Recall Daihatsu Rocky Sudah Diikuti Oleh 34 Persen Pemilik

Liberty Jemadu Suara.Com
Kamis, 23 Juni 2022 | 21:39 WIB
Recall Daihatsu Rocky Sudah Diikuti Oleh 34 Persen Pemilik
Recall Daihatsu Rocky, yang diumumkan pada Maret 2022, telah diikuti oleh 34 persen pemilik mobil tersebut. Foto: Daihatsu Rocky. [PT ADM].

Suara.com - Sebanyak 34 persen pelanggan telah mengikuti program penarikan kembali atau recall Daihatsu Rocky yang digelar oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

"Alhamdulillah sejauh ini 2,5 bulan antusiasme sangat bagus, secara nasional kita sudah 34 persen," ujar Excecutive Coordinator Technical Service Division PT ADM Bambang Supriyadi di sela-sela acara test drive Daihatsu New Sirion di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (23/6/2022).

Bambang menilai antusiasme pelanggan terhadap program tersebut sangat baik. Bahkan, di beberapa wilayah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur tingkat partisipasi mencapai lebih dari 50 persen.

Adapun proses perbaikan memakan waktu sekitar 1-2 hari. Para pelanggan, kata dia, merasa puas atas layanan dan hasil dari perbaikan yang telah dikerjakan.

Bambang mengatakan pihaknya menargetkan sekitar 50 persen pelanggan berpartisipasi dalam program penarikan kembali Daihatsu Rocky hingga akhir tahun ini. Pihaknya memastikan ketersediaan suku cadang sehingga proses perbaikan dapat berlangsung cepat.

PT Astra Daihatsu Motor pada pertengahan Maret 2022 mengumumkan program penarikan kembali terhadap 9.378 unit model Rocky dengan periode produksi 28 April–7 Oktober 2021.

Penarikan itu dilakukan karena pabrikan menilai perlu dilakukan penguatan dengan menambah titik area pengelasan pada bagian dudukan shock absorber depan yang berpotensi mengganggu kenyamanan berkendara ketika melewati kondisi jalan rusak di kecepatan tinggi.

Hal tersebut akan menimbulkan bunyi abnormal pada bagian dalam kap mobil, hingga potensi terlepasnya komponen dudukan shock absorber tersebut.

Untuk mengatasi masalah itu, pabrikan akan menambah 11 titik pengelasan baru di bagian fender apron depan Daihatsu Rocky yang ditarik kembali, yang sebelumnya dibekali 14 titik pengelasan saja. Sehingga, nanti unit yang di-recall akan memiliki total titik pengelasannya menjadi 25 titik.

Baca Juga: Inden Daihatsu Sigra Capai Dua Bulan

Daihatsu merekomendasikan pelanggan yang mobilnya masuk dalam daftar program recall untuk dapat membawa kendaraannya ke bengkel resmi Daihatsu terdekat untuk dapat ditangani oleh mekanik andal Daihatsu tanpa dikenakan biaya.

Untuk prosedur recall, Daihatsu juga secara aktif akan menghubungi pelanggan yang kendaraannya masuk ke dalam program ini.

Selain itu, pelanggan juga bisa memastikan secara mandiri apakah mobil Daihatsu miliknya masuk ke dalam program ini dengan mengunjungi website resmi www.daihatsu.co.id/recall, dengan memasukkan nomor rangka kendaraan, atau bisa juga dengan menghubungi Daihatsu Access di 1-500-898.

Setelah mendapat informasi, pemilik Daihatsu Rocky yang masuk ke daftar recall dapat langsung melakukan booking jadwal dan datang ke bengkel resmi sesuai waktu yang telah ditentukan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI