facebook

Tesla Sibuk Investasi Pabrik, Volkswagen Anggap Sebagai Peluang Kejar Ketertinggalan

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Tesla Sibuk Investasi Pabrik, Volkswagen Anggap Sebagai Peluang Kejar Ketertinggalan
Volkswagen ID.4 sedang melakukan recharging baterai. Sebagai ilustrasi [Newsroom VW].

Selagi Tesla menambah pabrik dan kapasitas produksi, Volkswagen bermaksud memperkecil kesenjangan.

Suara.com - Chief Executive Officer (CEO) Volkswagen, Herbert Diess memberikan pernyataan menarik. Keputusan Tesla untuk meningkatkan kapasitas produksi di tiga pabrik Tesla Gigafactory secara bersamaan justru memudahkan Volkswagen untuk mengejar ketertinggalan.

Saat memimpin rapat kerja perusahaan, Diess mengatakan bahwa strategi yang diambil Tesla memungkinkan perusahaan yang dipimpinnya mempersempit kesenjangan antara Volkswagen dan Tesla tahun ini. Serta memenuhi tujuan untuk menjadi pemimpin pasar pada 2025.

Tesla Model Y dalam seremoni pembukaan Tesla Gigafactory  di Gruenheide, Jerman (22/3/2022) [Reuters/Pool/Patrick Pleul via ANTARA].
Tesla Model Y dalam seremoni pembukaan Tesla Gigafactory di Gruenheide, Jerman (22/3/2022) [Reuters/Pool/Patrick Pleul via ANTARA].

"Kami dapat memanfaatkan momen. Sementara Tesla menghabiskan uang untuk investasi besar," kata Diess, dikutip dari Electreck.

Baca Juga: Produksi Volkswagen ID.Buzz Dihentikan Sementara Waktu Terkait Baterai

Dia menambahkan bahwa momen ini akan mengambil kekuatan dari Tesla atau bahkan Elon Musk secara khusus.

"Elon harus meningkatkan dua pabrik yang sangat kompleks di Austin dan Gruenheide pada saat yang sama, serta memperluas produksi di Shanghai. Itu akan mengambil kekuatan darinya," ungkap Herbert Diess.

Saat ini sulit rasanya untuk meningkatkan produksi di dua pabrik secara bersamaan di tengah krisis chip semikonduktor.

Namun dengan kapasitas pabrik yang dimiliki memungkinan Tesla untuk memproduksi sekitar 500.000 unit mobil per tahun pada 2023.

Baca Juga: Demi Mengejar Tesla, BMW Garap Produksi Mobil Listrik di China

Sementara Volkswagen sendiri tengah berusaha untuk meningkatkan produksi mobil listrik mereka di pabrik Jerman dan China. Bahkan perusahaan berencana untuk memulai produksi Volkswagen ID.4 di Amerika Serikat.

Sebagai catatan, Tesla dan Volkswagen memang tengah bersaing ketat dalam memasarkan mobil listrik, terutama di pasar Amerika Serikat dan Eropa. Namun Tesla masih menjadi pemimpin pasar dengan volume penjualan dua kali lipat di atas Volkswagen untuk tahun lalu.

Komentar