Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100

Achmad Fauzi

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:23 WIB
Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100
Saham MDKA layak diburu investor. (Dok: MDKA)
baca 10 detik
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk mencatatkan laba bersih 57,5 juta dolar AS pada kuartal I 2026 yang melampaui ekspektasi.
  • KB Valbury Sekuritas merekomendasikan beli saham MDKA dengan target harga Rp3.100 karena peningkatan produksi dan harga komoditas.
  • Prospek positif perseroan didorong oleh kinerja proyek emas Pani, normalisasi biaya operasional, serta kenaikan harga jual logam utama.

Suara.com - Emiten pertambangan, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) masih layak untuk diburu para investor. Hal ini setelah, kinerja kuartal I 2026 yang melampaui ekspektasi.

Bahkan, KB Valbury Sekuritas tetap mempertahankan rekomendasi beli atau Buy pada saham MDKA dengan target harga dipatok di level Rp3.100 per saham.

Analis KBVS Research Team, Ashalia Fitri, menilai prospek MDKA masih positif seiring berlanjutnya penguatan harga komoditas, peningkatan produksi proyek emas Pani, serta normalisasi biaya operasional.

"Prospek perseroan masih didukung oleh kuatnya harga jual rata-rata (ASP) logam utama serta peningkatan produksi dari Proyek Pani Gold," ujarnya dalam riset yang dikutip, Selasa (14/7/2026).

Tambang Emas Pani (Dokumentasi MDKA)
Tambang Emas Pani (Dokumentasi MDKA)

Menurut Ashalia, kinerja MDKA pada kuartal pertama tahun ini menjadi sinyal awal pemulihan yang kuat.

Perseroan berhasil membalikkan kondisi dari rugi menjadi laba bersih sebesar 57,5 juta dolar AS, dibandingkan rugi 27,3 juta dolar AS pada kuartal IV 2025. Pendapatan juga meningkat 23,5 persen secara tahunan menjadi 620,3 juta dolar AS.

Perbaikan kinerja tersebut didorong oleh kenaikan harga jual rata-rata (Average Selling Price/ASP) emas, tembaga, dan nikel, yang mampu mengimbangi penurunan volume produksi di tambang Tujuh Bukit dan Wetar. Selain itu, margin laba juga meningkat signifikan berkat penurunan biaya produksi.

Ashalia memperkirakan momentum positif tersebut akan berlanjut hingga 2026 dan 2027. Pendapatan MDKA diproyeksikan mencapai 3,13 miliar dolar AS pada 2026 dan meningkat menjadi 3,74 miliar dolar AS pada 2027, didorong oleh peningkatan produksi Proyek Pani Gold, normalisasi biaya operasional, serta tren positif harga komoditas.

Sejalan dengan itu, laba bersih MDKA diperkirakan berbalik positif menjadi 239 juta dolar AS pada 2026 setelah mencatat rugi bersih 62 juta dolar AS sepanjang 2025.

baca juga

Ashalia menambahkan terdapat sejumlah katalis yang berpotensi menopang pergerakan saham MDKA ke depan.

"Katalis utama yang kami cermati adalah berlanjutnya penguatan harga jual logam utama dan peningkatan produksi secara bertahap dari Proyek Pani Gold. Kedua faktor tersebut berpotensi menjadi pendorong utama pertumbuhan kinerja perseroan dalam jangka menengah," imbuhnya.

Meski demikian, Ashalia mengingatkan sejumlah risiko yang perlu dicermati investor, antara lain potensi koreksi harga komoditas, terutama emas, apabila kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) kembali agresif, keterlambatan persetujuan RKAB, kenaikan suku bunga, serta volatilitas nilai tukar yang dapat memengaruhi kinerja perusahaan.

Berdasarkan data Stockbit, pada perdagangan pukul 14.18 WIB bergerak menguat 30 poin atau 1,14 persen di level Rp2.860 per saham.

Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Asing Kabur Lagi Rp501 Miliar di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran

Investor Asing Kabur Lagi Rp501 Miliar di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:37 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.000 hingga Sesi I, WIFI dan ENRG Jadi Bintang

IHSG Bertahan di Level 6.000 hingga Sesi I, WIFI dan ENRG Jadi Bintang

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:31 WIB

IHSG Sempat Tembus 6.057 Tapi Berbalik Turun, Saham RANS Mulai Dijual

IHSG Sempat Tembus 6.057 Tapi Berbalik Turun, Saham RANS Mulai Dijual

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 09:17 WIB

Terkini

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:36 WIB

×