Skema Impor Paralel Rusia Disebutkan Berhasil, Merek Mobil Asing Masuk Daftar

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 05 Juli 2022 | 06:08 WIB
Skema Impor Paralel Rusia Disebutkan Berhasil, Merek Mobil Asing Masuk Daftar
Ilustrasi pabrik perakitan mobil merek asing (Shutterstock).

Suara.com - Puluhan perusahaan asing telah menarik diri dari Rusia akibat tindakan invasi ke Ukraina.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, pada Mei 2022, Rusia menerbitkan daftar barang yang memenuhi syarat untuk diimpor di bawah skema paralel. Langkah itu telah menyesuaikan daftar untuk menambahkan dan menghapus brand sesuai kebutuhan.

Daftar ini mencakup barang-barang dari sebagian besar pembuat mobil asing, perusahaan teknologi, dan daftar panjang brand fashion. Dari 25.000 perusahaan asing yang terdaftar di Rusia, kini tersisa 150 nama.

Dokumentasi Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia Denis Manturov menghadiri sesi Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) di Saint Petersburg, Rusia, 4 Juni 2021 [ANTARA/REUTERS/Evgenia Novozhenina].
Dokumentasi Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia Denis Manturov menghadiri sesi Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) di Saint Petersburg, Rusia, 4 Juni 2021 [ANTARA/REUTERS/Evgenia Novozhenina].

Mekanisme ini memungkinkan perusahaan Rusia untuk membeli barang dari perusahaan mana pun di luar negaranya, termasuk dari negara asal barang, yang sebelumnya membeli barang itu secara legal.

Menteri Perindustrian dan Perdagangan Denis Manturov mengatakan pada Senin (4/7/2022), bahwa mekanisme impor paralel yang memungkinkan Rusia untuk menghindari beberapa pembatasan pasokan ini berhasil saat negaranya mengubah daftar perusahaan yang barangnya memenuhi syarat untuk diimpor tanpa izin perusahaan., demikian dikutip Reuters dari kantor berita negara itu.

"Mekanisme ini bekerja," jelas Denis Manturov seperti dikutip kantor berita Rusia di sebuah pameran industri.

Ia melanjutkan, "Kami menyerahkan daftar yang disesuaikan ke kementerian kehakiman belum lama ini."

Kantor berita itu mengutip pernyataan Denis Manturov bahwa negaranya telah menghapus beberapa barang dari daftar impor paralel dan menambahkan produk dari perusahaan yang tidak lagi memasok ke negara itu, seperti BMW dan Siemens.

Denis Manturov menjelaskan perusahaan yang terus memasok Rusia dengan produk mereka telah dihapus dari daftar.

baca juga

Rusia telah memasukkan berbagai macam produk dari pembuat mobil asing, perusahaan teknologi, dan merek konsumen dalam skema impor paralel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Top 10 Kasus Dealer Mobil Problematik Sepanjang 2026: Nama Wuling, Toyota hingga BMW Tercatut

Top 10 Kasus Dealer Mobil Problematik Sepanjang 2026: Nama Wuling, Toyota hingga BMW Tercatut

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Kisah Konsumen Inden Mobil 3 Miliar Malah Diserobot Anak Pejabat: BMW Tercoreng, Beralih ke Porsche

Kisah Konsumen Inden Mobil 3 Miliar Malah Diserobot Anak Pejabat: BMW Tercoreng, Beralih ke Porsche

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:29 WIB

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Rusia Siapkan 2 Reaktor Nuklir di Indonesia, Ini Lokasi Detailnya: Targetnya 5 Tahun Lagi

Rusia Siapkan 2 Reaktor Nuklir di Indonesia, Ini Lokasi Detailnya: Targetnya 5 Tahun Lagi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Perusahaan Rusia Ungkap Detail Kesepakatan Nuklir dengan Indonesia, Pasokan Listrik Dijamin 60 Tahun

Perusahaan Rusia Ungkap Detail Kesepakatan Nuklir dengan Indonesia, Pasokan Listrik Dijamin 60 Tahun

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Trump Bakal Longgarkan Sanksi bagi Rusia, Harga Minyak Dunia Terkoreksi

Trump Bakal Longgarkan Sanksi bagi Rusia, Harga Minyak Dunia Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Torehkan Sejarah, Rosatom dan Indonesia Sepakati Ekspor Listrik Nuklir Terapung Perdana di Dunia

Torehkan Sejarah, Rosatom dan Indonesia Sepakati Ekspor Listrik Nuklir Terapung Perdana di Dunia

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:14 WIB

Hubungan Dagang Indonesia-Rusia Capai 4,84 Miliar Dolar AS, Naik 21,6%

Hubungan Dagang Indonesia-Rusia Capai 4,84 Miliar Dolar AS, Naik 21,6%

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Vladimir Putin Kirim Ucapan Selamat Ultah untuk Presiden Prabowo, Singgung Soal Komitmen

Vladimir Putin Kirim Ucapan Selamat Ultah untuk Presiden Prabowo, Singgung Soal Komitmen

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Bakom Bantah Tak Ada Pesta, Media Rusia Sebut Ada Perayaan Ultah Presiden Prabowo

Bakom Bantah Tak Ada Pesta, Media Rusia Sebut Ada Perayaan Ultah Presiden Prabowo

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Terkini

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:48 WIB

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

×