Lima Unit Motor Listrik Menjadi Kendaraan Operasional PLN NTB dalam WSBK Mandalika 2022

RR Ukirsari Manggalani
Lima Unit Motor Listrik Menjadi Kendaraan Operasional PLN NTB dalam WSBK Mandalika 2022
Dua orang petugas PLN menggunakan sepeda motor listrik untuk operasional di Pertamina Mandalika International Street Circuit, di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (11/11/2022). [ANTARA/HO-PLN].

PLN NTB menggunakan sepeda motor listrik sebagai alat transportasi operasional dalam balapan di Sirkuit Mandalika pekan ini.

Suara.com - PT PLN (Persero) menggunakan motor listrik untuk operasional menjaga pasokan listrik saat penyelenggaraan World Superbike atau WSBK Mandalika 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Dikutip dari kantor berita Antara, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Mataram, Wiedhyarno Arief Wicaksono mengatakan dua tujuan dalam penggunaan kendaraan listrik ini.

Yaitu mempercepat akses ke lokasi yang dituju, serta diharapkan dapat lebih mengenalkan motor listrik sebagai salah satu moda transportasi yang aman dan nyaman.

Baca Juga: Program Proof of Concept Motor Listrik Yamaha E01 Digelar di Medan, Siapa Mau Ikut?

"Total sebanyak 11 titik di area sirkuit yang harus dijaga oleh petugas PLN, lokasinya pun tersebar. Di sini, tentunya akan diperlukan kecepatan akses antar lokasi akan sangat membantu, utamanya apabila misalkan ada gangguan. Untuk itu, kami mengoperasikan lima unit motor listrik," jelas Wiedhyarno Arief Wicaksono.

Saat ini, pasar pengguna motor listrik sendiri sudah sangat tinggi. Minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan itu juga semakin meningkat dari hari ke hari. Terbukti dengan semakin banyaknya distributor motor listrik yang berbisnis, khususnya di Pulau Lombok.

Untuk menyalurkan daya listrik dalam gelaran WSBK Mandalika 2022, PLN menyiapkan skema zero down time, sistem suplai listrik berlapis untuk layanan kelistrikan yang andal, bermutu dan berkualitas.

Besar kebutuhan daya listrik untuk Sirkuit Mandalika sendiri saat ini adalah sebesar 5,19 mega volt ampere (MVA) yang disuplai dari dua gardu induk (GI), yakni GI Kuta dan GI Sengkol. Sebanyak 384 petugas PLN disiagakan selama tiga hari ke depan untuk menjaga kontinuitas suplai listrik ajang internasional yang digelar tahunan itu.

Baca Juga: Purbalingga Minta Dana ke Kementrian ESDM untuk Kembangkan Bengkel Konversi Kendaraan Listrik