Menperin Agus Gumiwang Tagih Realisasi Investasi Otomotif Rp 21,2 Triliun di GIIAS 2026

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:45 WIB
Menperin Agus Gumiwang Tagih Realisasi Investasi Otomotif Rp 21,2 Triliun di GIIAS 2026
ilustrasi ekspor mobil buatan Indonesia. [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom]
baca 10 detik
  • Menteri Perindustrian Agus Gumiwang meminta industri otomotif merealisasikan sisa komitmen investasi kendaraan rendah emisi.
  • Pemerintah mendesak penguatan rantai pasok nasional dengan melibatkan Industri Kecil dan Menengah demi fondasi kokoh.
  • Indonesia didorong bertransformasi dari sekadar pasar penjualan menjadi basis produksi dan ekspor kendaraan kawasan.

Suara.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meminta para pelaku industri otomotif nasional untuk segera mewujudkan komitmen investasi yang telah dijanjikan kepada pemerintah. Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026 di ICE BSD.

Hingga saat ini realisasi investasi untuk program kendaraan rendah emisi atau Low Carbon Emission Vehicle baru mencapai lebih dari Rp5,5 triliun. Angka tersebut dinilai masih jauh dari total komitmen investasi yang disepakati sebesar Rp21,2 triliun.

"Saya tentu menghargai capaian Rp5,5 triliun tersebut. Namun izinkan saya menyampaikan bahwa kami semua masih menunggu komitmen Rp21,2 triliun tersebut bisa terwujud," ujarnya pada Jumat 31 Juli 2026.

Melihat kondisi tersebut Agus memberikan tiga arahan strategis bagi seluruh agen pemegang merek dan pelaku industri otomotif. Arahan pertama adalah menuntut percepatan realisasi dana segar yang telah dijanjikan di awal program.

"Pertama, percepat realisasi komitmen investasi yang telah Bapak dan Ibu sampaikan di awal," katanya di depan para pimpinan perusahaan otomotif.

Selain soal modal pemerintah juga mendesak industri untuk memperdalam struktur rantai pasok nasional. Penguatan ini diharapkan mampu menjangkau pemasok lapis kedua hingga lapis ketiga serta melibatkan lebih banyak Industri Kecil dan Menengah. Langkah ini sangat krusial guna membangun fondasi ketahanan industri yang lebih kokoh.

Pada poin ketiga Menperin menekankan pentingnya perubahan peran Indonesia di pasar global. Ia mendorong agar produsen tidak hanya melihat Indonesia sebagai target pasar penjualan tetapi bertransformasi menjadi pusat produksi dan pengiriman kendaraan ke luar negeri.

"Jadikan industri sebagai basis produksi dan basis ekspor bagi kawasan. Jadikanlah Indonesia bukan sebagai pasar," ujarnya dengan tegas.

Guna mendukung iklim bisnis yang sehat pemerintah berkomitmen menjaga kepastian serta konsistensi kebijakan. Evaluasi dan pemantauan secara berkala akan terus dilakukan untuk membantu investor mengatasi berbagai kendala di lapangan.

baca juga

"Ini kami lakukan bukan dalam rangka mengawasi atau menakut-nakuti, melainkan untuk memastikan setiap komitmen memiliki jalan menuju perwujudan," kata Agus menjelaskan peran pemerintah dalam mengawal pertumbuhan industri nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JETOUR Berikan Garansi Mesin Tanpa Batas Kilometer di GIIAS 2026

JETOUR Berikan Garansi Mesin Tanpa Batas Kilometer di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 05:40 WIB

4 Mobil Hybrid Keluarga yang Bisa Dibeli di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp 200 Jutaan

4 Mobil Hybrid Keluarga yang Bisa Dibeli di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp 200 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:10 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×