Menperin: Industri Otomotif Pahlawan Devisa

Liberty Jemadu

Rabu, 10 Agustus 2022 | 23:30 WIB
Menperin: Industri Otomotif Pahlawan Devisa
Menteri Perindustrian menyebut industri otomotif sebagai pahlawan devisa dalam acara GIIAS Power Dinner pada Rabu malam (10/8/2022) di Jakarta. [Antara]

Suara.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut bahwa industri otomotif merupakan pahlawan devisa, karena berkontribusi membawa masuk devisa dari ekspor yang dicapai.

Ini diungkapkan Agus dalam acara Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS Power Dinner di Jakarta, Rabu (10/8/2022) jelang penyelenggaraan pameran GIIAS 2022 besok.

"Selamat kepada yang telah mendukung perkembangan industri otomotif tanah air serta pertumbuhan perekonomian nasional dengan membawa masuk devisa dari ekspor ke lebih dari 80 negara. Mereka adalah pahlawan devisa kita,” ujar Menperin seperti dilansir dari Antara.

Menperin menyebut, dalam setahun terakhir, berbagai capaian telah ditunjukkan oleh industri otomotif. Di antaranya, pertumbuhan yang luar biasa hingga 7,35 persen pada kuartal kedua tahun 2022, jauh lebih tinggi dari pertumbuhan industri yang mencapai 4,33 persen.

Saat ini terdapat 21 industri perakitan kendaraan roda 4 atau lebih, dengan total investasi Rp140 triliun. Dari investasi tersebut, 83,3 persen berasal dari Jepang, 7,5 persen dari Korea Selatan, dan 8,1 persen dari Republik Rakyat Tiongkok.

“Sedangkan sisanya berasal dari Uni Eropa dan penanaman modal dalam negeri,” kata Menperin.

Dari sisi komersial, ekspor otomotif Indonesia telah mencapai lebih dari 80 negara. Termasuk, baru-baru ini, membuka pasar ke Australia yang terkenal memiliki spesifikasi yang ketat.

Menperin juga mengapresiasi peningkatan jumlah model kendaraan yang diproduksi di dalam negeri. Ia berharap dengan meningkatnya pilihan model kendaraan akan menambah tawaran model untuk pasar ekspor.

Namun demikian, di samping pencapaian selama setahun terakhir, masih banyak tantangan yang dihadapi oleh industri otomotif.

baca juga

Beberapa tantangan di antaranya kekurangan bahan baku, masalah semi-konduktor, logistik dan transportasi, juga biaya energi yang tinggi.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, perusahaan perlu untuk mengembangkan sayap untuk menjangkau pasar-pasar baru, menguatkan inovasi, serta meningkatkan anggaran research & development (R&D).

Menurut Agus, hal ini akan menjadi basis bagi Kemenperin dalam memperjuangkan insentif untuk industri otomotif.

“Inovasi serta ketersediaan bahan baku merupakan kunci bagi masa depan industri otomotif,” tegas Agus.

Kemenperin dan para stakeholder juga berupaya memastikan bahwa proses produksi industri otomotif dapat berjalan dengan baik, termasuk dalam hal ketersediaan bahan baku.

“Kami juga meminta komitmen para pelaku industri otomotif untuk meningkatkan kandungan produk lokal, baik suku cadang maupun komponen, dalam proses manufaktur,” tegas Menperin.

Ia juga menekankan perlunya integrasi industri kecil dan menengah (IKM) dalam pasokan dan produksi bagi industri yang lebih besar. Kemenperin berkomitmen untuk terus pertumbuhan dan pengintegrasian IKM ke dalam produksi global dan rantai pasokan industri otomotif.

“Ini adalah bentuk kemitraan yang terbaik. Kolaborasi antara yang besar dan yang kecil menghasilkan sesuatu yang hebat,” kata Menperin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menperin: Mulai 2030 TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen

Menperin: Mulai 2030 TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 13:07 WIB

Menperin Agus Gumiwang Tagih Realisasi Investasi Otomotif Rp 21,2 Triliun di GIIAS 2026

Menperin Agus Gumiwang Tagih Realisasi Investasi Otomotif Rp 21,2 Triliun di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Pemerintah Tak Tebang Pilih Antara Mobil Listrik dan Hybrid Demi Turunkan Emisi

Pemerintah Tak Tebang Pilih Antara Mobil Listrik dan Hybrid Demi Turunkan Emisi

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:35 WIB

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:10 WIB

Pengusaha Keluhkan Proyek PSN dan KEK Belum Mulus di Lapangan, Minta Pemerintah Turun Tangan

Pengusaha Keluhkan Proyek PSN dan KEK Belum Mulus di Lapangan, Minta Pemerintah Turun Tangan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:43 WIB

HKI Ngadu ke Menperin, Sebut Pemda Lamban Terbitkan Izin Kawasan Industri

HKI Ngadu ke Menperin, Sebut Pemda Lamban Terbitkan Izin Kawasan Industri

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:53 WIB

RUU Kawasan Industri Segera Disahkan, Menperin Janjikan Aturan Baru yang Pangkas Hambatan Investasi

RUU Kawasan Industri Segera Disahkan, Menperin Janjikan Aturan Baru yang Pangkas Hambatan Investasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:27 WIB

Relokasi Pabrik Perusahaan Global Lagi Jadi Tren, Indonesia Punya Peluang Tarik Investasi

Relokasi Pabrik Perusahaan Global Lagi Jadi Tren, Indonesia Punya Peluang Tarik Investasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:14 WIB

Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia

Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:09 WIB

Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji

Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 12:24 WIB

Terkini

Sedang Berlangsung! Link Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Australia: Garuda Muda Unggul 1-0

Sedang Berlangsung! Link Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Australia: Garuda Muda Unggul 1-0

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 17:02 WIB

Belanja 9.9 di Lazada Pakai Kartu BRI Dapat Diskon 12%, Cek Syaratnya!

Belanja 9.9 di Lazada Pakai Kartu BRI Dapat Diskon 12%, Cek Syaratnya!

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 16:58 WIB

Bedah Duel Premier League: Arsenal Kokoh Tanpa Kebobolan, Chelsea Rawan di Lini Belakang

Bedah Duel Premier League: Arsenal Kokoh Tanpa Kebobolan, Chelsea Rawan di Lini Belakang

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 16:55 WIB

Link Streaming dan Head to Head Persib Bandung vs PSM Makassar Malam Ini

Link Streaming dan Head to Head Persib Bandung vs PSM Makassar Malam Ini

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 16:52 WIB

Diskon 9.9 di Shopee Khusus Nasabah BRI, Segera Klaim Sekarang!

Diskon 9.9 di Shopee Khusus Nasabah BRI, Segera Klaim Sekarang!

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 16:49 WIB

Singapore Airlines Kena Imbas Erupsi Anak Gunung Krakatau, Batalkan 19 Penerbangan ke Jakarta

Singapore Airlines Kena Imbas Erupsi Anak Gunung Krakatau, Batalkan 19 Penerbangan ke Jakarta

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:44 WIB

Tanpa Tsunami dan Korban Jiwa, Kenapa Erupsi Anak Krakatau Tetap Bisa Lumpuhkan Indonesia?

Tanpa Tsunami dan Korban Jiwa, Kenapa Erupsi Anak Krakatau Tetap Bisa Lumpuhkan Indonesia?

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 16:36 WIB

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Singapore Airlines Batalkan 18 Penerbangan Jakarta

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Singapore Airlines Batalkan 18 Penerbangan Jakarta

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 16:35 WIB

Kabut Asap Kian Pekat, Tol Palembang-Prabumulih Ditutup Sehari Usai Kecelakaan Beruntun

Kabut Asap Kian Pekat, Tol Palembang-Prabumulih Ditutup Sehari Usai Kecelakaan Beruntun

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 16:32 WIB

Abu Vulkanik Menyebar ke Jakarta, Transjakarta Setop Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

Abu Vulkanik Menyebar ke Jakarta, Transjakarta Setop Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:31 WIB

×