Menperin: Mulai 2030 TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen

Liberty Jemadu, Michele Alessandra Amabelle

Kamis, 03 September 2026 | 13:07 WIB
Menperin: Mulai 2030 TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pemerintah mendorong agar TKDN mobil listrik mencapai 80 persen pada 2030. [Antara]
baca 10 detik
  • Pemerintah menargetkan tingkat komponen dalam negeri mobil listrik mencapai 80 persen pada tahun 2030.
  • Sektor industri pengolahan nonmigas Indonesia mencatat pertumbuhan positif sebesar 5,32 persen pada triwulan II 2026.
  • Nilai tambah manufaktur Indonesia mencapai 275,61 miliar dolar AS pada tahun 2025 dan menempati peringkat ke-12 dunia.

Suara.com - Pemerintah mendorong peningkatan tingkat komponen dalam negeri atau TKDN mobil listrik hingga 80 persen di 2030.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan kebijakan itu adalah bagian dari strategi memperkuat struktur industri nasional agar investasi kendaraan listrik tidak hanya berhenti pada tahap perakitan, tetapi juga mendorong berkembangnya industri komponen dan rantai pasok domestik.

Menperin, dalam peresmian pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026) mengatakan pemerintah menghadirkan berbagai kebijakan afirmatif yang diarahkan tidak hanya untuk membangun pasar kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB), tetapi juga memperkuat kapasitas produksi dan struktur industri di dalam negeri.

"Dari sisi manufaktur, kebijakan tersebut juga memperdalam struktur industri melalui peningkatan penggunaan komponen dalam negeri. Peta jalan KBLBB menetapkan peningkatan nilai minimum TKDN secara bertahap, yaitu 40 persen hingga 2026, 60 persen pada 2027-2029, dan 80 persen mulai 2030," katanya.

Menurut dia, implementasi kebijakan tersebut telah mendorong pertumbuhan investasi dan kapasitas produksi kendaraan listrik roda empat di Indonesia.

Saat ini, terdapat 14 perusahaan yang telah berinvestasi di sektor tersebut dengan total investasi mencapai Rp24,131 triliun dan kapasitas produksi sebesar 409.860 unit per tahun.

Menperin menambahkan penguatan industri kendaraan listrik menjadi bagian dari kinerja positif sektor industri pengolahan nonmigas (IPNM) yang terus menunjukkan daya saing di tengah dinamika ekonomi global.

Pada triwulan II 2026, IPNM tumbuh 5,32 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.

Sektor tersebut juga menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar dengan kontribusi sebesar 0,97 poin persentase.

baca juga

Selain itu, kontribusi IPNM terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional pada triwulan II 2026 mencapai 16,83 persen atau senilai Rp1.102,88 triliun.

Dari sisi investasi, realisasi investasi IPNM pada triwulan II 2026 mencapai Rp199,48 triliun atau setara 38,98 persen dari total investasi nasional.

Sementara itu, nilai ekspor IPNM sepanjang Januari-Juni 2026 mencapai 115,50 miliar dolar AS atau berkontribusi sebesar 82,03 persen terhadap total ekspor nasional.

Di bidang ketenagakerjaan, berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS yang dirilis pada Februari 2026, sektor industri pengolahan nonmigas menyerap 19,99 juta tenaga kerja.

Lebih lanjut, Menperin menyampaikan daya saing industri manufaktur Indonesia juga tercermin dari peningkatan nilai manufacturing value added (MVA).

Berdasarkan data World Bank, nilai MVA Indonesia pada 2025 mencapai 275,61 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan 265,07 miliar dolar AS pada 2024.

Capaian tersebut menempatkan Indonesia di peringkat ke-12 dunia, naik satu tingkat dari posisi ke-13 pada tahun sebelumnya.

Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menjadi negara dengan nilai tambah manufaktur terbesar, dengan nilai MVA sekitar dua kali lipat dibandingkan Thailand yang berada di posisi kedua sebesar 137,01 miliar dolar AS

Sementara di tingkat Asia, Indonesia menempati peringkat kelima setelah China, Jepang, India, dan Korea Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sisi Gelap Transisi Energi, Ketika Mobil Listrikmu Dibayar Hutan Papua

Sisi Gelap Transisi Energi, Ketika Mobil Listrikmu Dibayar Hutan Papua

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 12:45 WIB

AISMOLI Ingatkan Industri Motor Listrik Fokus pada Kualitas Produk Selain Insentif Pemerintah

AISMOLI Ingatkan Industri Motor Listrik Fokus pada Kualitas Produk Selain Insentif Pemerintah

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 12:00 WIB

Alasan Suzuki Menolak Mentah-Mentah Rencana Kehadiran Jimny Versi Listrik

Alasan Suzuki Menolak Mentah-Mentah Rencana Kehadiran Jimny Versi Listrik

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 18:09 WIB

Strategi Besar Hyundai Luncurkan 100 Kendaraan Baru Demi Kejar Target 2030

Strategi Besar Hyundai Luncurkan 100 Kendaraan Baru Demi Kejar Target 2030

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 13:26 WIB

Pabrik BYD di Subang Diresmikan Pekan Depan

Pabrik BYD di Subang Diresmikan Pekan Depan

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Terkini

Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon 20% di SOGO Setahun Penuh, Segera Klaim

Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon 20% di SOGO Setahun Penuh, Segera Klaim

Bri | Kamis, 03 September 2026 | 13:05 WIB

Aldi Satya Mahendra Incar Poin Penting di World Supersport Prancis Demi Tembus Sepuluh Besar

Aldi Satya Mahendra Incar Poin Penting di World Supersport Prancis Demi Tembus Sepuluh Besar

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 13:05 WIB

Ratusan Siswa di Bogor Terbantu, DPRD dan Pemkot Fasilitasi Penebusan Ijazah

Ratusan Siswa di Bogor Terbantu, DPRD dan Pemkot Fasilitasi Penebusan Ijazah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 13:02 WIB

Ulasan Novel Metropolis, Jejak Dendam di Balik Bayang Sindikat Narkotika

Ulasan Novel Metropolis, Jejak Dendam di Balik Bayang Sindikat Narkotika

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 13:00 WIB

Smart TV 32 Inch yang Bagus Merek Apa? Ini 6 Pilihan Top Brand di Tokopedia

Smart TV 32 Inch yang Bagus Merek Apa? Ini 6 Pilihan Top Brand di Tokopedia

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 12:59 WIB

Waspada Kalsium Menumpuk di Jantung, Apa Itu Pemeriksaan Calcium Score dan Cara Kerjanya?

Waspada Kalsium Menumpuk di Jantung, Apa Itu Pemeriksaan Calcium Score dan Cara Kerjanya?

Health | Kamis, 03 September 2026 | 12:56 WIB

Kupas Tuntas Rumus Panjang Busur dan Luas Juring Lengkap

Kupas Tuntas Rumus Panjang Busur dan Luas Juring Lengkap

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 12:55 WIB

Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?

Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?

News | Kamis, 03 September 2026 | 12:55 WIB

Cicip Musang King sampai Kompetisi Blind Test, Festival Durian Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Cicip Musang King sampai Kompetisi Blind Test, Festival Durian Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 12:54 WIB

Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang

Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang

Sulsel | Kamis, 03 September 2026 | 12:52 WIB

×