Planet Ban Target Buka 200 Toko Baru Tiap Tahun

RR Ukirsari Manggalani, Dicky Prastya

Rabu, 24 Agustus 2022 | 15:44 WIB
Planet Ban Target Buka 200 Toko Baru Tiap Tahun
Planet Ban bisa meresmikan 1.000 toko di Indonesia karena inovasi [Suara.com/Dicky Prastya].

Suara.com - PT Surganya Motor Indonesia (Planet Ban) pasang target melakukan pembukaan 200 toko baru per tahun. Target ini meneruskan pencapaian Planet Ban usai meresmikan tokonya yang ke-1.000 di Indonesia.

"Soal rencana penambahan toko, kurang lebih kami menargetkan 200 toko baru per tahun," ucap Wisnu Satrya selaku Chief Innovation Officer Planet Ban dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (24/8/2022).

Wisnu menambahkan kinerja Planet Ban dalam cakupan lebih luas seperti market share Oli Xten yang mencapai tujuh besar di Indonesia. Menurut survei market share dari Frontier, Oli Xten dari Planet Ban menempati posisi ke-6 dalam market share pelumas di segmen konsumen dengan persentase 5,3 persen.

Launching Planet Ban ke-1.000 di Kabupaten Bekasi, seremoni berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (24/8/2022), bersama CEO Planet Ban Andi Haryoko [Suara.com/Dicky Prastya].
Launching Planet Ban ke-1.000 di Kabupaten Bekasi, seremoni berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (24/8/2022), bersama CEO Planet Ban Andi Haryoko [Suara.com/Dicky Prastya].

Sedangkan di segmen Ojek Online (Ojol), Oli Xten buatan Planet Ban menempati posisi ke-7 dengan persentase 5,2 persen di wilayah Jawa, Bali, Lampung, dan Kalimantan Timur.

"Saya belum pernah melihat bengkel atau ritel yang memiliki oli sendiri dengan pangsa pasar 5 persen. Kami bisa tembus tujuh besar, dan sudah melewati nama-nama besar," tandas Wisnu Satrya.

Untuk mencapai target itu, Planet Ban memiliki jargon yang disebut "3 MAT", yaitu akronim dari NikMAT berkendara, HeMAT biaya dan waktu, dan Ikut selaMATkan planet.

Chief Operations Officer Planet Ban, Deden Hendra Sakti menjelaskan, yang dimaksud Nikmat Berkendara adalah memenuhi kebutuhan konsumen melebihi ekspektasinya.

Deden mencontohkan, misalnya konsumen ingin membeli mengganti ban baru, maka pihaknya bakal menanyakan berbagai kebutuhan seperti cara berkendara sampai jalur seperti apa yang biasa dilewati.

baca juga

"Nah, Planet Ban bisa memberikan solusi yang pas untuk dipakai. Kami bikin solusi bersama produsen ban untuk memenuhi keresahan tadi. Jadi ketika mereka sudah mengganti ban, itu pelanggan dapat experience lebih dari yang dibayangkan, misalnya pattern dan style yang lebih menarik," papar dia.

Jargon kedua adalah Hemat biaya dan waktu. Deden menceritakan kalau pelanggan Planet Ban bisa menghemat waktu kapan saja ketika mereka mau melakukan servis.

"Kami buka 24/7, setiap hari. Buka dari pagi sampai jam 9 malam. Terus tutup hanya Lebaran hari pertama dan kedua. Jadi konsumen bisa kapan saja melakukan servis, pulang kerja misalnya," demikian ia memerinci waktu layanan konsumen.

Ketiga adalah Ikut selamatkan planet. Deden menyebutkan bahwa Planet Ban menawarkan produk dengan kualitas tinggi. Yang membuat konsumen secara langsung bisa membantu menjaga lingkungan.

"Oli kami bisa dipakai dengan kilometer yang panjang. Jadi limbahnya pun keluar lebih sedikit sesuai kmyang jauh. Kemudian servis kami pun menyeluruh dari saluran bahan bakar sampai injektor, jadinya lebih efisien," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham BBRI Ambles Dihargai Rp2.460, Ramai-ramai Analis Ramal Potensi Kenaikan 56 Persen

Saham BBRI Ambles Dihargai Rp2.460, Ramai-ramai Analis Ramal Potensi Kenaikan 56 Persen

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Pertamina Catat Capaian Dekarbonisasi 118% di Semester I 2026 dari Target Tahunan

Pertamina Catat Capaian Dekarbonisasi 118% di Semester I 2026 dari Target Tahunan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:46 WIB

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Produksi Sumur Semberah-206 Melebihi Target, Elnusa Perkuat Performa di Bisnis Hulu

Produksi Sumur Semberah-206 Melebihi Target, Elnusa Perkuat Performa di Bisnis Hulu

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027

Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:31 WIB

Tak Lagi Rp10.000, Harga Saham BBCA Ditaksir Hanya Sampai Rp8.600

Tak Lagi Rp10.000, Harga Saham BBCA Ditaksir Hanya Sampai Rp8.600

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:39 WIB

Wajar Warga Enggan Bayar Pajak saat Ekonomi Lesu, Pengawasan Ketat Tak Diperlukan

Wajar Warga Enggan Bayar Pajak saat Ekonomi Lesu, Pengawasan Ketat Tak Diperlukan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:01 WIB

Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100

Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:23 WIB

Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas

Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:45 WIB

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×