan karhutla di Samboja Barat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karhutla Meluas ke Bukit Teletubies, Akses Wisata Bromo Ditutup

Karhutla Meluas ke Bukit Teletubies, Akses Wisata Bromo Ditutup

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:45 WIB

Karhutla Kalimantan Bikin Malaysia Tercekik, 14 Wilayah Diselimuti Udara Tak Sehat

Karhutla Kalimantan Bikin Malaysia Tercekik, 14 Wilayah Diselimuti Udara Tak Sehat

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:00 WIB

Tawarkan Bantuan Padamkan Karhutla, Malaysia: Indonesia Belum Beri Lampu Hijau

Tawarkan Bantuan Padamkan Karhutla, Malaysia: Indonesia Belum Beri Lampu Hijau

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Media Kroasia: Debut Gila Ivan Mamut, Baru Datang Langsung Bikin Malu Juara Liga Indonesia

Media Kroasia: Debut Gila Ivan Mamut, Baru Datang Langsung Bikin Malu Juara Liga Indonesia

Bola | Senin, 14 September 2026 | 11:38 WIB

Deretan Mobil Listrik Termahal di Indonesia

Deretan Mobil Listrik Termahal di Indonesia

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 11:36 WIB

Soal Insiden KMP Virgo Transport 8, Puan Soroti Kecelakaan Kapal yang Terus Berulang

Soal Insiden KMP Virgo Transport 8, Puan Soroti Kecelakaan Kapal yang Terus Berulang

News | Senin, 14 September 2026 | 11:32 WIB

Hindari Kecelakaan, Simpang Volvo Bakal Ditutup Setelah Jalan Pinggir Rel Pasar Minggu Selesai

Hindari Kecelakaan, Simpang Volvo Bakal Ditutup Setelah Jalan Pinggir Rel Pasar Minggu Selesai

News | Senin, 14 September 2026 | 11:31 WIB

9 Merk Kompor Gas 2 Tungku Terbaik Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

9 Merk Kompor Gas 2 Tungku Terbaik Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:31 WIB

Gianni Infantino Nantikan Duel Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Gianni Infantino Nantikan Duel Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 14 September 2026 | 11:30 WIB

Karhutla 2026 Lepaskan Jutaan Ton Karbon, Apa Dampaknya bagi Target Iklim Indonesia?

Karhutla 2026 Lepaskan Jutaan Ton Karbon, Apa Dampaknya bagi Target Iklim Indonesia?

News | Senin, 14 September 2026 | 11:29 WIB

Ibam Unggah Arsip Rahasia di X, Pengacara: Bukan Ancaman untuk Proses Hukum

Ibam Unggah Arsip Rahasia di X, Pengacara: Bukan Ancaman untuk Proses Hukum

News | Senin, 14 September 2026 | 11:25 WIB

9 Cara agar Nasi Tahan Lama di Rice Cooker, Hindari Buka Tutup Terlalu Sering

9 Cara agar Nasi Tahan Lama di Rice Cooker, Hindari Buka Tutup Terlalu Sering

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:25 WIB

Prajurit TNI AU Diduga Tewas Dianiaya Senior, DPR Desak Kasus Diusut Tuntas

Prajurit TNI AU Diduga Tewas Dianiaya Senior, DPR Desak Kasus Diusut Tuntas

News | Senin, 14 September 2026 | 11:24 WIB

×