Geger Bayi 6 Bulan Meninggal usai Diajak Orang Tua Naik Motor untuk Nonton Bola, Pakar Safety Riding Bilang Begini

Rima Sekarani Imamun Nissa, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 08 Agustus 2022 | 19:00 WIB
Geger Bayi 6 Bulan Meninggal usai Diajak Orang Tua Naik Motor untuk Nonton Bola, Pakar Safety Riding Bilang Begini
Ilustrasi bayi (unsplash.com/Kelly Sikkema)

Suara.com - Beberapa waktu lalu, geger kasus bayi 6 bulan meninggal dunia gara-gara orang tuanya mengajak nonton bola naik motor. Peristiwa ini diungkapkan via akun Twitter jungkangFamily.

Diketahui bahwa pemilik akun sekaligus ayah dari bayi yang meninggal dunia itu ingin menonton bola klub Persebaya. Ia pun nekat membawa putrinya dari Tegal ke Surabaya dengan menggunakan motor. Bukan mendapatkan senang, tetapi sang anak yang masih sangat kecil meninggal dunia.

"Akhirnya saya belajar apa makna "Persebaya Sak Tekone Izrail" berkat ketololan yang terbungkus ego dan kesombongan saya, Yang nekat mengajak anak saya yang berusia 6 bulan untuk away dari Tegal ke Surabaya demi melihat @persebayaupdate bertanding home perdana. Semoga cukup saya saja yang tolol," kata pemilik akun jungkangFamily dalam cuitannya yang kini telah dihapus.

Tangkapan Layar kronologi bayi 6 bulan meninggal dunia saat perjalanan menonton Persebaya Vs Persita (Twitter / @jungkangFamily)
Tangkapan Layar kronologi bayi 6 bulan meninggal dunia saat perjalanan menonton Persebaya Vs Persita (Twitter / @jungkangFamily)

Dalam kasus ini, memang pemotor tak sepatutnya membawa bayi naik motor, apalagi si kecil masih berumur kurang dari 1 tahun.

Muhammad Ali Iqbal, Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta berpendapat kalau pemotor tidak disarankan membawa bayi ataupun anak kecil saat berkendara motor.

"Sebenarnya membawa bayi maupun anak kecil berkendara sepeda motor tidak disarankan demi keselamatan si bayi," ujar Iqbal, saat dihubungi Suara.com, Senin (8/8/2022).

Iqbal lalu mengungkapkan, membawa anak kecil saat berkendara motor sebenarnya boleh saja, tapi ada syaratnya.

"Apabila anak tersebut sudah berusia 7 tahun ke atas, boleh diboncengkan dengan sepeda motor, tetapi tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan," tambahnya.

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan ketika membawa anak kecil naik motor. Berikut sejumlah hal yang wajib diperhatikan pemotor.

baca juga
Ilustrasi membonceng anak saat naik motor (Dok. AHM)
Ilustrasi membonceng anak saat naik motor (Dok. AHM)

1. Bonceng anak di belakang, bukan di depan

Hal ini agar pengendara lebih fokus dalam berkendara dan mengoperasikan setang kemudi. Jika anak dibonceng di belakang, tentunya tidak akan menjadi "tameng" dari terpaan angin dan hewan-hewan kecil. Berbeda jika anak dibonceng di depan, pasti bakal langsung kena terpaan angin.

2. Gunakan sabuk keselamatan khusus untuk boncengan anak kecil

Penggunaan sabuk keselamatan memang perlu demi keselamatan anak itu sendiri.

3. Perhatikan kelengkapan berkendara untuk anak

Tak cuma pemotor yang perlu memakai kelengkapan berkendara. Anak yang dibonceng di belakang juga sangat perlu menggunakan kelengkapan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Indonesia, Harga Honda ST125 Dax Mulai Rp 81 Juta

Masuk Indonesia, Harga Honda ST125 Dax Mulai Rp 81 Juta

Otomotif | Senin, 08 Agustus 2022 | 17:26 WIB

Bayi Nangis Setiap Tidur, Setelah Lihat di CCTV Ternyata Ini Penyebabnya

Bayi Nangis Setiap Tidur, Setelah Lihat di CCTV Ternyata Ini Penyebabnya

Jogja | Senin, 08 Agustus 2022 | 15:56 WIB

Indonesian Custom Show Kembali Hadir Menyapa Pencinta Otomotif Tanah Air di Yogyakarta, Catat Tanggalnya

Indonesian Custom Show Kembali Hadir Menyapa Pencinta Otomotif Tanah Air di Yogyakarta, Catat Tanggalnya

Otomotif | Senin, 08 Agustus 2022 | 15:03 WIB

Terkini

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Mobil Daihatsu Apa yang Laris?

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Mobil Daihatsu Apa yang Laris?

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:38 WIB

Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:25 WIB

Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian

Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:10 WIB

Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan

Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:32 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:31 WIB

Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan

Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:15 WIB

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:50 WIB

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:49 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan

Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:25 WIB

×